Hendaknya Kita belajar dari Peer…


Bismillah…

Sepanjang perjalanan menuju studio radio dalam rangka magang ukhti teringat dengan sebuah benda elastis mungkin terpengaruh singah dibengkel motor tadi siang dimana terdapat beberapa per motor berserakan. coba apa sich kita pelajari dari peer tersebut?

Ngomong-ngomong ternyata ada satu pelajaran yang bisa aplikasi dalam hidup kita, tentu pembaca tahu donk hikmah dari peer tersebut. Heeemmmm kalau belum tahu ada baiknya ukhti mengulas secara sederhana dan semoga bermanfaat ya pembaca setia blog simfonikehidupan…J

coba kita lihatin peer walaupun ia ditekan, diinjak sekuat mungkin manusia tidak membuat ia kecut malah semakin ditekan atau diinjak ia semakin melambung tinggi keudara dengan tinggi yang tak terduga.

hendaknya kita juga meniru tingkah dan bersikap seperti peer, walaupun kita dihina, dicaci, difitnah dan dizholimi oleh orang-orang yang tidak menyukai kita sebaiknya membuat kita semakin melambung atau menujukkan potensi, dengan semangat dijalan Allah cintai bukan sebaliknya membuat kita makin malu, makin tak percaya diri bahkan tak mau bersosialisasi.

Jadikan tekanan dari luar merupakan energy, motivasi dan mengerakkan kita menjadi orang yang berkarakter. dan seharusnya bersyukur juga atas tekanan atau label yang mereka berikan pada kita sehingga membuat kita berupaya untuk menujuk kepribadian tercantik dan kita memiliki salimun aqidah istimewa.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Taujih teruntuk Muslimah V


Taujih muslimah IV


 

Motivasi pikiran positif


Salam simfoni Kehidupan
salam simfoni kehidupan
salam simfoni kehidupan

Salam simfoni kehidupan teruntuk teman semua…

semoga dengan kata mutiara ini sebagai energy positif bagi kita semua dalam menyikapi kehidupan. namun terutama dalam meraih kebahagian dan kesuksesan hal terutama harus kita tata terlebih dahulu adalah pikiran kita dan menerima semua kekurangan kita. bahkan semua yang kegiatan kita lakukan tiap hari dikendali oleh pikiran dan keyakinan. ayo mulai dari sekarang kita tumbuhkan pola pikiran positif…

Dan apa yang kita alami hari ini adalah dampak dari pikiran kita kemarin. apa yang akan kita alami esok adalah dampak dari pikiran kita hari ini. pikiran yang sedang kita bayangkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan kita.

Semangat dan Istiqomah



Alhamdullah rabbi selalu menabur benih istiqomah dan ikhtiar menjadi hamba yang selalu ingat dan bermunajat padaNya. Ya rabb terimakasih rasa istiqomah dan perjuangan dijalan koridor syariat Engkau tanamkan. Tidak pernah menyangka masih bertahan dengan penampilan seperti ini walaupun era postmodern booming dengan gaya ala barat yang tidak pantas dan wajar untuk dipakai umat islam. Hampir dandan itu hanya digunakan pada zaman jahiliyah tapi entah sekarang zaman jahiliah itu kembali lahir bak jamur tumbuh di musim hujan. Hampir setiap persimpangan, perjalanan, acara, dan kegiataan lain masih dominan wanita-wanita yang menggunakan pakain yang tidak beretika dan estetika.

Melirik kembali perjalanan menuju pakaian dianjur oleh fondasi agama ini begitu banyak lika-liku mungkin itulah setiap perbuataan dengan niat yang baik insyallah akan menghasilnya suatu yang luar biasa sehingga bisa bertahan dengan style yang berdasarkan core islam. Semoga hal ini selalu indah dan tetap mekar didalam perjalan perjuangan yang masih panjang. Mungkin dulu juga pernah terombang-ambing antara persimpangan dan pilihan. Karena saat itu salah memilih pasti akan mengitu aliran yang tidak disukai Rabb. Tapi Alhamdullah memiliki keluarga yang mendukung banget niat, lingkungan yang selalu memberi taujih tentang kehidupan, karena hidup tak selamanya jangan pernah lalai dan menganinia jiwa dan aurat hanya untuk sementara.

Kata istiqomah dan semangat adalah dua kata yang selalu terselip dijiwa dan diari harian, karena menggunaka kalimat tersebut selalu ingat dan sebagai infra saat lalai serta coba jauh dari syariat ilahi. Dua kata tersebut begitu mudah untuk diungkapkan tapi untuk diaplikasi dalam kehidupan perlu nyali luar biasa. Karena kita tahu untuk melakukan sesuatu yang bukan kebiasaan akan memerlukan extra tenaga dan komitmen yang sangat tinggi. Namun setelah terbiasa mengaplikasi hal tersebut dalam kehidupan, sungguh akan memetik dari konsistensi seperti sukses dunia dan akhirat. Untuk mencapai kebagian dunia akhirat tidak semudah kita membayangkan begitu indah bunyi-bunyi seruling dihamparan sawah nan hijau dipinggir pergunungan. Banyak proses dan tahap harus ditempuhkan hal itu, hanya orang memeliki semangat dan istiqomah yang tingkat tinggi mampu mengecapkan kesuksesan dunia akhirat. Seperti membaca history dan bibliografi orang sukses dunia akhirat misalnya contoh teladan seluruh umat manusian yakni Nabi Muhammad beliau adalah orang dijamin kebahagian dunia dan akhirat tapi lewat jamin beliau harus menjalani tugas yang luar biasa bagaimana menyebarkan ajaran tauhid tersebut keseluruh muka bumi ini, kemudian bagaimana beliau dari satu tempat ketempat perlu tantang membela perjuangan demi tegak keadialan dan sebagainya. Begitupun sebaliknya pada kita semua untuk menjamin kebahagian dunia dan akhirat sangat diperlukan perjuangan dan istiqomah. Dengan kedua hal tersebut kesuksesaan akan digapai akan terasa nikmat seperti kita menjalani perjalanan yang begitu jauh dan haus yang luar biasa, kemudian saat menemukan air sungguh nikmat akan teras begitu tak tertanding. Sangat beda kita diberikan air tanpa gerak dan perjalanan dimana tidak akan merasa kenikmatan air tersebut. Seperti itulah perjuangan ini.

Kemudian Seperti diceritakan dalam buku 5menara bahwa man jadda wan jadda sebenarnya fondasi dari kata tersebut yakni “semangat dan istiqomah”. Sehingga dengan kalimat tersebut pula anak-anak dalam proses menuju sebuah kesuksesaan selalu semangat tanpa ada kata lelah dan menyerah dengan kondisi serta kegiataan yang begitu luar biasa. Sehingga dari kalimat tersebut pula membawa mereka kebelahan bumi yang mereka impi-impikan selama ini. Selanjutnya dalam buku perkembangan pribadi, psikologi, dan agama jika diamati dan suka membaca selalu ada kata semangat dan istiqomah. Kenapa kata-kata selalu hadir karena kata itu mampu merubah sesorang dari orang biasa menjadi luar biasa, tak berarti menjadi bermakna, tak bersuara menjadi melodi, tak indah menjadi menawan, tak terungkap menjadi realitas dan sebagainya. Itu makna luar biasa dibalik semangat dan istiqomah

Sangat yakin bahwa kedua kata tersebut akan membawa kedaerah yang selam ini inginkan, ingin rasakan, ingin dicurahkan, dan ingin menunjukkan bahwa bisa memberi terbaik terutama family the best my heart. Karena merekalah memberi selalu semangat serta istiqomah. Perjuangan ini belum berakhir tapi membuat perjuangan ini berakhir hanya Cuma kata ini juga yakni semangat dan istiqomah.

Renungan untuk sahabat sejati “akhwat”


HANYA ORANG ISTIMEWA YANG MAU MENIKAH DENGAN SAYA. KALAU ORANG ISTIMEWA ITU TIDAK SAYA TEMUKAN, TIDAK APA-APA. TAPI SAYA TETAP YAKIN ORANG ITU ADA.

Pertama kali membaca kata mutiara di atas koe terdiam dan merenung sesaat dengan kalimat yang sang spektakuler yang mampu mengugah jiwa dan pikiran untuk selalu berpikir positif dimana kata-kata itu terdapat dalam buku la tahzan for broken hearted Muslimah. Sehingga kalimat selalu terkenang-kenang setiap sujud dan doa, apalagi kita telah beranjak usia yang sebentar lagi memasuki mahligai rumah tangga dan masa mencari teman sejati untuk menemani perjuangan pelanggi hari esok nan warna-warnai, mengakar, berbunga dan berdaun. Pasti selalu berikhtiar dan memohon pada sangpenggengam batin dan menyatu dua manusia yang berbeda tetapi dengan berbedaan namun ada satu  visi kerbesaamaan yang dimiliki dua anak manusia yaitu meraih keluarga sakinah dan barokah.

Beranjak dari kalimat diatas ingin berbagi rasa dan cinta buat akhwat dimanapun berada mungkin kita pernah perpikir segelintir tentang jodoh kita siapa dan dimana akan dipertemukan, apalagi keluarga telah menagih harapan dan bertanya kapan, bagaimana dan dengan siapa pasti bingung untuk menjawab apalagi tidak lagi menjalin hubungan “ta’ruf” dengan seseorang makin tak jelaslah siapa teman sejati sepanjat hayat. Tetapi kita jangan bingung dan menghakim diri sendiri seperti jangan-jangan koe memang tidak laku, tidak cantik, tidak cerdas mana ada yang interest atau tertarik dengan koe. Hilangkan pikiran negative dari pikiran digitalisasi kita malah kita mengsteament diri sendiri seperti itu buat harapan-harapan itu makin menjauh bahkan menghilang sehingga result (hasilnya), jadi malas untuk perhubungan dengan lawan jenis “kontek ta’ruf dan social”. Jangan pernah takut memulai menjalin hubungan ta’ruf walaupun telah beberapa kali menjalin hubungan ta’ruf namun Zero End Result (hasil akhirnya or finally tongkosong) bahkan hanya kesia-siaan dan malah buat kecewa sebagainya. Namun dengan ta’ruf kita makin tahu dan cara seperti apa sichh…ikhwan ingin, semakin ta’ruf membuat kita tafakur dan berjuta hikmah kita peroleh mungkin selama ini doa belum khusyuk masih bercabang kesana kesini, tidak mengerjakan sunnah, tak pernah mentaburi ayat-ayat sejuta hikmah dan berbanyak shadakoh “senyum” setiap ketemu insan eepp “jangan tebar pesona ya bahaya pisan ^_^” serta dengan cara seperti  ini makin tahu tipe atau klas ikhwan heheee…. Seandainya hasil ta’ruf tidak jadi  “teman sejati” paling tidak kita jadi saling kenal satu sama lain dan bahkan menambah saudara serta teman.

PICT0591Tapi percaya jangan pernah kecewa dengah hasil ta’ruf karena mahamencintai telah berjanji dan Rabbi tidak pernah mengingkar janji pada hamba-hambanya dan kasih Rabbi melebih kasih ibu pada anak-anaknya. Mungkin Rabbi mencoba menguji kesabaran, ketaqwaan dan keikhlasan kita mampu tidak kita menjalin problem yang kita hadapin, tetapi kita juga berpikir kenapa ujian ini-ini lagi yakinlah mungkin Rabbi menggangap kita orang lebih pantas dan sabar dapat ujian tersebut serta mampu bertahan sehingga memberi rintangan seperti itu pada kita. Yakinlah akhwat yang disayangi Rabbi setiap niat kita yang baik bakal dibalas dengan angin surya, dimana disana begitu berterliun-liun kenikmatan, telaga kausar yang mengalir dan wajah-wajah sholeh.  Maka dari saat ini dan seterusnya saat menjalin ta’ruf hal yang harus disetting pertama jiwa dan niat ikhlas kita sertan basmallah, jangan pernah berpikir yang berlebihan atau pengharapan begitu waaah dari orang tersebut, jika pengharapan yang tidak sewajarnya apalagi berangan-angan tingkat tinggi dan membuat keraguan sehingga hasilnya kosong melompong dan ta’ruf kita  akan kecewa dan terasa tersakiti. Jika telah berniat basmallah dan positif thinking insyallah akan berbuah dan berbunga sakinah dan keridhoan dari sangmaha menyatukan hati adam dan hawa dalam meraungi dan menapaki jalan menuju syurga firdaus.

Tapi usaha telah kita kerahkan semua namun tetap bunga belum Nampak pucuknya yang berwarnai-warnai malah makin hari layu dan bergugur.  Tidak ada tanda kupu-kupu akan menghampir bunga nan berkilau itu. Tapi jangan pernah putus asa karena “YAKINLAH” semua telah ditentukan sisinya hanya tinggal bagaimana usaha dan doa untuk terus menerjang maligai labirin yang masti tanda Tanya itu. Dan tersenyum serta YAKIN bahwa hanya orang istimewa yang akan berdampingan dengan kita, walaupun wangiannya belum tercium oleh hati namun tetap optimis bahwa orang istimewa itu ada dan bakal menghampiri kita dengan niat keikhlasan serta bumi dan langit peserta isinya akan mendoakan serta mengaminkan yang telah kita rancang.

salam motivasi dan semangat dari koe buat akhwat-akhwat yang indah dan cerdas

%d bloggers like this: