Wanita Kalau sudah Jatuh cinta


Wanita Kalau sudah Jatuh cintaJika laki-laki sudah jatuh cinta maka secara nyata dan jelas melihat bentuk ekspresi cintanya. Mungkin begitulah karakter laki-laki ketika ada rasa maka saat itu pula diungkapkan pada objek yang disukai. Laki-laki terbiasa bermain transparansi (mengungkap dengan nyata). Berbeda dengan perempuan meskipun sedang jatuh cinta dan suka pada objek tertentu (laki-laki) begitu erat menyembunyikan rasa tersebut karena perempuan terbiasa menyembunyikan rasa. Bahkan bisa menjaga rasa hingga hembusan nafas terakhir dan setan pun tak tahu apa yang dirasakan. Kisah nyata seperti pernah terjadi dalam kehidupan manusia yaitu masa kehidupan Rasullah SAW.

Jangan dimasa itu dimasa sekarang juga masih menemui bagaimana wanita menjaga cinta sehingga awan, udara, cahaya dan debu jua tidak mengetahui kalau dalam qolbunya ada getaran cinta pada sebuah nama. Bahkan sinyal-sinya cinta pun tak pernah ditampakan malah sebaliknya ketika ada getaran bergelombang  dalam sukma dibawa cuek begitu saja. Tentu banyak alasan kenapa wanita kalau sudah jatuh cinta begitu pintar menjaga rasa karena takut salah memposisikan cinta dalam irama kehidupan, takut terombang-ambing dari hempasan cinta dan takut rasa tersebut tidak disambut positif. Meskipun secara nyata tidak pernah mengatakan ada cinta tetapi wanita selalu terbiasa mengungkap rasa cinta maupun suka melalui doa. Tentu tak banyak wanita yang bisa mampu mempertahankan rasa cinta melalui doa.

Begitulah seharusnya mengungkap rasa kagum dan cinta. Dengan doa ingin melibat, mengikut sertakan dan berharap ridho dari sang pemilik hati yang begitu mudah merekat, mempertemukan dan membolakbalik hati manusia. Ini pula jalan yang elok yang harus dibiasakan oleh wanita ketika jatuh cinta maka bermohonlah kepada Allah agar diberi petunjuk dalam menyikapi rasa yang hadir dalam sukma bukan sebaliknya ketika jatuh cinta malah mempamerkan rasa suka dengan merendahkan izzah seorang wanita.

Padahal ketika wanita tidak memiliki izzah maka cintanya akan diobral-obral dan laki-laki pun berpikir panjang untuk meletak cintanya pada wanita tersebut. Untuk itu mari tetap menjaga izzah dan jagalah cinta itu melalui doa. Karena kekuataan doa itu sangat dahsyat, seolah-olah bisa menjadi kompas untuk meletak cinta sesungguhnya, cara bijak menyikapi rasa dikala melanda, berdoalah maka Tuhan akan memeluk rasa mu itu sehingga mengerakan seluruh persendian mu menemu cinta pada orang yang tepat dan  doa pula mampu mengantar getaran rasa pada orang engkau sukau melalui komunikasi tanpa bicara (telepati).

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Kekuataan Cinta Seorang Wanita


Kekuataan cinta wanitaPagi sebelum berangkat kekampus untuk sharing ilmu maupun pengalaman sama mahasiswa coba mendengar diskusi hangat disalah satu televisi swasta tepatnya acara reality show “Curahan Hati Perempuan”. Reality show tersebut merupakan acara baru karena baru sekitar satu bulan tayang tetapi banyak hikma, banyak ilmu pengetahuan baru diperoleh terutama bagi penulis. Jadi tahu apa saja menjadi faktor utama kerusakan rumah tangga. Jika disimpulkan secara sederhana kenapa terjadi cekcok dalam rumahtangga adalah hadirnya orang ketiga (perselingkuhan) apalagi di era teknologi perselingkuhan sangat mudah terjadi bahkan menurut penelitian dari barat bahwa 22% perselingkungan dari pihak pria sedangkan dampak kecil dari perselingkuhan terjadinya pusing kepala.

Apapun alasannya perselingkungan tidak pernah membawa aura positif yang ada menjadi masalah semakin bermasalah. Teringat dengan seminar yang pernah diikuti tentang pernikah bahwa perselingkuhan dan perubahan suami tidak berubah begitu saja. Maka seorang istri harus secara terus menerus untuk taruf dengan suami karena sifat, perilaku dan keinginan suami yang berubah setiap saat. Untuk itu istri harus mengikuti perubahan suami jika suami berpendidikan maka istri harus ikuti langkah untuk mencintai pendidikan dengan tujuan untuk mengimbangi.

Lalu faktor selanjutnya adalah keributan dari rumah tangga yaitu masalah ekonomi, masalah komunikasi tidak lancar maka menurut para pakar komunikasi bahwa komunikasi menjadi unsur penting terjadi keharmonisasi rumah tangga, pernikahan tidak direstui karena terjadinya eksiden diawal (hamil luar nikah/pemerkosaan) atau bisa jadi disebabkan ketidak setaraan profesi, kesataraan pendidikan, kesataraan jabatan, kesataraan latarbelakang keluarga dan kekerasan (KDR). Maka dalam islam sudah dijelaskan secara jelas dan detail bagaimana indicator-indakotor pasang istri atau suami yang patut dijadikan sebagai pasangan hidup. Sayangkan varibel tersebut jarang digunakan sebagai landasan utama untuk menikah. Mungkin dampak dari arus libralisasi dalam tatanan masyarakat sehingga aspek agama maupun akhlak dikesampingkan.

Apapun namanya faktor permasalah keluarga tetap yang dirugikan adalah perempuan seperti contoh nyata yang diceritakan di realty show “curahan hati perempuan”. Dari sekian banyak beban, kesedihan dan rasa sakit yang dialami perempuan ada sebuah hal yang sangat menarik untuk dibahas dari sisi perempuan yang mana ketika dizholomi oleh pasangannya tetap bertahan serta menjaga keutuhan rumah tangganya. Ini lah dinamakan kekuataan cinta seorang perempuan, meskipun kerap diperlakukan tidak cantik, dihargai, disayangi, dicanti dan dihianti.

Apa yang membuat kekuataan cinta seorang wanita itu begitu dahsyat!!! Teringat dengan janji suci yang diucapakan dihadapan Allah ingin menjadi istri selalu mendampingi hingga akhir hayat, selanjutnya dikarenakan mikir anak-anaknya yang tidak ingin anaknya tak mempunyai seorang ayah sehingga selalu mempertahan cintanya pada pasangan ini merupakan faktor utama yang membuat wanita menjadi tegar, lalu bentuk bakti pada suami sehinga selalu menjaga egonya jangan sampai terjadi perceraian karena perceraian bukan solusi yang terbaik. Apalagi dalam agama islam Allah sangat benci dengan perceraian meskipun islam tidak melarang. Seterusnya kesabaran wanita karena wanita begitu paham bahwa kesabaran yang membuahkan keteduhan dan Allah mencintai hamba-hambanya yang sabar serta keteguhan wanita yang tidak mau menebar aib suaminya kecuali mencerita pada Allah ketika sujud padaNya. Itu sekian faktor yang membuat wanita memiliki kekuataan cinta begitu dahsyat. Tentu untuk mendapat itu semua didasari atas rasa kekuataan cinta, keimanan, ketaqwaan dan keilmuan yang mumpuni.

Bagi wanita sedang mengalami krasak-krusuk, gejolak, hadirnya orang ketiga, permasalahan anak dan gonjang-ganjing financial. Tetaplah bersabar teruslah jalin komunikasi untuk mencari solusi, bukan setiap ikhtiar akan mendapat pencarahan, jangan lupa berdoa pada pemilik hati manusia untuk menceritakan permasalahan hidup karena Dia yang setia mendengar keluh kesah hambaNya. Yakinlah ketika wanita bersabar dan selalu dengan Ilah maka Allah akan turunkan Rahmah yang tempat pernah dikirakan seperti cerita seorang istri direality show “curahan hati perempuan” pada edisi selasa, 28 April 2015 akhirnya ibu tersebut mendapat kebahagian begitu syahdu setelah bertahun-tahun sabar dengan sikap suami nya tidak pernah menampaki cinta.

Subhanallah ketika wanita sudah mencintai maka saat itulah iya melebarkan sayap untuk mencintai dengan seutuhnya, cinta yang didasari atas kekuataan untuk meraih pahala dan cinta yang pula yang membentuk wanita untuk menjadi pribadi yang selalu melahirkan energi cinta agar keluarganya bisa merasa getar-getaran cinta yang mampu memotivasi suami dan serta anak-anaknya menjadi pribadi sukses, pribadi taqwa bahkan pribadi penuh percaya diri. Wanita bisa menjadi angin untuk menyejuki, bisa menjadi api untuk memanasi, bisa menjadi bunga agar hidup mempesona, bisa menjadi duri menusuk hati, bisa menjadi batang untuk menompang, bisa menjadi akar untuk mengokohkan dan bisa menjadi pelanggi untuk mewarnai. Bilamana dunia tanpa kehadiran wanita maka bisa rasakan bagaimana sunyi dunia karena wanita ibarat bintang yang selalu indah untuk dipadang dan memberi pesona yang tak bisa terkatakan terutama bagi laki-laki sudah merasa kekuataan cinta dari seorang wanita.

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Energi Wanita


Ada walikota yang lagi heboh diperbincangkan disosial media dan sebelumnya dikenal sebagai arsitek terbaik di dunia bahkan walikota tersebut sekarang diprediksikan di tahun 2019 akan menjadi the real president Indonesia. Aamiin. Sejak menjadi walikota ditanah pasundan sudah banyak perubahan yang terjadi terutama tercipta taman-taman yang bernuansa romance mungkin beliau masih berjiwa muda maka ruang-ruang hijau dijantung kota bandung dinamai selera anak muda. Kini kota Paris Van Java tersebut semakin esotik dan sebagai orang yang pernah tinggal dikota tersebut rasanya pengen kembali bernostalgia melusuri jalan-jalan yang telah bermetamorposis seperti Eropa. Penulis termasuk yang ngefans berat dengan walikota yang kreatif, inovatif, smart, high-tech, handsome dan religious tersebut. Setelah konferensi Asia Afrika dinobatkan sebagai walikota smart city di dunia. Tentu berharap walikota dan kepala daerah seluruh Indonesia ikut termotivasi untuk mendesai kota-kota dengan asas smarty city baik dari sisi desain, sisi teknologi, sisi keramahan, sisi culture, sisi kesantunan, sisi prestasi dan sisi ekonomi.

energi wanitaDalam tulisan ini bukan bermaksud untuk membahas prestasi walikota tetapi ingin membahas tentang pandang walikota tentang wanita seperti kutipan yang di sharing belaiu disosial media. Dari sekian banyak kutipan disharing beliau disosial media ada satu kutipan membuat terpesona sebagai wanita. Bila mengutip kata tersebut seperti ini kalimatnya“Bersamanya yang selalu sabar dan menjadi energi utama dibelakangku”. Jadi walikota bisa seperti saat ini karena kesabaran dan sentuhan wanita terutama kekuaatan doa serta energi kesabaran ibu maupun istri beliau. Siapapun yang menceritakan tentang wanita tidak akan habis-habiskan karena wanita makhluk Allah paling seksi didunia persis seperti lagu ahmad dhani. Maka disini akan mendiskripsikan wanita dari energi dan kekuataan cinta seorang wanita.

Sebagai wanita tentu bahagia, terpesona dan bersyukur ternyata dibalik kelembutan, dibalik senyuman dan dibalik ketenangannya tersimpan energi yang begitu mempengaruhi gelombangan kehidupan seseorang dan tak hanya merubah kehidupan seseorang dimana diyakini wanita jug bisa merubah dunia.  Lalu dengan sentuhan wanita dunia akan menjadi berwarna dan energi wanita pula melahirkan perabadan dunia yang mengelora.

Kenapa wanita menjadi energi? tentu banyak alasannya yang pasti energi utama seorang wanita adalah cinta. Energi cinta ini akan melahirkan energi-energi yang lain. Bayangkan dalam rumah tangga tanpa adanya sentuhan energi wanita maka terlihat rumah tersebut tak berestetika, begitu juga ketika anak-anak tidak mendapat sentuhan energi ibunya maka semangat dan kecerian akan hilang oleh masa. Atas dasar itu pula, anak-anak didiki oleh sentuhan wanita akan membentuk anak-anak berkarakter dan prestasi. Sedangkan bagi suami wanita merupakan energi terutama dalam lika-liku kehidupan dilalui karena setiap sentuhan energi yang diberikan wanita akan melejutkan pria menjadi pribadi sukses, pribadi kuat, pribadi tenang dan pribadi brilian.

Dalam sisi medis juga sudah terbukti bahwa ketika laki-laki sudah menikah maka kekuataan dan nalar kreatif semakin terbentuk akan berbeda dengan laki-laki sebelum menikah akan mengalami emosional belum stabil karena belum ada yang menanangi jiwanya ketika mendapat cobaan atau kegelisahan. Wanita selain sebagai energi bagi suami tentu wanita adalah obat segala obat bagi suaminya. Maka dalam islam bagi laki-laki sudah cukup umur dan sudah siap berumahtangga sangat disegerakan untuk menikah, tujuan utama agar mendapat ketenangan sedangkan salah satu unsur ketenangan itu diperoleh dari sisi wanita.

Bagaimana ciri-ciri wanita yang memiliki energi cinta? Dalam islam sangat jelas bagaimana kriteri wanita yang mempunyai energi cinta yaitu wanita yang memiliki kedekatan dengan Rabbi ketika wanita sudah dekat dengan penciptanya maka akan memahami hakikat sebagai wanita. Bilamana sudah memahami hakikat sebagai wanita maka akan melahirkan jiwa-jiwa kelembutan, jiwa-jiwa ketenangan, jiwa-jiwa bersaja, jiwa-jiwa yang patuh dengan suami, jiwa-jiwa yang mendidik dengan cinta, jiwa-jiwa selalu bersyukur setiap apa diperoleh dan jiwa-jiwa selalu setia mendampingi suami baik suka maupun duka.

Selain itu ciri-ciri wanita memiliki energi cinta adalah wanita yang memiliki ilmu pengetahuan dan berpendidikan. Kenapa penting ilmu dan pengetahuan bagi wanita? Karena pergeseran zaman begitu cepat, andai saja wanita tanpa ilmu dan pendidikan dalam tatananan keluarga atau sosial maka akan melahirkan pribadi yang tidak bijaksana, pribadi yang bongah dan pribadi yang tidak mau menerima kebenaran. Bukankah peran wanita keluarga dan sosial sangat diperlukan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan serta  wanita bisa melihat permasalahan hidup dalam segala sisi.

Beruntanglah bagi laki-laki sudah memperoleh wanita memiliki energi cinta dan rawatlah wanita tersebut dengan cinta Ilah. Insyallah penyatuan dua manusia dalam ikatan rumah tangga adalah untuk melahirkan energi-energi lainnya. Terutama melahirkan anak-anak yang memiliki energi cinta pada ilah, cinta pada ilmu pengerahuan, cinta kedamaian dan cinta dengan perubahan. Semoga anak-anak dilahir, didik, diasuh oleh energi cinta wanita menjadi pemimpin bangsa yang viosioner dan tetap kokoh dengan nilai-nilai keimanan. Bagi yang belum menemukan energi cinta wanita maka selamat berjuang….”smile”.

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Ketika Allah mewajibkan wanita menggunakan jilbab


Perempuan itu adalah aurat, maka apabila ia keluar dari rumahnya maka setanpun berdiri tegak (dirangsang olehnya) (HR. Tarmidzi)

Semoga ini Panggilan HidayahSeumur hidup dan ini untuk pertama kalinya mengujungi Lapas. Sebelum mengunjungi lapas sudah persepsi negative dengan tempat tersebut. Seakan-akan lapas adalah tempat yang seram, petugasnya yang tidak ramah dan penghuni yang sangat sadis. Jika boleh jujur tempat yang tidak disukai dan tidak ingin dikunjungi diantaranya lapas karena beranggapan orang-orang disana pasti tidak ramah setelah berkunjung dan berbagi taujih untuk ibu-ibu penghuni lapas. Persepsi itu runtuh seketika ternyata penghuni terlihat cantik, segar, tidak ada wajah surah bahkan petugas Lapas begitu akrab sehingga mampu membangun kedekatan yang begitu nyoossss. Kemudian terminal adalah tempat kedua yang tidak ingin dikunjungi sebab merasa orang-orang disekitar terminal adalah preman semua secara sudah rahasia umum bagaimana ganas preman secara pernah melihat secara langsung bagaimana gesekan antar preman terminal bahkan beranggapan orang duduk sekitar terminal adalah calo semua akan tetapi setelah menonton preman pensiunan persepsi tentang terminal mulai agak berbeda. Terakhir tempat tak ingin dikunjungi yaitu rumah sakit, padahal begitu banyak hikmah diperoleh dengan mengunjungi rumah sakit diantaranya mensyukuri betapa mahal sehat, dan disana tersadari untuk menjaga kesehatan. Entah kenapa ketiga tempat selalu diupayakan untuk dihindari.

Ternyata tempat yang dibenci, akhirnya berkunjungan kesana dalam rangka berbagi ilmu atau berbagi pengalaman sekitar jilbab untuk ibu-ibu penghuni lapas. Ini adalah scenario Allah yang sangat indah, pada akhirnya bisa bertemu ibu-ibu penghuni lapas dengan berbagai masalah Sedangkan faktor  utama membuat mereka hadir dilapas karena masalah narkoba. Nauzubillah minzaliq. Seperti data yang dipaparkan oleh pro Indonesia cabang Jambi bahwa hampir setiap hari sekitar 80 orang meninggal dunia gara-gara narkoba. Bahkan secara nasional dikatakan Narkoba adalah musuh nyata bagi masyarakat Indonesia. Selain masalah narkoba yang menjadi faktor ibu-ibu menjadi penghuni lapas masalah pembunuhan. Sungguh sadis bukan!!!

Kehadiran dilapas bukan membahas tentang narkoba melain berbagi pengalaman tentang hijab. Saat itu panitia mengangkat teman “cantik dengan jilbab”.  Dan pertama bertemu dengan ibu-ibu penghuni lapas sempat terkaget juga ternyata ada ibu-ibu sudah tua mendekam disana. Tidak hanya  itu membuat hati tersentak akan tetapi ibu penghuni lapas juga modis-modis dan cantik akan tetapi rata-rata mereka belum menggunakan hijab (kerudung, jilbab) dan masih kurang pemahaman agama.

Terlihat panitia dari Lapas mempersiapkan segala kebutuhan acara mulai mengemaskan kerudung dari donator untuk dibagikan kepada ibu-ibu penghuni, menyediakan snack, dan soundsytim lainnya. Acarapun dimulai sekitar 10.30 wib yang dimulai pembukaan dari mc, kata sambutan dari panitia pelaksana yaitu B+ be positif yang merupakan komunitas sosial yang bergerak mencari plus individu-individu terutama penghuni lapas, kemudian kata sambutan dari kepala Lapas yang sangat cool berawakan jawa dan tibalah waktu ia untuk berbagi cinta tentang jilbab.

Kehadiran ia dilapas bukan sebagai ustad, bukan sebagai guru dan sebagai anak muda yang ingin berbagi cinta melalui ilmu. Awal sempat pesimis mungkinkah ib-ibu akan menjimak apa akan disampaikan. Dengan bismillah dan meminta sama Allah semoga apa disampaikan menusuk hati ibu-ibu dan menggerakan meraka untuk segara menggunakan jilbab. Rata-rata ibu-ibu belum menggunakan jilbab, hanya sekitar 4 atau lima ibu-ibu yang sudah menggunakan jilbab selebih aduhai begitu santai menampakan aurat. Apakah mereka belum memakai jilbab dikarena tidak mengetahui hukumnya, apakah belum ada niat, apakah sudah tahu tapi tidak ingin mengaplikasikan atau ada faktor lain?

“Dari Khalid bin Duraik, dari Aisyah r.A. Asma binti Abu Bakar R.A pernah berkunjung kepada Rasullah S.A.W memakain pakaian tipis. Maka Rasullah S.A.W berpaling dari padanya seraya bersabda: Wahai Asma, sesungguhnya wanita apabila telah baligh, tidak benar terlihat dari padanya kecuali ini…dan ini… “Beliau memberi isyarat kepada wajah dan kedua tangannya.

Sekitar satu jam paparan tentang penting jilbab dalam islam, hukum berjilab, keuntungan yang diraih dengan jilbab dan pasti dengan berjilbab adalah bentuk cinta pada Allah, bentuk ketaatan pada Allah dan bentuk menjalan perintahNya. Saat mempapar ada yang menjimak dengan antutisias, ada asyik mengombrol dan mungkin ada wajah sinis karena yang memberi taujih kok usia sangat muda. Walaupun suasana begitu, ibu-ibu antusias bertanya mulai masalah bagaimana kerudung dalam islam, sejak kapan kerudung dipakai, sudah ada niat berkerudung tapi tunggu yang tepat, berkerudung hanya dipakai hari tertentu saja, berkerudung tapi jarang sholat dan kok yang berkerudung masih suka melakukan hal yang dilarang Allah. Ini adalah fenomena yang sering temui disekitar kita dan fenemona tersebut mungkin dialami kita juga. “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, niscaya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosam. Dan barangsiap mentaati dan Rasulnya, maka sungguh ia menang dengan kemenangan yang besar: (Al-Ahzaab: 70-71)

Semoga jawaban yang diberikan mampu menjadi panggilan hidayah bagi mereka, mau menggunakan jilbab dan istiqomah menggunakan jilbab. “Dan jangalah kamu lemah (minder, rendah diri, dll) dan jangalah bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kami beriman. (Ali-Imran: 139). Satu persatu pertanyaan dijawab dengan analogi, hadist dan ayat al-quran. Pada dasarnya pertanyaan dilontarkan sangat basic, dari sana bisa disimpulkan bahwa para ibu-ibu yang sudah memasuki usia 40 atau usia senja masih kurang pemahaman agamanya. Mungkin komunitas keagamaan (Salimah) perlu bekerjasama dengan pihak lapas untuk menjalan dakwah dilapas karena lahan dakwah dilapas harus disentuh. Meskipun pihak lapas mempunyai program kerohanian sepertinya tidak cukup hanya dilakukan sebulan sekali. Suasana semakin hangat didukungi aura sekitar lapas terlihat melo dimana sinar matahari belum menampakkan cahaya pada penduduk melayu mungkin kenapa sinar matahari belum menampakan karena sebentar lagi akan hujan lebat sebab dibulan pebruari tidak hanya identik bulan cinta malainkan bulan hujan seperti diamali masyarakat kota (Jakarta, red) kebanjiran.

Jika diamati dan realitas  masih banyak menemui yang berjilbab tapi tidak menunjuki sikap yang santun, baik yang muda maupun yang tua, jangan sampai beranggapan jilbabnya yang salah akan tetapi yang salah adalah orangnya. Mungkin kenapa bisa seperti itu dikarenakan kurang ilmu dimiliki, mungkin belum tahu dan mungkin sudah tahu tetapi tidak mau mengaplikasikannya. Masih ditemui yang memakai jilbab niat awalnya bukan atas dasar menjalan perintah Allah melainkan mengikuti trands apalagi saat trands jilbab dikalangan wanita lagi dahsyatnya meskipun awal mula menggunakan jilbab atas dasar itu dan insha allah berjalan waktu niat akan berubah ketaqwaan. Amiin. Lebih parah lagi juga menjumpai pakai jilbab tapi kewajiban melaksana sholat diabaikan. Ini adalah konsep yang salah seharusnya ketika sudah berjilbab maka sholat, tilawah, zikir dan akhlak semakin cantik dihadapan Allah jangan sampai cantik jilbab tapi tidak cantik amalannya.

Mumpung masih ada waktu atau kesempatan Allah berikan untuk memperbaiki diri terutama bagi wanita-wanita yang masih menampakkan aurat untuk segera menutup aurat dengan pakaian syari jangan terlena dengan rayuan fashion mengajak wanita untuk menampakan lekuk-lekuk tubuh atau mempertontonkan aurat. Ketika Allah mewajibkan wanita menggunakan jilbab pada dasarnya adalah demi kebaikan dan kemulian wanita. Andailah yang belum menutup aurat mengetahui bagaimana dahsyatnya pahala menutup aurat, betapa beruntung menutup aurat dan tentu akan bersegera. Jangan sampai kita termasuk manusia yang disentilkan Allah melalui ayat berikut ini

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman (Al Baqarah:6)

Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman. (Yaasiin: 10)

Terakhir jilbab adalah identitas kemulian seorang wanita, jilbab adalah bentuk mencintai Allah, jilbab adalah satu cara bagaimana Allah mencintai kita dan bergegaslah untuk menutup aurat tersebut karena manfaat bukan buat siapa-siapa melainkan untuk kalian. Berharap pertemuan dengan ibu-ibu penghuni lapas adalah momentum menyembut hidayah. Semoga dengan jilbab mengantarkan kita bertemu Rasullah disurga firdaus.

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Cantik Sich Tapi Gak Sholat dan Buka Aurat


Bismillah…

Cantik Sich Tapi Gak Sholat dan Buka Aurat

Cantik Sich Tapi Gak Sholat dan Buka Auratita, 

Dizaman dipenuhi unsur kapitalis dan liberalisasi berlomba-lomba ingin menjadi insan tercantik dari segi fisik. Seakan-akan cantik secara fisik adalah sesuatu harus diperoleh, ya bisa dikatagori sebagai kewajiban sehingga dengan berbagai usaha dilakukan demi meraih stempel cantik. Produk kecantikan laris manis, salon antrian dipenuhi oleh mereka ingin cantik, dan terkadang demi kecantikan mengabaikan hal tidak diperkenaankan,  misalnya merubah bentuk asli. Atas dorongan tersebut maka lahirlah klinik kecantikan, terbentuk sanggar kemolekan, terciptanya komunitas orang cantik dan akhirnya pada takut dengan panas bahkan untuk bersentuhan dengan tanah pun terkadang mikir-mikir sebab takut kecantikan luntur.

Konon katanya dengan cantik mempermudahkan segala hal. Secara perusahaan swasta maupun pemerintahan lebih mengutamakan kecantikan sebagai media untuk memperoleh keuntungan perusahaan. Tidak jarang pula kalau wanita cantik dijadikan sebagai umpan, agar produk maupun menambah omsek penjualan atau pendapatan suatu lembaga dan tidak heran pula lelaki-laki sekarang juga mengincar wanita cantik demi menambah kepedean atau bargaining position terhadap keluarga maupun relasi.  

Padahal jika lelaki lebih mengutama kecantikan memilih pendamping hidup jangan heran nanti kalian harus mempersiapkan budget khusus untuk mereka, agar bisa kesalon dan menjaga kecantikan mereka. Emang kalian sudah siap dengan hal tersebut dan untuk kesalon saja membutuh dana sekitar 300ratus keatas. Kecantikan seperti itu adalah kecantikan yang semu, nama juga barang imitasi tahan Cuma sebentar. Dan bagi perempuan dipilih karena kecantikan, harus hati-hati juga ketika kecantikan sudah layu, siap-siap akan terganti dengan wanita lain. (bukan menakut kalian Cuma sebagai intropeksi diri bagi kita semua..). Semoga kita sebagai wanita dipilih tidak hanya sebatas kecantikan melainkan ada unsur lain “apakah dipilih karena ilmu, apakah dipilih karena akhlak, dipilih karena kesederhanaan, dipilih karena manut dengan orang tua atau another add value”. Akan lebih elok cantik tetapi dipergunakan untuk taat padaNya, mengajak manusia pada kebaikan, dan menjadi inspirasi bagi orang lain. Jangan habiskan hari hanya mengejar gelar kecantikan belaka.

Sesungguhnya Allah tidak pernah melarang hamba ingin menjadi pribadi cantik secara fisik karena Allah juga menyintai kecantikan seperti Allah ciptakan bumi serta isinya penuh kecantikan bahkan hasil ciptaanNya menjadi manusia terkagum-kagum bahkan sampai tidak percaya dengan kecantikan Allah berikan pada makhluk hidup maupun mati.

Betapa banyak kita menemui mereka yang cantik secara fisik, tapi relanya dipegang sana-sini kalau tidak percaya lihat mereka yang duduk dikafe-kafe, duduk dipinggir jalan saat malam minggu dan saat mereka bonjengan dengan bukan mahramnya. Lihat pula wanita cantik tapi begitu ikhlas auratnya terbuka disana-sini, umpama tidak memakai sehelai pakaian hampir semua terlihat padahal dalam islam yang boleh terlihat hanya telapak tanggan dan muka. Lebih memilu lagi dikeramaian dipenuhi cewek cantik dengan pakain sangat pendek, entah apa tujuan mereka memakain pakaian seperti itu. Apakah ingin memamer Paha putih itu, apakah sudah terbiasa dengan pakaian tersebut, apakah baru coba-coba biar dikatakan kayak orang bule atau orang cineeee, apakah zaman menuntut wanita harus berpakaian seksi itu!!! Nah kalau sudah terlihat semua, itu bagaimana hukumannya!!! Pembaca bisa jawab sendiri.

Ketika wanita cantik tidak sholat dan membuka aurat. Ada yang sedih dan malu. Terutama yang sedih adalah orang tua kita, kakak, adik-adik kita, keluarga besar, guru-guru kita dan lebih tersakiti adalah ibu. Ibu mengharapkan kita menjadi anak shaliha, menjadi anak yang membanggakan mereka baik dari sisi akhlak, sisi ilmu dan sisi keimanan. Padahal disetiap keheningan malam orang tua terus berdoa padaNya, agar anak yang dilahirkan dari rahimnya menjadi wanita shaliha, menjalan perintaNya dan bukan sebaliknya malah menjadi orang yang sibuk menghabiskan waktu dengan kecantikan belaka.

Perlu diingati juga, kecantikan bukan segalanya. Tidak semua laki-laki menyukai wanita cantik tapi tidak sholat, membuka aurat dan bela disentuh oleh siapapun. Mungkin sebagai teman ketawa-ketiwi, laki-laki suka namun sebagai teman hidup sepertinya kaum laki-laki berpikir beratus kali. Ia juga tidak ingin anaknya didik oleh wanita yang tidak paham agama, ia juga tidak mau anak di didik oleh wanita tidak memiliki skill dan ia juga tidak ingin mengecewakan orangtuanya yang menginginkan menantu shaliha. Ketika wanita sudah shaliha, menutup aurat dan terus menjaga kedekataannya pada Allah maka dijamin akan bisa menjadi pendamping hidup yang setia pada suaminya.

Pada akhirnya, sesaat merenung!!! Bisakah kecantikan bertahan seumur hidup, bisakah kecantikan membantu kita menjawab pertanyaan Allah ketika dalam kubur dan apakah dengan kecantikan merasa dihargai. Yukkk kita balut kecantikan kita dengan pakaian taqwa dan cukup kecantikan dipersembahan untuk pendamping hidup bukan untuk diobralkan.

Menabur Cinta Dengan kata: “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Katanya Ingin Menjadi Wanita Sholeha


BIsmillah…

Katanya Ingin Menjadi Wanita Sholeha

Katanya Ingin Menjadi Wanita Sholeha

Tertunduk membisu, malu seperti inikah amalan muslimah yang mengakui mencintai Allah, Rasul dan NabiNya. Katanya ingin menjadi wanita sholeha, katanya ingin masuk barisan yang diselamatkan oleh Rasullah, katanya umatNya yang selalu bertasbih padaNya tetapi kenapa amalan tersebut tidak mencerminkan seorang wanita sholeha. Wanita sholeha bukan saja terlihat dari kerudung yang panjang, selalu memakai kaus kaki, selalu memakai gamis, selalu menduduk pandang, selalu menjag hati dan selalu memperbahui intelektualitas. Melainkan wanita sholeha juga harus dikokoh dengan pondasi agama yang spektakuler yaitu dengan memperbanyak amalan yaumiah baik bersifat wajib maupun sunnah. Bukan ia saja terdiam seribu bahasa ketika murabbi melihat amalan kami yang tercatat dalam buku harian amalan yaumiah dan biasa setiap minggu selalu muttabaah segala hal baik dari sisi pendidikan, dakwah, amalam maupun amanah bersifat umum oleh murabbi. Entah kenapa kami begitu kompak mengisi catat yaumiah kosong terutama qiyamulai, shaum sunnah, mengaji dan sholat dhuha.

Baru kali ini, murabbi memberi taujih yang menyentil padahal sebelumnya tidak pernah seperti itu mungkin melihat sikap kami semakin menurun seharusnya semakin semangat, semakin mantap, semakin bergairah untuk berdakwah dan sejak mendengar tausiah murabbi di masjid kampus terasa tertampar begitu dahsyat sehingga membekas dihati maupun dilogika.  Selama dalam perjalan menuju rumah teringat-ingat kata murabbi, bagaimana kalian ingin menjadi bagian dari dakwah, bagaimana kalian bisa mengajak orang dalam kebaikan, bagaimana bisa menginspirasi orang lain dan bagaimana kalian bisa bertahan menghadapi cobaan saat berdakwah sedangkan amalan yaumiah saja sangat menyedihkan bahkan memalukan. Bukankah untuk menuju kejayaan islam itu diawali dari diri sendiri (individu), keluarga, masyarakat dan Negara. Ku dan teman tertunduk sangat bersalah, amalan yaumiah tidak seharusnya diingati lagi karena kami sudah bertahun-tahun dalam lingkaran ukhuwah tapi reatilasnya kami masih seperti orang baru bergabung dalam lingkaran ukhuwah yang harus didorong dan dimotivasi untuk menjalankan tuntunanNya. Bertahun-tahun dalam lingkaran ukhuwah tidak lagi berkutat dengan amalan yaumiah karena sudah menjadi habbit melainkan harus ekspansi keluar agar semakin banyak orang menyadari bahwa islam itu rahmatan lilalamin. Jangan-jangan hidup kami lebih didominasi tujuan dunia dari pada akhirat, jangan-jangan hati kami penuh dengan binti-binti hitam sehingga begitu berat untuk menjalankan amalan yaumiah dan jangan-jangan waktu ke waktu dihabiskan dengan kegalauan yang tidak jelas. Astafirullah.

Padahal kami tahu bahwa untuk mendapat kunci surge tidak begitu mudah, padahal kami paham bahwa surge itu penuh kenikmatan tidak sebanding dengan nikmat dunia saat ini, padahal kami paham bahwa siapa yang dekat denganNya maka Allah akan mengambulkan segala keinginan, “Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya (QS. Al Baqarah: 25)

Padahal kami paham bahwa sholat dhuha itu cara Allah membuka pintu rezki, padahal kami paham setiap ayat dibaca memiliki pahala yang luar biasa seperti Sabda Nabi : “Perumpamaan orang beriman yang membaca Al Qur’an adalah bagaikan buah utrujah, oromanya harum dan rasanya nikmat….., Sabda Nabi : “Tidak ada satu kaum yang mereka sedang berdzikir kepada Allah, kecuali para malaikat akan mengitarinya, dan rahmat Allah akan tercurah kepadanya, dan sakinah (kedamaian) akan turun di atasnya, dan Allah akan sebutkan mereka pada malaikat yang ada di sisi-Nya. HR. At Tirmidziy dan Ibn Majah dari Abu Hurairah dan Abu Said.

Padahal kami paham bahwa siapa melaksanakan sholat tahajud maka Allah mengangkat derajat orang tersebut, padahal kami paham siapa sholat tepat waktu adalah orang yang menang melawan nafsu “shalat pada awal waktu adalah keridhoan Allah dan sholat pada akhir waktu adalah pengampunan Allah (HR. Tirmidzi). Padahal kami paham bahwa melaksan shaum sunnah akan Allah jauhkan dari api neraka. Dari Abu Said Al Khudri -radhiallahu anhu- dia berkata: Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ يَصُومُ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا بَاعَدَ اللَّهُ بِذَلِكَ الْيَوْمِ وَجْهَهُ عَنْ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا

“Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah, kecuali Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh tujuh puluh ribu musim.” (HR. Al-Bukhari no. 2628 dan Muslim no. 1153)

Tetapi kepahaman hanya sebatas tahu tetapi enggan melakukannya dengan sungguh-sungguh. Sejak mendapat teguran tersebut, mulai lagi memperbaiki amalan yang sempat anjlok, sempat terjun payung, sempat error dan sempat tidak layak bagi wanita yang bercita-cita menjadi wanita sholeha.

Murabbi terimakasih atas evaluasi amalam kami, sungguh kata-katamu sangat menghentak jiwa seakan-akan urat nadi terputus dari leher dan ada sesak didada menahan malu atas teguran mu. Ya Allah, tumbuhkan kenikmatan dalam jiwa kami untuk selalu mencintaiMu. Ia sadar beberapa minggu membuat jarak denganMu. Tak ingin jauh dariMu karena Engkau adalah tempat ia mengeluh segala hal terjadi, Engkau tempat ia menangis. Benar adanya hampir dua minggu air mata tidak pernah menangis dihadapanMu baik dikala sujud, baik dikala berdoa dan baik dikala mengaji. Jangan-jangan hati sudah mengeras, jangan-jangan hati ini penuh noda yang mengotori jiwa, dan jangan-jangan terlalu sibuk menikmati dunia fatamorgana sehingga amalan yaumiah tidak pantas bagi ia bercita-cita ingin menjadi bidadari. Berjanji untuk kesian kali padaMU untuk mengutamakan diriMu. Padahal apa dilakukan bukan buat orang lain melain untuk kebaikan ia agar menjadi pribadi sholeha, pribadi nan tenang, pribadi sabar dan pribadi selalu mengembali segala hal terjadi kepada Engkau.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Wanita Spiritual Bukan Wanita Fasionable


Bismillah…

Wanita Spiritual Bukan Wanita Fasionable

Wanita Spiritual Bukan Wanita Fasionable

Beberapa hari ini harus bertemu atau berinteraksi dengan wanita fasionable karena ada hal penting harus dibicarakan. Selama bertatap atau berdiskusi dengan mereka, hati terkesima melihat kecantikan mereka. Hampir tak satupun bintik-bintik diwajah sepertinya mereka benar-benar menjaga penampilan. Kemudian dihiasi dengan pakaian-pakaian cantik. Sayang pakaian anggun nan bermerek digunakan tidak menutup aurat dan digunakan serba minim. Ada rasa tak enak saat berada dengan mereka karena sangat kontras dengan pakaian ia gunakan yang berdandan ala kadar.

Mungkin sahabat sering menemui wanita fasionable diacara formal maupun acara santai, acara keramaian maupun acara privat. Setiap kita tentu ingin terlihat menawan. Sayang kemenawa itu hanya sebatas fisik!!!

Banyak alasan mereka menjadi wanita fasionable, ada atas dasar komunitas, ada atas mengikut trends, ada atas dasar kebutuhan karena sebagai wanita sosialita, ada atas dasar tuntunan profesi maupun keluarga dan ada atas dasar keberlimpahan harta membuat wanita harus fasionable.

Selama berinteraksi yang dibahas atau dibahas semua berkaitan kecantik fisik belaka!!! Mulai berbicara diskon-diskonan produk, tempat kecantik, model pakaian lagi trends, cara bertata rias, dan tempat wisata untuk handout. Apakah begini kehidupan sosialita? Setiap pertemuan mempamerkan kekayaan, kecantikan dan berbicara tentang kehebatan suami maupun anak mereka!!!

Seperti salah masuk area, hanya bisa tersenyum mendengar diskusi mereka. Pembahasan terdengar sejak awal hingga akhir pertemuan beraroma dunia belaka. Atau mungkin meraka seperti itu atas dorongan suami mereka. Atau ia saja yang culun tak pernah bergabung dengan istri-istri pejabat sehinga sekali ketemu terasa terasing mendengar pembicaraan. Atau mungkin kebiasaan ibu sosialita ketika ada acara begitu ada nya. “I don’t know and confusion”.

Sayang seribu sayang!!! Wanita tak hanya terlihat dari fasionable melainkan dari keindahan akhlak, keilmuan dan kedalam ilmu agama. Apalah arti keberlimpahan harta tapi tak bijak menempatkannya. Apalah arti keindahan pakaian jika tidak menghargai kehormatan mulia seorang wanita. Apalah arti kecantikan tapi dinikmati oleh setiap laki-laki.

Semakin hari semakin sulit untuk menemui  wanita spiritual!!!sungguh bahagia wanita mampu membangun jiwa spiritual setiap helaian nafas selalu mengandung unsure cinta Ilahi. Setiap otak terpikir yang dipikirkan adalah kebesaran ilahi.

Wanita kita benahi diri, benahi jiwa, benahi pikiran, dan benahi pakaian menjadi pribadi spiritual. Berlomba-lomba menjadi wanita spiritual bukan hanya sebatas pribadi wanita fasionable. Bersyukurlah kita bisa membangun pribadi spiritual. Sesungguh pribadi spiritual jiwanya penuh dengan pikiran positif, setiap kata dikeluarkan selalu menarik orang untuk mencintai Ilahi. Setiap rasa yang ada dalam ruang jiwa selalu diperuntukan untuk sang mencintai.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

ssignature Alhanin

%d bloggers like this: