Begitulah makna tak selalu tersimpan dalam rangkaian kata, seringkali ia hanya bisa dinikmati oleh untaian rasa


Bismillah…

Begitulah makna tak selalu tersimpan dalam rangkaian kata, seringkali ia hanya bisa dinikmati oleh untaian rasa

Begitulah makna tak selalu tersimpan dalam rangkaian kata, seringkali ia hanya bisa dinikmati oleh untaian rasa

Panas, keringat bercucuran, perut kecoronjongan sebab wafa lupa serapan pagi demi mendengar kajian untuk mengcharge hati karena beberapa bulan ini hati mulai terasa gersang atas pekerjaan dan ambisi dunia.

Dan suara adzan zuhur berkumadang begitu indah, ini juga bertanda kajian akan berakhir. Wafa bergegas mengambil wudhu karena apa ia lakukan adalah bentuk menjalan prinsip untuk selalu menjadi hamba yang menang, bukankah azan adalah panggilan kemenangan!!!.

Air wudhu telah membasahi muka, kepala, telingga, tangan dan kaki. Tiba-tiba teringat dengan sosok ditemui ketika kajian tadi. Sosok yang menawan hati dan mempesonakan jiwa, apalagi materi yang dibawanya begitu menyentuh dan  materi dibahas senada dengan hati ia sedang bergelombang seperti gelombang laut terkadang gelombang itu begitu deras, terkadang gelombang menenangkan, dan terkadang gelombang itu mengantamkan.

Duuuhhhh lupa dulu sang pengisi acara, wafa!!!. Walaupun terpesona Heemm. Ingat tujuan ikut kajian hari ini ingin mengisi jiwa mulai gersang dari ketauhidan. Kok tujuan awal berupa menjadi aneh…!!! Ayooo,,, wafa istiqfar sebelum terpesona tersebut menjadi hantu bagi hati mu

Wafa Segera memperbaiki kerudung, kaos kaki, ambil mukena, memasuki area masjid begitu indah mulai dari arsitektur yang dominan kearaban bahkan ornament begitu mengkilau karena rata-rata warna organmen digunakan berwarna gold. Sungguh masjid tempat wafa sholat menerapkan teori warna karena disetiap tembok masjid, ornament dan lantainya terlihat serasi antara warna kontras.

Sesaat menikmati keindahan masjid wafa langsung berhadapan kekiblat agar hati ini bisa tenang seperti materi ia pelajari tadi bahwa menata hati dengan cinta.

Dengan bismillah diiringi kekhusyukan wafa serahkan seluruh raga pada pemilik hati dan pemilik cinta. Sholat zuhurpun selesai ditunaikan walaupun ketika sujud sempat menetes air mata karena masih teringat tentang hati ia masih menyelip kebencian, masih menyimpan dendam, masih menangis masalah rasa, dan masih terlena dengan pesona. Ini bertanda bahwa wafa belum bisa menata hati dengan cinta.

Rabbi melalui doa diteriknya matahari dan rasa kelaparan, wafa lafazkan kepada Engkau jadikan ia wanita sholeha, istri sholeha, umi penuh kehangatan dan jadi ia wanita mutmainah. Hanya itu yang diinginkan !!!

Doa yang singkat dilafazkan merupakan impian wafa diusia sudah matang, mungkin semakin matang usia wanita doa yang dilafazkan semakin sederhana terutama keinginan pengabdian keluarga lebih diutamakan dibandingkan doa dalam berkarir.

Ternyata jam sudah menunjuk  13.00 Wib, mendakan bahwa wafa harus segera makan siang dengan porsi yang lumayan banyak. Kebetulan sebelum sholat zuhur sudah memesan makan favorit yaitu nasi goreng plus telor mata sapi dikantin langgan ia.

Ketika menuju kantin, tanpa disangka-sangka bertemu lagi dengan pengisi acara kajian tadi (Red:Ustad). Sepertinya laki-laki itu melebarkan senyum pada wafa, senyum pun berbalas senyum. Berharap senyum itu diterima hati heeemmm…

Langkahpun tak menentu dan timur tengah semakin menguncang seperti guncangan di bumi mesir sekarang. Beruntunglah ketika sesampai dikanti menu dipesan sudah terhidang. Semoga menu disantap mampu menghilang pesona tak menentu.

Saat menikmati makanan ternyata ada teman wafa sedangkan makan juga dikursi sebelah selatan. Wafa langsung tersenyum, langsung menyampaikan salam, diikuti genggam salam ukhuwah begitu bermakna secara lebaran tak sempat bersilaturahmi kerumah fitri dan berharap pertemuan dikantin itu mampu menjadi pengganti silaturahmi lebaran kemaren.

Kedua akhwat wanita itupun asyik ngombrol, ternyata teman wafa juga ikut kajian dimesjid kampus tersebut. Entah kenapa kedua akhwat itu langsung berbicara tentang tema kajian begitu menyentuh dan tentunya lebih menyentuh lagi melihat ketenangan wajah ustad tersebut…”eaahhhhhh”

Ya beginilah kalau akhwat sudah berkumpul, ketemu ustad yang keren langsung dah gossip-gosip yang makin lama makin sip hooo…(wat-wat-wat-wat). Mungkin itu hanya sebatas ekspresi sesaat bukan hasrat sesungguhnya.

Kedua akhwat tersebut langsung membahas keterpesonaan dari pandangan mereka masing. Jika wafa terpesona pertama karena materi begitu “Woowww”, seterusnya ketenangan wajah ustad itu looohhh buat hati ini tenang walaupun ketika kajian tadi tak melirik ustadnya tapi melalui nada bicara sudah bisa melihat ketenangannya…”cieeeeeeeee”.

 Disisi lain ustadnya sudah meraih gelar magister dan alumni universitas ternama di Indonesia. Sepertinya teman wafa punya alasan tersendiri atas keterpesonaan pada laki-laki itu walaupun dari sekian alasan ia tarakan tetap masih ada kesamaan alasan. Semakin buat pesona, tapi apakah ustad tersebut masih sendirian atau….!!!

Asyiknya ngombrol, handphone berbunyi sehingga ngombrol disiang hari terhenti. Ternyata yang menghubungi adalah husna, teman berada di pulau sana yang meminta saran tentang masalah kehidupan sehingga butuh tempat untuk curhat.

Wafa langsung bilang bagaimana nanti saja telphon lagi, kebetulan lagi luar ditempat keramaian karena takut saja tidak focus mendengar curahan hati teman. Alhamdullillah husna pun menyetejui alasan wafa dan langsung mohon pamit dengan fitri untuk back to home.

Hampir saja wafa lupa bayar dikasir, gara-gara keburu, dan lupa mengucapkan terima kasih kepada si mbak,  sudah masakin menu sangat enak tenaann. Si mbak juga tersenyum semari mengatakan kok keburu banget wafa!!! Ya mba lagi ditunggui sesorang dibalik handphone hooo…

Beberapa langkah dari kanti ternyata wafa ketemu lagi laki-laki tersebut diparkiran. Ya Allah apa ini bertanda sesuatu, apakah ini sebatas kebetulan saja atau ada makna dibalik pertemuan ini!!!

Ternyata laki-laki itu juga mau pulang, tapi tak sempat menanyakan hanya sebatas senyum terlempar. Selama diatas motor tetap terpikir siapa sich sebenarnya laki-laki itu? Kok ketemu ia selalu tersenyum terus, sebab baru kali ini ketemu ikhwan setiap ketemu akhwat tersenyum. Biasanya kalau ikhwan dan akhwat ketemu seperti tidak kenal saja walaupun sangat kenal. Namun lelaki ini berbeda banget padahal baru tahu ia ketika mengisi kajian tadi tapi ramahnya minta ampun… “Waduh wafaaa, ikhwan ramah marah, ikhwan serius dibilang aneh…”plizzz dech ukhti”.

Anggap saja bahwa ikhwan tersebut memang seperti itu karakternya bukan menebar pesona apalagi agar akhwat terpesona.

Ya sudahlah, harus focus mengadari motor hingga kerumah, sebentar lagi bakal dihubungi husna. Tetap hati berkata lain bahwa wafa terpesona dengan sikap laki-laki tersebut… Padahal selalu merenungi kalimat ini akan selalu ada, wanita yang baik-baik untuk laki-laki yang selalu berusaha memperbaiki dirinya. (Oh Tuhan salahkah ia terpesona atau ini bertanda belum bisa menjaga hati dengan cinta Mu).

Siapaun dia, bagaimanapun laki-laki itu bahwa ia terpesona dengan ketenangan yang ditunjukkan ketika mengisi kajian tahdi…”Heeemmm sepertinya materi kajian menata hati dengan cinta adalah bangkal keterpesonaan itu”. Begitulah makna tak selalu tersimpan dalam rangkaian kata, seringkali ia hanya bisa dinikmati oleh untaian rasa.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Makna KeMerdekaaN menurut Masyarakat Indonesia


Bismillah…

Makna Merdeka menurut Masyarakat Indonesia

Makna Merdeka menurut Masyarakat Indonesia

#Kemerdekaan bukan sekadar utk menggulung kolonialisme tapi untuk menggelar kesejahteraan & keadilan sosial ! (Merdeka)

#Merdeka itu memerdekakan diri dari rasa malas merawat rohani dan amat gemar merawat jasmani. (Merdeka)

#Merdeka berarti punya nyali untuk selali optimis dan tanpa pamrih walaupun banyak alasan untuk pesimis. (Merdeka)

#Republik Indonesia jelas sudah merdeka. Yang belum adalah melunasi janji kemerdekaan Indonesia. ((Merdeka)

#Katanya cinta Indonesia tapi buang sampah sembarangan. (Merdeka)

#Dirgahayu #RI ke 68, semoga pendidikan berkualitas semakin menjalar hingga ke pelosok negeri. (Merdeka)

#Mengisi kemerdekaan dengan mengerjakan pekerjaan yg menghasilkan dollar :). (Merdeka)

#Dirgahayu Indonesia. Negaraku, Bangsaku, Tanah Airku yang ke 68. Semoga Indonesia kembali kuat dan bermartabat. (Merdeka)

#Merdeka itu disaat generasi muda Indonesia menjadi enterpreneur yang akan memajukan Bangsanya,karena yang mudalah yg wajib berkarya. (Merdeka)

#Merdeka itu adalah ketika tidak ada lagi yang tinggal di kolong jembatan dan yang kelaparan. (Merdeka)

Dirgahayu RI ke 68. Ini bukan hanya Indonesiaku. Bkn hanya Indonesiamu. Ini Indonesia kita bersama. Kita perlu Indonesia, Indonesia perlu kita. (Merdeka)

#MerdekaItu ketika enterprenur bangsa ini telah bisa mensejahterakan dan memberikan manfaat bagi bangsa ini 🙂 (Merdeka)

#Merdeka itu saat kita sudah bebas secara finansial dan waktu :). (Merdeka)

#MerdekaItu saat bebas menentukan pilihan tidak ada paksaan mau jadi karyawan atau pengusaha! (Merdeka)

#Merdeka itu saat bangsa Indonesia lepas dari belenggu Asing. (Merdeka)

#Meredeka itu adalah ketika kita sudah tdk memerlukan lagi KPK (bersih dr korupsi). (Merdeka)

#Merdeka bukanlah ketika kita bebas dari penjajah Tapi Merdeka adalah ketika kita BISA! (Merdeka)

#Kemerdekaan Sejati adalah ” keberanian mengikuti hati nurani “.(Merdeka)

#Merdeka dari dari ketidakyakinan atas kemampuan diri sendiri. (Merdeka)

#Merdeka dari rokok dan hal atau aktifitas tidak produktif lainnya. (Merdeka)

#Merdeka itu tidak adalagi warga indonesia yang masih bingung karena masih nganggur gak ada kerjaan, gak ada uang tuk beli makan. (Merdeka)

#Merdeka adalah berusaha semaksimal mungkin hanya gunakan produk asli negeri sendiri. (Merdeka)

#Merdeka itu banyak memberi tak harap kembali. (Merdeka)

#Merdeka itu berwal dari diri sendiri menjadi lebih baik dan bersama mempertahankan INDONESIA menjadi Negara yang Terbaik. (Merdeka)

#Merdeka itu bila kita mampu mengolah seluruh hasil alam negeri tercinta secara mandiri dan bangga memakainya. (Merdeka)

#Merdeka itu adalah kita bisa lebih bersyukur atas nikmat Nya dan berjuang lebih baik lagi demi kemajuan karya anak bangsa. (Merdeka)

#emang kita sdh Merdeka? Perasaan belom deh! Kita msh dijajah sama pemimpin dan kaum kapitalis kok. (Merdeka)

#MerdekaItu terjamin nya pendidikan yang layak bagi seluruh Bangsa Indonesia. Tanpa dibebani kisruh politik+kepentingan partai. (Merdeka)

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Esensi Puisi


Berpuisi adalah cara koe mengungkap perasaan secara implisit
Lewat puisi koe berirama bebas dalam menata apa dan kenapa
Puisi memberi ruang bagi ku untuk menata estetika rasa
Terkadang puisi memberi energi kenyamanan
walaupun terkadang disisi lain puisi membentuk kegaluan
dibalik makna kata-kata puitis

Melalui puisi ku berimijinasi cara keruwetan picisan
Biarlah puisi memberi motivasi dikotomi keindahan
Antara logika dan emosional
Saat mengikat, menyatu, menyimpun kata-kata
menjadi uraian kalimat isensial penuh warna.
begitu lah puisi merasuki jiwa-jiwa pengagung keindahan
Dengan puisi pula mendekatkan jiwa pada sebuah seni
Puisi bagi koe melebih dari sebuah romance dan seni
sehingga menghasilkan kelembutan dan simfoni kehidupan….

Bahkan lewat elemen puisi itu pula
membawa koe pada dunia berbeda
Yaitu dunia motivasi, cinta, rindu, kedamaian, perenungan dan harapan
Sungguh puisi memberi ruang yang berbeda dalam menenangkan jiwa
Walaupun kalimat puisi tak seindah dan sedahsyat urain ayat-ayat Al-quran

Salam Simfoni Kehidupan

Ketegaran sebuah RIndu…


Tiba-tiba rasa rindu hadir dalam jiwa…

MIss u Someone

Ya Allah memang tak mudah untuk menjaga hati. Memang masalah perasaan itu fluktatif dan ketika rasa rindu hadir begitu susah untuk dibendungkan. Pasti banyak orang merasakan hal yang sama dalam menjaga hati. Tetap menjaga keistiqomahan hati agar rindu itu tak mengrogoti seluruh jiwa. Karena rasa rindu ini tak pantas koe rindui dan Yang maha menabur  cinta tak menyukai masalah rindu ditempat yang salah. Apakah ini adalah rindu yang salah atau rindu benar, yang Tuhan slipkan dalam qolbu pada setiap manusia…

Untuk sekian kalinya rasa rindu ini menghampiri dan tak tahu sebab kehadiran rindu ini. Apakah rindu itu tak mengenal teori kausalitas???? Ataukah rindu itu Seperti hujan ditengah hari tiba datang membahasi bumi dengan genangan air dimana-dimana. Sampai kapan rasa rindu tiba dan hilang menyakiti perasaan. Ya Tuhan kenapa engkau ciptakan rasa rindu tapi tak menawarkan obatnya pada jiwa yang melanda rindu. Atau rindu itu seperti pelanggi yang memiliki makna sendiri setiap warna…!!!!

Terdiam sambil istiqfar serta berdoa pada Engkah Tuhan adalah cara untuk menghilang atau menepiskan rasa rindu yang hadir secara tiba-tiba. Terkadang menangis adalah sebuah bentuk ketakperdaan dalam memahami sebuah konsep rindu. Terkadang berharap pula setinggi langit bahkan lebih dari itu memohon serta meminta agar Engkau tampakkan arti segunung rindu yang hadir dalam jiwa. Memang begitu misteri rindu yang hadir.

Rindu memang tak kenal seberapa jauh jarak, rindu tak mengenal sebuah hambatan, rindu tak mengenal  apakah pantas atau tidak pantas, rindu tak kenal warna-warna yang hadir. Terkadang rindu seperti mekarnya bunga, terkadang rindu seperti daun-daun yang berguguran…

Tuhan…

Disatu sisi rindu itu mengingatkan suatu hal. Apakah hal terindah atau terpahit sekalipun. Terkadang rindu membuat jauh menjadi dekat. Terkadang rindu membuat manusia semakin mengerti begitu penting sebuah pertemuan. Rindu membuat kehingan dalam memahami segala terjadi dan rindu monereh kisah tersendiri dalam sekat perjuangan. Semakin hidup dalam rindu semakin membuat jiwa tak jujur mengakaui sebuah kesamaan rasa. Mungkinkah rindu ini akah berlabuh…!!!!!!! Mungkin tak mestinya rindu ini hadir.

Hanya bisa mengambil sebuah hikmah dibalik rindu…

Rindu itupula telah memberi sebuah ketegaran dalam kehidupan menuju sebuah terminal…

Dan rindu jua memberi sebuah enegri pada makhluknya untuk mensyukuri tiap adegan kehidupan yang terjadi.

(Yogyakarta city, with an miss full beautyfull and education in mylife)

Perjuangan cinta


goresan hatilukisan makna

kesetian wanita

 

 

Di saat tiada akhir


ketika tiada akhir dan semua berlalu

membalas dengan senyum penuh cinta…

ternyata koe begitu ceroboh tentang penyakit

begitu remeh terhadap kesehatan

begitu arogan dengan masalah makanan….

###

Ketika ujian di limpah pada kita Tiada akhir

Mari kita mengikhlaskan pada Tuhan

Bahwa dibalik itu semua Tuhan lagi menguji kita

Apakah kita termasuk orang mengsyukuri nikmatnya

Atau malah mengupat dan mencela Tuhan tidak adil

###

Ketika semua penyakit menyerang fisik kita

Cukuplah kita beristiqfar agar Tuhan mempermudahkan segalanya

Lewat kata pujian untuk Tuhan itu

mampu memperkuatkan kita dari segala cobaan

Dan semakin mengerti dan paham bahwa begitu berkuasanya Tuhan dimuka bumi ini

###

Ketika tetes air mata dan tenaga tak mampu semua dimaknai

Hanya mampu mengelus nafas dan memohon doa bunda

Agar segala penyakit ini   menjadi amal ibadah

Dan membingkai kembali point-point taubat-taubat

Yang pernah terpatri dan terkias dalam qolbu nan dalam

Ikhlas


Koe mengikhlas kau dicintai orang lain

Bukan koe tak sayang

Koe mengikhlas kau pergi jauh

Bukan koe tak mencintai lagi

Koe mengikhlas kau dimiliki orang lain

Bukan koe tak berhenti merindu sosok itu

Koe mengikhlas kau berdampingan orang lain

Bukan koe tak mau disisi mu

Tapi koe mengikhlas ini semua

Karena kita tak mungkin dapat disatukan

Karena kita tak mungkin mengkecewakan orang terdekat

Karena kita memang memahami formulasi cinta sebanarnya

Karena ini adalah magnet kita mensucikan jiwa

Karena seperti ini telah memberi penyegar, dan menyirami hari-hari dengan zikir

laksana embun pagi Memberi kesejukan dan pencerahan dihati kita

Maka jalan terbaik setelah ini adalah mengekalkan diri kepada ’Sang Pemilik Cinta’

walaupun kita tak bisa disambulkan dalam bundel sebenarnya

kita tetap menjaga silaturahmi, ukhuwah dan mentausijahi

kerana kita hamba-hamba peraih nobel dalam masalah cinta

karena kita telah mempu menjalin dan mengikhlas cinta

karena kita tahu cinta adalah anugrah sang maha zat dan mahaenegri

hanya dititipkan untuk sementara bukan selama-lamanya

maka sekarang, lusa dan hari-hari seterusnya mari kita merenungkan ayat-ayat suci rabbi yang sesungguhnya begitu banyak hikma dan petunjuk buat kita sehingga tak ada yang tersakiti, dikecewakan dan dibohongin. Mudah-mudahan ayat ini telah mampu memberi pencerahan jiwa dan bangkit untuk menggapai cinta setiap langkah Edensor kita.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21).

Subhanallah begitu indah makna kalimat ini, sehingga telah  mampu inspirasi kita untuk meraih cinta penuh dengan kebajikan, meraih cinta angin syurga yang abadi, serta menyihir kesadaran koe membayangkan dan merasakan indahnya sinar pelangi jika memaknai cinta dengan syar’I dan koridor Rabbi. sungguh cinta yang didasari keikhlasan adalah  perkasa, Ia akan menjadi benteng yang menghalau segala dorongan yang hendak merusak keindahan cinta yang bersemayam dalam jiwa serta menjadi penghubung antara dua anak manusia yang terpisah oleh jarak bahkan oleh dua dimensi yang berbeda.

%d bloggers like this: