the power of konco


Mengenang awal pertemuan kita

Saat itu Kita…

Saling tersenyum

Saling menjabat tangan  dan diringin salam

untuk nengenal lebih dalam antara koe dan kamu

 

Berjalan waktu dan metamerfosa kehidupan

Kita Sering beriringan dan berjalan bersama

Menelusuri  jalan-jalan kota pendidikan

Menghadiri masjelis ilmu

Makan dan tertawa di warung B…

Bentuk kita melepaskan lelahnya otak sebagai musafir

Bahkan terkadang bercerita tentang masa depan

Sebagai  ibu, pendidik dan…^_^Heeemmmm

Sungguh indahnya persaudaraan dan silaturahmi terbingkai

 

Teman…

Semoga pertemanan kita bingkai atas asas saling melengkapi

Dalam meningkat keilmuan, menyempurnakaan keibadahan pada Ilah

Insyallah telah memberi aura yang positif dalam menata harapan kedepan

Pertemanan ini  telah mewarnai  hari-hari anak rantau ditanah perantauan

Namun pertemanan kita akan dipisah oleh ruang…

Walaupun ruang akan memisahkan kita

Insyallah silaturahmi tetap terjalin seperti sebelumnya

mengukir kemesraan


Himpunan Mahasiswa PascaSarjana UGMKemesraan janganlah cepat berlalu, itu adalah lagu yang dinyanyikan pada penutup expo seni dan budaya Himpunan mahasiswa pascasarjana Universitas gadjah mada. Sungguh begitu indah dan banyak cerita dengan lagu tersebut. Seluruh panitia menyanyikan lagu tersebut dan memaknai dengan multi tafsir. Bagaimana tidak bermakna karena lewat acara tersebut banyak kemesraan terurai yakni kemesraan menjadi tahu tradisi khususnya tari-tari setiap daerah maupun Negara. Kemesraan perjuangan para panitia dengan semangat menyelenggarakan kegiataan tersebut serta dengan modal nekad, karena untuk menyelenggarakan kegitaan tersebut butuh anggaran dana yang luar biasa. Sebab pada pengurusan HMP 2010-2011 hanya mendapat anggaran dari Rektorat yang sedikit sangat banding terbalik pada pengurusan sebelumnya. Hal ini karenakan memang sengaja dipotong oleh para rektorat untuk digunakan penanggulangan merapai. Kemudian setiap kegiataan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pascasarjana selalu dengan dana minim. Tapi dengan keminim tersebut tidak mengurangi sedikitpun semangat teman di Himpunan Mahasiswa pascasarjana untuk melaksana kegiataan seperti Seminar Nasional, Expo, training kewirausahaan dan Refreshment dsb.

Kemesraan jangan lah cepat berlalu, Yakni bagaimana kemesraan panitian yang begitu kompak saling bahu membahu sehingga acara yang diselenggarakan lebih kurang 9jam tersebut sangat sukses dan dihadari lebih kurang 200 pengunjung dari berbagai fakultas maupun Universitas. Apalagi kemesraan ketika salah satu panitia membaca puisi karang WS.Rendra yang sangat mengilitik para intelektual muda (Mahasiswa), lewat puisi tersebut memesrakan pikiran untuk bertindak dan mewujudkan Indonesia jauh dari pengganguran.

Wahai kemesraan masih adakah suasana seperti ini akan terwujud lagi??? karena begitu indahnya kemesraan ini. Baru disadari bahwa kekompakkan silaturahmi yang terjalin selama di Himpunan Mahasiswa Pascasarjana memang telah memberi kemesraan tersendiri dalam qolbu dan sanubari. Jika suatu saat nanti telah tak terhimpun lagi dihimpunan masih adakah lagi silaturahmi itu, semoga ada. Tak ingin kemesraan hanya menjadi kenangan dan sejarah tak bermakna.

Kemesraan menjadi tali pengikat silaturahmi dan kedekataan dengan teman dari berbagai daerah di Indonesia. Tuhan begitu makna dan indah kemesraan yang tercipta pada hari itu. Andaikan masih ada hari-hari lain ciptakan lebih mesra pada acara expo tersebut. Entah kenapa lagu tersebut menghanyutkan koe pada sebuah moment pada forum yang memperkenal dan mendekat pada cahaya Mu Tuhan. Kemesraan telah mengukir arti sebuah kebersamaan, mengukir sebuah keikhlasan, kemesraan telah menyatukan jauh menjadi dekat, kemersaraan telah mengukir arti sebuah kenangan. kemesraan telah mengungkap yang indah.

Lembaran motivasi


Lembaran demi lembaran di buka dengan penuh kelembutan, setelah  tertinggap kertas begitu terkaget-kaget dengan lembaran-lembaran kertas bening. Karena begitu banyak kata-kata indah dan kata-kata mutiara yang menggunung. Tak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa laki-laki itu akan menulis bait-bait yang memukau, sehingga menyinari bumi serta matahari di ufuk timur berjalan menuju barat pun tahu makna dan tujuan laki-laki melalui lembaran kertas.

Mungkinkah?

Apakah?

Atau jangan-jangan?,

itu terpikir  disarang otak kanan dan kiri dan diproses malalui visualisasi. Kalimat yang begitu singkat tapi ingin selalu untuk dibaca dikala bahagia dan sedih bahkan tak setitik timbul rasa bosan.  Kalimat penuh alur semangat, cerita motivasi.

Tak hanya membaca, namun kalimat ini membuat pertanya-tanya dan penasaran pada laki-laki itu. Dari penulisan dan tata kata tersusun kualifikasi serta penuh esotik. Ini seakan mengambarkan bahwa laki-laki itu mencintai Romanpicisan serta dihiasi pernak pernik kelucuan motivasi

Apakah? Mungkin akan bisa tahu dan kenal dengan laki-laki yang menulis syahdat istiqomah dan menggugah rasa untuk begitu cepat taubat. “Entahlah”. Jika boleh berharap pada yang maha tahu. Izinkanlah untuk mengenal laki-laki itu walaupun hanya sejenak secepat kilat menguncang bumi lewat suara gemuruhnya.

Merasa bersyukur bisa menemui laki-laki misterius!!!! Karena lewat tulisan yang heningnya kertas tergambar sebuah symbol yang begitu sulit untuk ditebak apakah symbol itu pertanda persaudaraan atau ada makna lain dibalik itu…..”entahlah” kembali tak mampu menjawab bahkan menyimbulkan semua kata-kata.

Begitu erat mendekap kerta itu dengan dekapan cinta persaudaraan agar, apa yang telah terbaca barusan bisa diaplikasikan dalam hidup dan berniat untuk selalu mengamal kalimat motivasi pada siapa pun membutuh cinta dan kasih.

Kertas penuh mutiara dengan energy semangat disimpan antara buku-buku best seller yang digembari seperti Happiness, Bumi cintq, LA TAHZAN Ukhti agar menatap buku pegangan hidup selain Al-Quran selalu ingat dengan kalimat.

Terima kasih sang misterius, kalimat yang tertulis telah membawa perubahan yang luar biasa. Mungkin lewat senandung kata mengapai hidayah dan mengapai cita dan cinta. Lewat ungkapan kata itu juga mampu memperdekat dan mengerti bahwa manusia adalah mahluk Tuhan adalah sama di depan Tuhan.

Membangkita dan menggerakkan aliran darah yang mengalir seluruh tubuh semakin mengalir begitu seimbang antara jantung, nadi dan pikiran.

Semoga menginspirasi melalui kalimat singkat, penuh makna selalu dilimpah rahmat, cinta dan berkah. Aminnn

Teknologi… Persehabatan, Cinta dan Jodoh


Setiap insan diciptakan dan dilahirkan kebumi oleh sang maha mencintai pasti memiliki perasaan cinta, ingin dicintai dan mencintai serta ingin memiliki itulah “fitra manusia” tidak dapat dipungkiri lagi. Cinta sangat susah untuk didefenisikan hanya orang yang merasakan cinta dan jatuh cinta dapat mengungkapkan dan paham dengan kata “cinta”. Cinta mampu memberi semangat, kekuatan dan inspirasi seseorang dalam mencapai impian, sungguh kekuatan cinta begitu dahsyat mungkin lebih dahsyat dari getar gempa meguncang bumi. Begitu banyak cerita cinta bahkan setiap Negara mungkin memiliki sejarah cinta seperti Romeo dan Juliet, Tristan dan Isolde.

Beberapa tahun silam orang menjalin cinta hanya dengan orang yang dikenal seperti teman kerja, sekolah atau kampus maupun dijodoh orang tua atau lewat teman. Namun, sekarang orang manjalin hubungan atau cinta tidak dalam batas demografi tetapi sudah antar Negara bahkan benua ini merupakan efek teknolgi, mungkin beberapa tahun kedepan hubungan persahabatan dan cinta entah bagaimana lagi. Biasanya orang memanfaat internet untuk mencari data atau informasi yang dibutuhkan, ketika mencari data tersebut mungkin ada yang sambil buka E-mail, Chatting (yahoomesengger atau liveconnegtor) dan buka Friendster atau Facebook. Karena kita tahu bahwa loading atau koneksi (Speed) internet di indonesia lambat jika dibanding dengan Negara barat, makanya pemakai menyesiati cara pemanfaatan internet seperti itu.

Di dunia informasi dan teknologi cinta bisa dijalin begitu gampang sehingga cinta tidak mungkin dibatasi ruang dan waktu maupun jarak, mungkin masih ingat dengan pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang” mungkin pepatah tersebut dapat ditinggal dalam era teknologi, kenapa pepatah tersebut bakal ditinggal dan tidak dipakai lagi. Mungkin dalam kehidupan sehari-hari kita begitu banyak orang maupun diri kita sendiri memanfaatkan atau mengkonsumi Internet maupun Handphone sebagai kebutuhan pokok (primer), selanjutnya media tersebut merupakan awal menjalin hubungan, relasi atau ukhuwah. Lewat dunia maya tersebut pula orang bisa berteman, pacar, dan mencari jodoh.  Sungguh dampak teknologi tidak hanya mempengaruhi aspek pendidikan (education), bisnis (marketing), mencari informasi (reseach information) tetapi sampai mempengaruhi masalah perasaan (cinta). Kita ketahui dunia maya (Internet) banyak menyediakan fasilitas bagi pemakai seperti google, yahoo, yahoomessenger, yahoogroups, facebook, blogger, myyearbook dan sebagainya. Fasilitas tersebut merupakan awal sesorang untuk memperkanal diri dan mengenal orang.

Contoh nyata dampak teknologi terhadap persahabatan, cinta, dan jodoh. Pertama, aku memiliki seorang teman tetapi aku kenal teman tersebut melalui dunia maya (yahoomessenger), karena kita memiliki karakteristik sama sehingga merasa cocok serta sering cerita (share) baik dalam masalah pendidikan, lowongan kerja maupun masalah cinta. Karena sudah merasakan sebagai teman dan saudara dia sering cerita tentang pacarnya yaitu, tentang perkenalan dengan seorang wanita lewat Friendster kemudian cerita terus berlanjut sampai mereka saling tukar alamat yahoomesengger (YM) sampai minta nomor handphone, cowok tersebut cuma iseng saja katakan cinta ternyata keisengan dia tersebut disambut dengan keserius tapi dia juga sempat kaget dengan pernyataan seorang cewek tersebut. Tetapi dia coba untuk jalin hubungan tersebut berlanjut sampai berbulan-bulan ternyata jalinan cinta mereka masih bertahan sampai sekarang, walaupun mereka belum pernah ketemu hanya kenal lewat suara dan gambar (picture) tetapi mereka berkomitmen untuk melanjutkan hubungan tersebut dalam ikatan pernikahan.

Kedua jika kita pernah nonton entertainment seperti cek&ricek, kiss, kasak kusuk dan sebagainya pernah menyiarkan tentang kisah cinta artist dengan cowok bule (belanda) sekarang sudah resmi menjadi pacar artist tersebut gara-gara kenal lewat dunia maya (chatting).

Ketiga lewat dunia maya juga teman cewek kakak aku  telah menjadi suami-istri  hingga saat ini rumah  tangga mereka tetap langgang. Sungguh teknologi juga memiliki peran serta mempengaruhi orang dalam menjalin cinta, untuk itu para remaja, dewasa dan orang tua hati-hati dan tetap waspada dengan perkembangan teknologi karena teknologi informasi tidak kenal usia, ras, agama dan golongan. Bagaimana kita masih tetap menggunakan pepatah tersebut sedangkan kita sudah tahu bahwa didunia maya hal mungkin tidak terjadi bisa terjadi.

%d bloggers like this: