Moga Tidak Lelah Bersyukur


Bismillah…

“Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur”|QS. Al A’raf:10|

Moga tiap waktu dan pergantian waktu tidak lelah bersyukur/selalu bersyukur dengan mengucapkan Alhamdulilah yang dikokohkan melalui ibadah serta berzikir. Itu adalah bentuk ucapan tertinggi terima kasih dan ucapan syukur manusia kepadaNya. Maha suci Allah, pagi ini Allah masih memberi nikmat berupa mata masih bisa menatap mentari pagi nan cerah melalui sinar pagi Allah hantarkan kehangatan dan vitamin. Cahaya itu jua menerangkan bumi sehingga terlihat keindahan bumi nan eksotik. Sehingga tidak membutuh listrik untuk menerangi langkah-langkah kaki menuju tempat harus dikunjungi.  Lalu kemanapun mata tertuju terlihat pesona alam yang menenangkan jiwa. Tertampak senyum pesona dari kolega dan keluarga. Senyum yang melahirkan ketenang jiwa. Bila jiwa tenang maka dunia terasa lapang selanjutnya ketenangan membuat jiwa menjadi bahagia.

Allahu Akbar….masih bisa bernafas dengan lega tanpa harus menggunakan alat bantu. Masih berjalan dengan tegap bahkan mondar mandir yang menghasilkan keringat sedangkan ada yang ingin keringatan tapi tak memperoleh keringat. Namun harus melalui incubator atau harus mengkonsumi sejenis obat agar bisa menghasilkan setetes keringat.  Masih bisa makan&minum yang sehat serta bergizi. Mungkin ada sebagian orang Allah ambil sedikit kenikmatan. Sehingga harus mengkonsumsi obat terlebih dahulu, baru bisa menikmati makanan. Masih bisa menuju tempat kerja dengan berdandan cantik dan gagah. Sementara ada sebagian yang masih bertarung dengan sakit, sehingga senyum pun susah.

Sungguhlah benar apa yang dijelaskan dalam alquran, manusia tidak akan mampu menghitungkan/menuliskan nikmat yang diberikan Allah pada manusia. Meskipun lautan menjadi tinta. Jadi masih kah kita tidak mau bersyukur. Jika kita sudah bersyukur moga tak pernah lelah untuk bersyukur karena dengan syukur dunia telah kita miliki. Dengan syukur jugalah menjauhi manusia dari sifat tamak dan rakus. Bisa jadi orang-orang memiliki sifat tamak dan rakus karena tidak mau mensyukuri apa yang telah dimiliki! Allahu’Alam. Selanjutnya syukur adalah bagian mengakui bahwa kita telah mendapat jatah rezki dariNya.

Rabbi…ku bersyukur setiap proses kehidupan dan ketetapan Engkau tetapkan. Meskipun dibalik rasa syukur masih ada belum terselesaikan dan terjawab. Namun waktu akan menjawab semua yang belum terselesai. ketika telah terjawab semua, InsyaAllah rasa syukur semakin memuncak dan semakin tak pernah lelah untuk berkata syukur wa Allahamdulillah Allahu Akbar

Menabur Cinta Dan Kebaikan Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

Lelah menjadi orang biasa


Kata lelah keluar dari mulut seorang wanita berkudung dan menerima takdir. Ia masih beranggapan bahwa hidup di dunia masih biasa-biasa bahkan jalan ditempat tidak ada perkembangan (stagnan) tidak ada inflasi keahlian dan amalan.  Tidak seimbang dengan usia dan nikmat yang berlimpah yang dicurahkan oleh Allah.  Kalimat sederhana begitu menggerogoti pikiran bahkan berkecampuk dalam relung-relung jiwa “kenapa, kenapa, kenapa”. Semakin ia belajar, semakin tinggi pendidikan, semakin banyak bersosialisasikan diri dan semakin dekat dengan maha Luar biasa. Ia merasakan bahwa masih merasa orang biasa, begitu aneka kekurangan bahkan bodoh dengan teman wanita lainnya.

Bukan ia tak mensyukuri nikmat Tuhan bahkan bukan bermaksud untuk menggeluh dengan keadaan yang melanda hari-hari ia. Akan tetapi rasa kehausan dengan ilmu dan kewajiban terselip antara hati dan pikiran. Karena menjadi orang biasa begitu rugi tak setimbal dengan nafas yang berhembus di tenggorakan dengan lega.

Dan bukan pula ia untuk menyombongkan diri pada orang lain. Hal yang membuat jenuh menjadi orang biasa antara lain

  1. andaikan mempunya “Multi Skill” akan banyak kemudahan berafliasi dengan siapapun serta begitu mudah beradaptasi. Dibandingkan menjadi orang biasa pasti ada rasa canggung, tak memiliki keberanian untuk berbicara di depan umum untuk berbagi ilmu tentang alur kehidupan.
  2. Andaikan mempunyai ilmu yang berlimpah akan mudah mendidik, mangajari orang membutuhkan arahan dan menjelaskan tentang ciptaan Tuhan dan keagungan Tuhan. Namun sebalik tak memiliki ilmu dan iman apa yang akan sadakohkan.
  3. Andai memiliki berjuta Amal , Tuhan pasti akan dekat dan malaikat pun begitu senang menulis diari amal ia. Setiap yang tercatat selalu melakukan kebaikan baik untuk dunia maupun akhirat. Sebaliknya bila hari-hari penuh kemaksiatan dan kelaian maka kegagalan hasil akhirnya. Konsep hidup adalah berbanyaklah memberi maka Tuhan berjanji akan memberi lebih baik dan lebih banyak rezki bagi yang mengamalkannya.

Hidup ia jalanin akan diminta pertanggung jawab dihadapan Tuhan adalah ia sendiri “apa saja kebaikan yang telah dilakukan selama berjalan dimuka bumi”. Ia tak ingin di akhir perhitungan dan pertimbangan di cap sebagai orang biasa dan mensia-saiakan kenikmatan Allah. Biarlah ia lelah di dunia untuk mencari ilmu dan amal dari pada ditertawakan saat kebangkitan umat serta malu dengan diri sendiri.

Semoga lewat perjalan panjang dan pengorbanan nan luar biasa walaupun terkadang terasa tertatih dan terasa tak sanggup dengan semua tuntutan kesemuanya bahkan cobaan terkadang melanda serta menghembas jiwa. Walaupun semua cobaan hadir dalam langkah perasingan itu. Bisa  menjadi putri Rasullah “Fatimah az Zahra”. Seperti orang disayangin Nabi Muhammad yakni Aisyah. menjadi Khadijah yang selalu menginfaq kekayaannya demi kebaikan agama. Amin.

Allah, bimbing hidup hamba, pertemukanlah hamba dengan orang-orang yang memuji komitmen hidup untuk kebaikan dan penghambaan pada Mu. Allah taburkan kesempurnaan iman setiap langkah kehidupan ini. Sehingga tetap istiqomah dengan jalan yang telah Engkau tunjukkin pada ia. Allah nyatakanlah doa-doa malam dan siang yang ditasbihkan nya. Sehingga siapa yang disekita ia dan luar lingkaran kasih sayangnya bisa digapai dengan landasan ilmu dan amal bahkan cinta.  Apa yang diperoleh ia memang bermanfaat dunia dan akhirat. Amin

%d bloggers like this: