Kado ke-26 “Jazakallah ukhti”


Bismillah

Alhamdulillah setiap bertambah usia dan berkurangnya kesempatan hidup dunia selalu Allah memberi sesuatu terindah dan terkesan. Ingat ketika di hari Ultah ke-26 tak terduga sahabat ku memberi hadiah tak pernah terkira padahal waktu itu kita bareng ke toko buku dalam rangka hunting bacaan bahkan ku pula memberi masukan agar dia membeli buku “berpikir positif&7 keajaiban rezki” tersebut. Ternyata buku yang dibeli bukan teruntuk dia melain untuk diri ku..”Heeemmmm”

Dan malam-malam dirimu rela datang kekosan hanya untuk memberi bingkasan cantik itu tak kira pula diriku kaget dengan suprvie banget….”betapa indah ukhuwah ukhti”

Kado tersebut sangat bermanfaat, sangat mencerahkan, sangat memotivasi dan sangat terdorong untuk menjadi salimun insan. Terimakasih sahabat ku “mba hera sisca” sehingga kado dari mu menjadi salah satu buku favorite ku dan ingin selalu membaca kembali buku tersebut karena benar-benar memberi perubahan dalam menata hati, menata impian,dan menata pikiran.

Bagaimana sahabat ku apakah bigdream tertulis sudah sebagian besar atau beberapa terwujudkan, Insyallah. Jadi kangen diskusi dengan diri mu, jadi teringat bagaimana kita interaksi menelusuri jalan-jalan sekitar kampus Universitas Gadjah Mada, jadi ingin janjian dengan mu menuju tempat-tempat yang didoain malaikat “mesjid mardiyah dan mesjid apung pascasarjana”. “itu hanya hayalan saja karena kita telah dipisah oleh jarak, waktu, pulau dan profesi”

Terimakasih Allah atas rezki nan luar biasa ini insyallah akan dirawat, dijaga, dipelihara dan disiram dengan cinta diatas cinta pada Engkau.

Rezki yang Engkau berikan hendak membuat diriku semakin dekat dan selalu mengkoneksi jiwa terhadap Engkau Rabbi bukan membuat ia lengah dan terlena dengan rizki tersebut.

Syukron myAllah and mybestfreinds

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Teruntuk teman hidup ku


Teman…

Jika suatu saat nanti kita dipertemukan

Ajari  aku sebagai sahabat yang baik

Sahabat selalu mendukung dan mendengar keluh kesah

Seorang pejuang

Teman…

Jika suatu saat nanti kita disatukan

Dalam suatu ikatan yang diberkahi

Ajari ku sebagai seorang istri dan ibu

Mendidik  anak-anak  yang tangguh dengan segala kondisi

Dirumah kita nanti

Teman…

Jika sautu saat nanti aku salah

Maka ajarilah aku untuk memperbaiki kesalahan itu

Dengan cara-cara penuh kasih dan cinta

Bukan dengan caci maki atau mendiamkannya

Teman…

Jika suatu saat nanti aku tak bisa seperti engkau ingin

Maka terimalah ia apa adanya

Jangan engkau berpaling dari ia

Karena ia sadar jauh dari sempurna

Dan tak cantik

Teman…

Jika suatu saat nanti ia tak bisa mengerti dan paham

Dengan penjelasan dan keinginan engkau semua

Mohon jangan cepat engkau mengatakan

Ia manusia tak berguna

Karena ia perlu proses untuk memahami dan mengerti

Tentang sikap dan rasa engkau

Karena engkau adalah orang baru dalam hidupnya

Selama ini ia hanya paham

Tentang tanggung jawab sebagai anak dan adik

Belum mengerti apa sesungguh peran seorang istri

Ia hanya baru meraba-raba

Melalui  perabaan itu

Ia coba untuk memberi terbaik

Untuk teman hidupnya

Teman

ku berharap pada mu…

Ajari aku untuk mencintai Ilah

Ajari aku tentang rindu

Ajari aku tentang perjuangan

Ajari aku tentang ketulusan

Ajari aku tentang kesabaran

Jangan pernah engkau bosan untuk mengajari ia

Karena ia perlu bimbingan….

Melalui bimbingan mu

 Ia merasa mulia dan bahagia

Hingga apa kita lalui bersama

Berbuah ketulusan cinta dan mencintai

noted: teruntuk teman hidup ku hingga yaumil akhir

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Doa kasih sayang untuk mu teman


Bismillah

Teman ku..

Walaupun kita tak bersama lagi, walapun tidak bertemu lagi, walupun jarak memisah kita, walaupun kita tidak dalam satu barisan yang kita namai lingkaran cinta, walaupun kita tak saling bergandeng tangan, walaupun kita tak bisa berbagi cerita/kisah/mimpi/impian, walaupun kita tak bisa menikmat indah dunia gemerlang mesjid, walaupun kita tak bisa berangkat kajian barengan, walaupun kita tak bisa menikmati makanan kesukaan kita diwarung ceria, walaupun kita bisa tak bisa menikmati indah lamunan angin sepoi dibawah pohon itu lagi dan walaupun kita tak bisa hunting buku the best seller serentak.

Tapi itu bukan kita hilang dari rasa ukhuwah, putus tali silaturahmi, jauh komunikasi dan jauh rasa kasih mengasihi. Ingat satu hal yang membuat jauh menjadi dekat dan ukhuwah selalu abadi.

Masih ingat kau teman ku!!!

Apa yang membuat kita terasa dekat, ukhuwah terasa hangat, komunikasi terasa manis, dan berjuangan semakin membara.

Kepada saudara-saudara ku semoga tidak ada ikatan ukhwah, silaturahmi yang terputus walaupun jarak telah memisah dan komuniasi tidak begitu lancar karena ana  yakin teman ku, rabithah “doa kasih sayang”

 Ya Alloh, sesungguhnya ini adalah malam-Mu yang telah menjelang dan siang-Mu yang telah berlalu, serta suara-suara dari para penyeru-Mu, maka ampunilah aku.

Ya Alloh, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu

Bertemu untuk taat kepada-Mu

Bersatu dalam rangka menyeru di jalan-Mu

dan berjanji setia untuk membela syari’at-Mu

Maka kuatkanlah ikatan pertaliannya

Ya Alloh, abadikanlah kasih sayang-nya

Tunjukkanlah jalannya dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup

Lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakkal kepada-Mu

Hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu

dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu

Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong

Amiin…

Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada Muhammad SAW. kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya.

terlafazkan dari bibir bentuk kecintaan kita pada Allah yang kita kumandangkan pagi dan petang membuat kita selalu bersaudara, dahsyatnya ukhuwah dan betapa manisnya lingkaran cinta “halaqoh”.

Semoga doa kasih sayang selalu kita untaikan memberi energy positif, pikiran positif dan perasaan positif dalam membina ukhuwah yang terpisahkan.

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

the power of konco


Mengenang awal pertemuan kita

Saat itu Kita…

Saling tersenyum

Saling menjabat tangan  dan diringin salam

untuk nengenal lebih dalam antara koe dan kamu

 

Berjalan waktu dan metamerfosa kehidupan

Kita Sering beriringan dan berjalan bersama

Menelusuri  jalan-jalan kota pendidikan

Menghadiri masjelis ilmu

Makan dan tertawa di warung B…

Bentuk kita melepaskan lelahnya otak sebagai musafir

Bahkan terkadang bercerita tentang masa depan

Sebagai  ibu, pendidik dan…^_^Heeemmmm

Sungguh indahnya persaudaraan dan silaturahmi terbingkai

 

Teman…

Semoga pertemanan kita bingkai atas asas saling melengkapi

Dalam meningkat keilmuan, menyempurnakaan keibadahan pada Ilah

Insyallah telah memberi aura yang positif dalam menata harapan kedepan

Pertemanan ini  telah mewarnai  hari-hari anak rantau ditanah perantauan

Namun pertemanan kita akan dipisah oleh ruang…

Walaupun ruang akan memisahkan kita

Insyallah silaturahmi tetap terjalin seperti sebelumnya

SUSI ANASTYA


Susi Anastya sungguh nama sangat cantik pasti memiliki arti yang begitu mendalam, tapi nama tersebut tidak mencerminkan nama orang jawa hehehe…biasakan nama orang jawa berkisar suharti dan sebagainya tapi nama itu meginggatkan pada sebuah film telenovela.

Beliau salah orang dituakan dikelas MIP (Manajemen Informasi Perpustakaan) sehingga beliau dipredikat atau dipenghargaan sebagai ketua kelas. Setiap apa yang dikerjkan atau kegiaatan selalu beliau menggandel atau koordinir. Melalui koordinir beliaulah kekompakkan dikelas MIP semakin hari semakin mengasyik dan serta penuh taburan tawa serta keseriusan.

Hal yang membuat saya terkesan dengan beliau yakni beberapa hari perkuliahan dipascasarjana beliau begitu ikhlas dan bertanggung jawab banget pada saya. Dimana waktu itu menemani beli sepeda kalau tidak salah daerahnya di Ringroad Utara sebalah selatan kampus UPN. Beliau membonceng saya dengan motornya melusuri jalan-jalan yang belum saya tahu menuju toko sepeda. Mungkin wajarlah ya awal pertama orang tidak banyak canda dan tawa hanya ngombrol biasa saja tidak ada yang terkesan seperti itulah awal dan pandangan dengan beliau. Namun semakin kesini (hari) ternyata beliau begitu humoris walaupun sudah jadi ibu-ibu tapi jiwa muda selalu melekat diraga beliau ayooooo buk ketua semangatt dengan jiwa muda hehehehee…..

Dandanan pun sangat khas dengan potong rambut yang seperti bob, kacamata yang bertengeng dan body yang sangat ideal untuk ukuran ibu yang sudah melahirkan beberapa kali itu size of body perfect HHmmmmm. Saya senang melihat beliau saat memakai baju berbunga-bunga dduuuuhhhh makin tambah cantik dan tambah muda lagi, jadi anak muda aja kalah banget dengan dandanannya hehehe….

Banyak hal saya ingin belajari dari beliau terutama masalah “bagaimana mendidik anak dan menata keluarga yang bahagai”. Apalagi saat beliau kuliah dipascasarjana pasti banyak pengorbanan dan pintar membagi waktu antara suami, anak dan kuliah. Saluuutttttt sama beliau walaupun umur bisa dikategorikan sudah memasuki tua begitu tapi semangat untuk belajar masih kokok sekokoh tembok di Kantor Pusat UGM walaupun diguncang gempa tetap tak retak seperti itulah saya melihat prinsip hidup beliau.

Tapi yang saya tidak senangin dari beliau yakni saat ngombrol dikelas sering banget pake bahasa jawa jadi kita terutama saya otomatis gak mudeng “alias gak koneksi”. Tetapi akhir-akhir ini sudah sering banget menggunakan bahasa nasional “bahasa Indonesia”. Cuma itu hal yang tak sukai dari beliau selebihnya senang dan mantap buk susi hehehe….kalau saya punya jempol 10 mungkin kesepuluh tak kasih sama ibu tapi kecian buk jempol Cuma ada 4 untuk memberi penghargaan untuk buk ketua xixiixixix…..

Oya, terimakasih buk saat itu telah sudi menamani saya kesana untuk membelikan sesuatu dan juga sudah mentraktir anak-anak MIP saat ultah beliau ke-berapa ya lupa euyyyy….!!!semoga beliau selalu diangurah pelanggi kehidupan yang penuh bermakna serta dibanjiri rezki. Buk kalau mau dapat rezki dan penghargaan seperti Pak Sarwono sering-seringlah traktirin kita terutama saya hehehehe….

Buk sering-seringlah menceritakan sesuatu untuk kita terutama masalah kehidupan, pelajaran dan cinta. Biar kita anak-anak buk yang lagi meniti perjuangan ini semakin mantap dan yakin dengan jalan-jalan yang penuh lika-liku ini. Kita tunggu cerita lucu dikelas MIP agar rasa kedekatan dan keakraban selalu ada diantara kita apalagi setelah menyelesaikan perkuliahan nanti ada banyak memeroy yang harus dikenang.

%d bloggers like this: