Sehat ala Inspirasi BeraniSukses


Bismillah…

Kesehatan adalah anugrah terindah Allah beri kepada hambaNya dan bayangkan satu nikmat (sehat) aja Allah ambil dari kita merasa betapa dunia begitu tak indah dan tek elok. Maka sebelum datang waktu sakit pergunakan dan perliharalah kesehat dengan semaksimal.

Seperti slogan sering kita dengar “orang miskin dilarang sakit apalagi anak kos tidak dibenarkan untuk sakit”, jika anak kos sudah sakit brabeeeee pisan atuh. Secara tinggal diperantaun tanpa saudara, tanpa keluarga, tanpa kekasih tanpa uang “gilaaakaan”. Kalau udeeh sakit semua terbengkalai “kuliah cuti, tumpukan menumpuk, kosan setinggi gunung, kosan berserakan, kelaparan karena gak ada yang masakin atau bingung minta tolong pada siapa dan lebih parahnya tugas kuliah bajibun (banyak)!!!

Dengar dan baca baik-baik yang merasa anak kosan bagaimana cara jitu dan trik praktis biar menjadi anak kos tangguh (jarang sakit) secara ala sehat simfonis diterapkan selama (7 tahun) menjadi anak kosan “asyikkkkk” insyallah jarang sakit walaupun pernah.

Usahakan konsumi minum air putih sebanyak mungkin “8 liter perhari” kalau yang itu mah sudah biasa tipsnya. Nah yang bedanya apa ya? simfonis mengkonsumi air putih setelah sholat shubuh dan cukup satu gelas sembari baca Al-fatiha sampe selesai “moga baca al-fatiha saat minum tidak termasuk katagori bi’dah” landasan membaca al-fatiha sebab ketika Rasullah menyembuh orang sakit beliau membaca Al-fatiha ditempat yang sakit. Berharap dengan ayat-ayat tersebut mampu memperbaiki sel-sel tubuh dan hati selalu dalam shirotul mustaqin seperti penjelasan Al-faatiha diayat ke 6 “Tunjukilahkami jalan yang lurus”.

Sebelum berangkat kampus dan serapan pagi biasanya mengkonsumsi jus jambu/jus tomat secara Cuma buah itu paling murah dari sekian banyak buah diswalayan “huakkssss”. Just guyon bukan itu alasan kenapa guwe memilih dua buah tersebut dikonsumsi, alasan konkritnya karena vitamin di kedua tersebut luar biasa manfaatnya bagi tubuh manusia

Dan Alhamdullillah guwe punya blender selama menjadi anak kosan karena dari awal berniat jika ngekos harus punya blender secara beli jus warung atau outlet terasa kemahalan mendingan bikin sendiri tinggal beli buah, susuh, madu, dan gula udah jadi dengan sejuta rasa dan nikmat luar biasa.

Apalagi ketika dirumah pernah buat jus dengan air zam-zam dicampur madu, susu, dan gula. Subhanallah segarnya luar biasa. Sepertinya bisa bikin bisnis baru “Jus campur air zam-zam” pasti laku abiissss. Bagi teman-teman belum pernah mencoba sesakali cobain bagaimana nikmatnya.

Jika teman-teman pernah baca artikel kenapa orang yahudi pintar? Salah satu makanan konsumsi mereka adalah membanyak makan buah sebelum makan dan Rasullah ternyata makan juga seperti itu lebih mengutama makan buah dulu baru makan nasi “rice” dan segi medis juga bagus.

Jika melirik pola makan masyarakat Indonesia rata-rata salah pola makanan mereka, coba aja lihat dikondangan atau tempat syukuran lainnya buah-buahan sebagai pencuci mulut bukan sebagai makanan awalan. Kalau sudah membaca essay ini segera ubah pola makanan kita yeee…”biar kita sehat wal’afiat”

manfaatkan kaki lo untuk berjalan, jangan sampe kaki dimanjakan turun angkot naik angkot, naik sepada motor turun sepeda motor mendingan kaki dibawa berjalan. Semakin banyak kaki melangkah maka semakin bagus untuk organ tubuh kita yang lain dan guwe juga pernah membaca salah satu artikel di Yahoo ternyata manusia setiap hari berjalan kaki mempengaruh terhadap otak “otak semakin membesar”.

Nah lo sudah tahukan manfaat jalan kaki buruan jual motor, mobil dan angkot kalian hooooooo “guyonlagi” dan alih transfortasi kalian dengan jalan kaki kalau bisa pake sepeda.

Terakhir sekali-sekali makanlah makan sehat dan bergizi jangan sampai makan itu lagi-itu lagi “tempe, tahu, telor dadar” dan jangan keseringan juga menikmati makan lezat, bergizi takutnya kolesterol.

Selama mencoba ya dan semoga selalu dalam lindungan, lingkaran, taburan cinta sang Ilahi.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Busanamu Tunjukkan Pribadimu


Bismillah…

Berbusana atau berpakaian merupakan kebutuhan primer bagi kehidupan manusia melalui busana kita gunakan bisa mendiskripsikan siapa dirikita sesungguhnya! Apakah kita termasuk level low, middle and high society.

Apa lagi saat ini betapa banyak model busana yang dipengaruhi oleh budaya barat. Bagaimana berbusana barat? Serba ketat, tidak cukup bahan, buka sana, buka sini, rok diatas lutut, serba pas, celana bagian dalam kelihatan, berkerudung tapi seperti pundak unta, kerudung dililit, kerudung diikat kebelakang, tembus pandang.

Bahkan sebagian masyarakat menglabelkan jika berbusana tidak seperti barat maka dianggapkan ketinggalan zaman, kuno dan tidak ikut perkembangan. Dampak dari steatment tersebut terbentuknya asimilasi budaya dari desa hingga ibu kota.

Apakah benar terjadinya asimilasi budaya?jika kita amati asimilasi budaya semakin terjadi pada generasi muda, hal ini harus diperhatikan jangan-jangan budaya local tergusur arus. Dan apakah berpakaian ala barat terkesan orang maju atau modern? Seolah stereotype seperti itu dibenarkan sebagian masyarakat sedangkan anggapan seperti Itu sangat salah dan tidak ada teori maupun dalil mendukung ungkapan tersebut. Malah menurut ukhti orang berpakaian orang barat adalah orang yang kuno atau terbelakang. Bagaimana tidak kuno lihat saja siapapun boleh melirik, siapapun boleh melotot, siapapun boleh menonton keindahan tubuh. Padahal busana seperti itu mengambar kaum jahiliyah.

Coba renung dan amati pernahkah kita melihat orang mengakui beragama dan takut azab Allah menggunakan pakaian serba ngubar aurat? Tentu tidak pernah. Pernah kita melihat orang mengakui pendidikan tapi menggunakan busana asal-asal dan unestetika. Dipastikan juga tidak pernah.

Sedangkan busana kita gunakan menunjukkan identitas kita, kepribadian kita, kesholehan kita, keilmuan kita, kesantunan kita, kecerdasan kita!!!

Yuk yang mengakui beragama, berpendidikan, berbudaya, bersantun, dan berakhlaktokhorimah berbusana berlandaskan identitas agama. Melalui busana kita menunjukkan siapa diri kita, apa profesi kita, apa komunitas kita, dan  hobby kita senada dengan teori yang dianut dalam marketing and public relationship.

Remember, your style is identity in front other people.

Regard

Salam InspirasiSukses

 

 

 

 

%d bloggers like this: