72 Tahun RI, Indonesia Kerja Bersama


Ku melirik kesisi ruangan super dingin, ruangan yang dihiasi ornament putih dan berpadu kecoklatan. Selaras dengan pakaian peserta blogging dominan hitam putih. Tampak sebagian menduduk bak sedang bertasbih pada sang maha cinta”Eemmmm”. Ku tahu mereka menduduk, merenung apa akan diluapkan satu bersatu dinotebook.  Sesekali terdengar suara bisik dan tawa demi menghasilkan kalimat menggugah jiwa. Ada jua keseriusan terlihat dari salah satu peserta berpakaian kotak-kotak berkacamata memacukan otak dan tangan dikeyword. Tawa dan keseriusan berbadu menjadi satu, intinya berlomba mendapat prediket tulisan terbaik menurut panitai KOMINFO flash blogging.

Berlahan-lahan berimajinasi mencari ide, agar bisa mendapat hadiah menarik. Semoga dapat umroh gratis ‘hehehe’ Sepertinya tak mungkin, secara Negara sibuk mengurus first travel yang melantarkan jamaah. Aaahh sudahlah apapun hadiahnya, fokus dengan samudra ide diperoleh dari flash blogging untuk dituangkan diruang kebaikan “blog”.

Melalui kegiataan flash blogging KOMINFO bertepatan 72 tahun usia Republik Indonesia bertekad untuk menjadi salah satu generasi menillineal bersama-sama untuk memerangi hoax dan bersama-sama menabur inspiratif. Sebagaimana kata ustad sesungguhnya setiap kebaikan ditaburkan akan mendapat kebaikan. Kebaikan tidak sebatas  di ruang realitas, tetapi kebaikan itu juga bisa terjadi diruang internet. Bahkan apapun yang diupload disosial media akan dihisab dijaumil akhir. Naaah, agar tidak dihisab diyaumil akhirnya. Lebih baik menulis voice dari pada noise.

Sementara cara memerangi hoax diantarnya tidak ikut menyebarkan hoax. Semoga waktu terdekat bisa menghasilkan modul singkat berkaitan literasi hoax, terkhusus untuk mahasiswa. Kenapa mahasiswa? Karena mahasiswa paling banyak interaksi dengan ku, dominan berselancaran disosial media, rata-rata mahasiswa memiliiki beberapa account sosial media dan mudah terprovakasi untuk ikut share berita mestipun belum jelas keakuratan serta kebermanfaatannya.

Sehingga secara tidak langsung membantu pemerintah dan ikut berkerjasama memerangi hoax telah overload diruang maya. Padahal hoax dibiarkan bak virus mematikan, bagaikan jamur menggerogot NKRI. Akhirnya terpelah, pecah dan terberai-berai. Sementara NKRI adalah jiwa dan raga.

Advertisements

Wani Piro Mengambar Ekonomi Masyarakat Indonesia


Bismillah…

“Wani Piro Mampu Melumpuhkan Jiwa Idealis, Jiwa Kritis Dan Melahirkan Jiwa Pengemis (Sholiatalhanin)

Wani Piro Mengambar Ekonomi Masyarakat Indonesia

Wani Piro Mengambar Ekonomi Masyarakat Indonesiaokras

Akhirnyanya kembali menulis lagi setelah dua minggu tidak menghasilkan satu tulisan satupun, banyak hal memfaktori kenapa begitu malasnya untuk menulis terutama masalah kesehatan, entah kenapa badan lemas begitu melanda seluruh jiwa dan kalbu. Sehingga setiap untuk memulai merangkai kata langsung merasa capek luar biasa padahal berjanji bahwa setiap hari harus menulis, sedangkan banyak ide-ide imanajinatif telah dicatat dalam diary merah jambu. Sungguh kesehatan mempengaruhi segala kehidupan, untuk itu harus siaga dengan kesehatan, memohon pada Allah agar selalu diberi kesahatan agar mampu beraktivitas, menjalankan amanah, dan meningkatkan amal ibadah. Tetapi kita sebagai umat islam tentu sudah diajari doa-doa kesembuhan terutama al-quran adalah obat yang sangat magnetic dalam jiwa manusia. Bertetapan dengan hari libur nasional maka bertekat menghabiskan liburan dengan stay home to writing until magrib, Insyallah.

Tulisan pertama ingin dirangkaikan adalah kalimat didapatkan di baliho kampus, kemaren seharian dikampus, mulai dari menguji hingga mengajar beberapa local dan beberapa hari ini sering berada dikampus hingga sore hari. Bagi ia kampus adalah tempat mendapat inspirasi, tempat selalu tersenyum ketika melihat pola maupun tingkah meraka yang imut-imut, lebay, narsis dan masih banyak belum mengetahui hendak kemana kehidupan meraka sesungguhnya. Hampir sama dengan ia ketika kuliah dulu, belum begitu memahami prioritas kehidupan sesungguhnya, berjalan dengan waktu mahasiswa akan menemui siapa meraka sesungguhnya yakini ketika mereka semakin dekat dengan Allah, bergabung komunitas yang berupaya mengali telated (bakat) meraka, bersama dengan orang-orang cerdas maupun hebat dalam bidangnya. Ia bisa seperti sekarang atas kebaikan orang-orang disekitar  terus memotivasi, terus memberi perhatian, terus mendoa dan terus mengingati agar menyimbangan antara ilmu dunia dan akhirat. Tanpa mereka semua tidak tahu entah bagaimana akhir dari perjuang masa itu.

Heeemmmm, kok jadi bahas tentang mahasiswa. Anggap saja itu sebagai penambahan taujih bagi pembaca terutama mahasiswa agar tidak hanya sebatas kuliah belaka, padahal banyak hal bisa dilakukan diarea kampus. It’s okey the next story about Wani piro. Sesungguhnya bagi masyarakat jawa wani piro itu sudah hal biasa karena itu bahasa meraka tapi sebagian orang yang bukan orang jawa tentu wani piro adalah kosa kata baru apalagi ketika masa-masa pemilihan kemaren penggunaan bahasa wani piro sepertinya melecit hingga kelangit mengalahi bahasa vickynisasi yang sempat menghebohkan jagat raya bumi pertiwi.

Siapa sich tidak pernah menggunakan kalimat wani piro, baik sebatas guyonan maupun bentuk perjanjian formal. Kalimat tersebut seakan-akan memberi dampak negative dalam bersosialisasi! Kenapa begitu berani mengatakan seperti itu karena dari penggunaan wani piro mengindikasikan bahwa tidak ada lagi nama saling tolong menolong dalam relasi atau bermasyarakat, jika meminta tolong maka harus ada wani pironya dengan wani piro seakan-akan bermasalah akan selesai dan seakan-akan merupakan solusi kongkrit bagi siapapun!!! Dari sana pula bisa mengilustrasikan bahwa sebagian masyarakat sudah terjangkit virus matrelisme, terjangkit penyakit hedonism, terjangkit virus kapitalisme dan bisa juga tergambarkan bahwa ekonomi masyarakat Indonesia sekarang dalam masa kritinitasi yang sangat membahayakan. Dampak dari wani piro akan hilangnya rasa ikhlas untuk membantu, akan hilang kegotongroyongan, hilangnya rasa saling membahu, hilangnya rasa malu untuk mengemis, dan munculnya pencitraan baru bahwa kekayaan hakiki tergambar dari harta yang berlimpah. Mungkin dari sesi ekonomi kapitalisme kekayaan sesungguhnya adalah harta sehingga salah satu majalah internasional setiap Tahun mempublishkan orang terkaya di dunia. Tetapi dalam hukum agama kekayaan pada makum adalah kekayaan iman dan amalan. Sangat berbeda ukuran kekayaan dari segi dunia dan akhirat!!! Terlihat pula konsep ekonomi barat lebih memetingkan dunia belaka (individualism) sedangkan konsep ekonomi dalam teori islam bahwa ekonomi dipergunakan untuk amal ibadah seperti sedakoh, infaq, zakat dll.

Sempat pula berpikir bahwa semakin sering seorang-orang menyembut wani piro dalam tataran public maka semakin butuhnya mereka terhadap uang atau semakin krisisnya ekonomi masyarakat seperti dikatakan salah satu penelitian bahwa sebagian masyarakat Indonesia berada dalam garis kemiskinan, jurang antara kaya dan miskin sangat berbeda, kemiskinan hampir merata disetiap provinsi meskipun provinsi memiliki kekayaan alam yang berlimpah, tentu ada yang salah disini. Sehingga tidak heran pula bahwa wani piro mampu melumpuhkan jiwa kritis, jiwa idealis dan melahirkan jiwa manut asal ada wanipiro. Ini bahayanya wanipiro terhadap demokrasi di Indonesia padahal demokrasi memiliki tujuan yang sangat mulia, jadi teringat kata politikus Fahri Hamzah dalam acara reality show (Mata Najwa) bahwa sesunggunya demokrasi melahirkan kapitalisme di Indonesia. Salah satu keberhasilan kapitalisme di Indonesia yaitu segala hal di ukur dengan wani piro.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Mendaki Gunung di Indonesia: Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba


 

Bismillah…

Mendaki Gunung di Indonesia:  Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Mendaki Gunung di Indonesia: Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Meskipun  terlahir didaerah pergunung tertinggi disumatra namun hanya bisa menikmati keindahan pergunungan dari rumah dan tidak bisa merasakan secara langsung kedahsyatan puncak pergunungan seperti mereka yang menyukai pendakian gunung. Setiap mendengar meraka bercerita tentang pergunungan selalu ada cerita syahdu dibagi, bagaiman likaliku, pesona getargertir mencapai puncak dan mendorong jiwa untuk berada dipuncak. Alhamdulillah dua hari sebelum wisuda magister di universitas world class university dan seminggu sebelum meningalkan kota yogya bisa bekesempatan mendaki gunung yang sangat eksotik.

Inilah pengalaman pertama mendaki gunung, cerita-cerita indah pun terukir begitu mempesona dalam jiwa karena mendaki gunung dengan personel para wanita berkerudung panjang, rok panjang dan kaos semakin membuat kami safety walaupun harus menempuh berbagai medan yang mampu melumpuhkan logika serta mengukir sejarah mengelitik. Ditemani berbagai makanan maknyus yang menemani sepanjang perjalanan menuju puncak gunung purba, hampir setiap waktu berhenti, nafaspun tidak bisa diatur seirama dengan kekuatan jalan, walaupun nafas tersendat tetapi gelora imajinasi untuk mencapai puncak gunung terus dilangkahi, keringatpun bercucur begitu deras mengalir dibalik kerudung, dan uniknya para jilbaber mampu menaklukan gunung purba dengan ketinggian antara 200-700 mdpl. Semoga kedepannya bisa menakluk gunung tertinggi diseluruh Indonesia.

 

Mendaki Gunung di Indonesia:  Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Mendaki Gunung di Indonesia: Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Medan pertama yang harus kami takluki adalah berjalan ditengah-tengah batu besar seperti terlihat dalam gambar diatas. Luar biasa ketika berjalan ditengah batu tersebut antara ketakutan dan takjub melihat keindahan batu tersebut, betapa Tuhan adalah pencipta yang paling sempurna dan untuk kali itu pula melihat batu besar penuh dengan keunikan. Ditengah batu tersebut terdapat pongkahan batu-batu kecil, harus hati-hati menempuh jalan tersebut dan hambatan pertama dieksekusi dengan penuh senyuman semari Takbir Allahu Akbar…

Sebelum melanjut perjalanan para jilbaber berphoto, semari menstabilkan kembali nafas-nafas yang tidak beraturan dan duduk manis diatas batu besar sekalian menikmati keindahan pandangan seperti permadani indah yang tidak bosan-bosan untuk dipandang karena kemanapun mata memandang semua terlihat kesejukan, kehijauan dan dikombinasikan warna awan biru semakin terlihat memukau. Sejenak istirahat dan melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung purba serta Alhamudillah seakan-akan alam sangat bersahabat dengan kami terlihat matahari malu-malu menampakan cahayanya dan hujan pun tidak turun membasuhi bumi. Yang biasanya selalu terjadi hujan rintik-rintik ungkap pak tua yang menjadi guide kami menuju puncak gunung. Cuaca seperti itu semakin termotivasi melangkah kaki walaupun harus berkelok-kelok melintasi berbatuan dan harus menggunakan tali untuk bisa menakluk batu yang terjang. Subhanallah kami semua bisa melewati itu semua. Ketika perjalanan ada canda yang terukir, ada kelelahan yang dirasakan, ada dokumentasi terekam dan ada cerita akan dibagikan pada teman-teman jilbaber lainnya yang belum pernah mendaki gunung atau tidak jadi ikut bergabung menakluk puncak gunung purba.

Mendaki Gunung di Indonesia:  Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Mendaki Gunung di Indonesia: Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Akhirnya sampai di puncak gunung purba yang ditempuh sekitar dua setengah jam perjalanan sebelumnya sudah melewati berbagai adegan, rasa lelah pun hilang ketika berada dipuncak yang sebelum akan menyerah begitu saja, yang sebelumnya beberapa teman sempat pusing, dan yang sebelumnya ada yang muntah. Bagi kami ini adalah sejarah sangat berarti karena sangat jarang para jilbaber mendaki gunung. Diatas kami disambut dengan capung yang berterbangan indah dengan formasi keunikan mereka, awan putih seperti melukis sesuatu simbolik, angin sepoi-sepoi juga mengipas kerudung panjang yang terurai-urai yang sebelumnya sudah dibasahi keringatan, kami pun mencari posisi masing-masing melihat kesemua arah (Nikmat Tuhan Manakah Engkau Dustai) dan mengeluarkan makanan dari ransel. Bagi pendaki pemula Indonesia Travel harus membawa bekal sebanyak mungkin terutama minuman karena dalam perjalanan kekurang cairan sangat berbahaya bagi kesehatan dan minyak angin takutnya selama perjalanan pusing atau mual.

Setelah menikmati makanan dengan suguhan pandangan sangat eksotik yang tidak bisa ditukar dengan nilai apapun, kami mengeluarkan muzhab (al-quran) dari tas masing-masing kemudian kami melantunkan surat Yasin setelah itu langsung beraksi untuk mendokumentasi bahwa kami para jilbaber pernah mendaki gunung seperti umumnya yang dilakukan oleh pendaki.

Inilah keunikan Indonesia dengan Negara lain diseluruh dunia, Indonesia dikaruniakan gunung-gunung yang indah dari sambang sampe merauke. Jika boleh jujur Tuhan begitu sayang dengan orang Indonesia dengan memberi keindahan alam yang sangat produkit dan terkadang rakyat Indonesia kurang menyadari pentingnya keberadaan gunung tersebut sehinga daerah pergunungan dieksplotasi semaunya.

 

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

Kampanye Indonesia Menulis


Bismillah

Kampanye Indonesia Menulis

Kampanye Indonesia Menulis

Desember penuh kebahagian, desember dagdegan, desember penuh semangat, desember banjir motivasi dan desember penentu langkah setahun kedepan. Mari bercerita tentang desember yang diawali dengan mengikuti acara seminar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dibeberapa kota di Indonesia seperti Yogyakarta, Malang, Makasar dan Jambi. Setiap acara diselenggarakan Kemenpar Alhamdulillah dapat informasi. Pertama kali mengikuti kegiatan Kemenpar ditahun 2012 satu itu masih FGD (focus Group Discussion) kebetulan saat yang menjadi pembicara dosen alhanin di Universitas Gadjah Mada dan saat itu dosen “N” sebagai penanggung jawab jurusan jadi sering ketemu dengan dosen “N”.

Ketika acara pertama hanya sebatas diskusi suka-duka dunia penulisan di Indonesia. Hampir seluruh Provinsi di Indonesia mengalami permasalahan yang sama yaitu susahnya untuk membangkit semangat rakyat Indonesia untuk menulis, belum diapresiasinya penulis dengan wow, dan banyak penulis awal bingung untuk menerbit tulisannya kemana.

Dipertemuan kedua dengan program Kemenpar pada tanggal 6 Desember 2013 bertempat di hotel Grand yang dihadiri oleh penulis-penulis spektakuler yang telah menghasilkan berbagai karya terutama karya fiksi. Jika melihat orangnya biasa-biasa saja malah penampilan abal-abal. Sangat identik dengan sastra, walaupun dandanan biasa saja tapi jangan salah otak mereka membahana, nentrik, memukai dan memotivasi untuk menghasilkan karya.

Kampanye Indonesia Menulis bareng para calon penulis terkenal

Kampanye Indonesia Menulis bareng para calon penulis terkenal

Presentasi pertama dipaparkan mba Aulia Halimatussadiah Yang dikenal dengan nama pena Olliesudah menghasilkan karya dan menginspirasi banyak orang terutama kaum perempuan. Seperti dikatakan mba Ollie cita rasa menulis bermuara dari blog, semoga alhanin juga bisa ikut terkenal dan banyak menghasilkan karya fenomal seperti mba ollien, Allahuma Amin. Menurut pengamat sesaat bahwa alhnin memiliki kesamaan yang sama (1) pencinta teknologi, penikmat gadget, dan hidup dengan teknologi, (2) suka show up, (3) menyukai menulis walaupun belum menghasilkan sesuatu hooo melainkan berkarya diblog pribadi, (4) jika orang suka show otamatis suka lifestyle hohooo dan (5) menyukai travelling kalau mba ollien adventure dibayarin pihak kedua sedangkan alhanin masih saku sendiri. Insyallah akan seperti mba Ollien…Allahu Akbar.

Dari sekian banyak slide disampaikan diruang kampanye selalu diisikan photo-photo narsis yang memotivasi, menggunakan bahasa orang bule dan dikombinasi dengan queto terdahsyat. Nah baru cocok slidenya dibandingkan dengan slide Kasi kemenpar terlalu banyak tulisan dan cara menjelaskan juga biasa-biasa saja sehinga audensi tidak begitu menyimak. “cara presentasi yang salah”.

Kampanye Indonesia Menulis diskusi bareng

Kampanye Indonesia Menulis diskusi bareng

Sangat ramah, bersahabat dan terbuka untuk berbagi ilmunya pada calon-calon penulis hebat, Insyallah. Dan teman-teman belum puas dengan paparan mba Ollie dan melanjutkan diskusi setelah acara karena waktu demo mba Ollie sangat singkat, padat dan terganggu waktu jumatan.

 Sebelum melaksanakan sholat Zuhur, minta photo bareng mba Ollie semoga kepercik kehebatan mba Ollie dalam meracik tulisan cantik dan menggugah rasa setiap pembaca. “Ya Allah semoga Alhanin bisa menghasilkan banyak karya agar bisa mengajak insane beriman menjadi orang berkualitas”, Allahuma Amin.

Kampanye Indonesia Menulis. Alhanin&mba Ollie

Kampanye Indonesia Menulis. Alhanin&mba Ollie

 Sebelum melanjut session two dan memasuki sholat bergegas mengambil wudhu untuk bersujud pada Allah agar hati termotivasi untuk mendengar ilmu orang-orang hebat dan memohon pada Allah agar bisa seperti pembicara hebat itu. Sholat zuhur ditunaikan dengan penuh kekhusyukkan dan dilanjuti sholat sunnah rawatib. Sebelum memasuki ruangan kampanye penulisan makanan dulu, biar bagian tengah tidak menggangu kosentrasi saat mendengar wejangan penulis terkenal. Selama makan melirik kiri kanan dengan suasana nyatai, ada pula peserta makan semari berbincang, ada peserta makanan dengan kelompok mereka, ada peserta semari tertawa terbahak dan begini atraksi ketika makan siang dihotel tidak jauh berbeda dengan makan diwarung-warung kaki lima.

Sekitar jam 13.30 wib acara dilanjutin session kedua yang dipresentasi mas Hamka yang dikenal dengan penulis Jakarta Undercover. Jika sebelumnya mba Ollie banyak mempaparkan dengan slide, berbeda dengan mas hamka hanya bercerita indah “oral” dengan diracik canda-canda nyeleh tapi membuat audien ketawa terbahak-bahak. Content presentasi hampir sama dengan paparan mba Ollie tentang kisah awal menulis, suka duka menulis dan trik-trik mengirim tulisan pada penerbit. Ya insyallah bakal alhanin bagikan ditulisan berikutnya…”tetap datang lagi blog alhanin yeeeee”.

Semua peserta auntisias meskipun paparan slide sangat singkat, mungkin narasumber menginginkan banyak diskusi dan Tanya jawab agar bisa tereksplorasi penulisan dari berbagai cara. Diskusi hangat mengelora jiwa untuk segera menghasilkan karya dan terasa diskusi santai menyentuh berakhir jua jarum jam 15.00 wib. Tetap sebelum acara ditutup oleh panitia Kemenpar, photo-photo dulu sebagai dokumentasi panitia untuk dilaporkan kepada Negara, bagi peserta menambah koleksi narsis bareng orang terkenal, dan bisa dipublish di social media hikksssss.

Kampanye Indonesia Menulis

Kampanye Indonesia Menulis

Satu lagi yang unik mengikuti program kementerian, yaitu dapat transportasi. Padahal mengikuti kegiatannya gratis, makanan maknyus, dan suguhi ilmu spektakuler yang tiada taranya. Atau bisa jadi kenapa ada uang transportasi salah satu cara menghabiskan anggaran Negara secara sudah akhir tahun atau bisa jadi salah satu cara memikat rakyat untuk selalu antusias mengikuti kegiatan kementerian apapun. Apapun alasan yang penting enjoy and funny following “Kampanye Indonesia Menulis”.

#Desember penuh cinta dan menggugah jiwa untuk bersegara menghasilkan karya.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Mendukung Miss World sama saja mengkapitalisasi tubuh perempuan


Bismillah

Mendukung Miss World sama saja mengkapitalisasi tubuh perempuan

Mendukung Miss World sama saja mengkapitalisasi tubuh perempuan

Sebelum mengulas tentang meningkatnya gelombang penolakan Miss World akan yang diselanggarakan di  Indonesia tepat di bali dan malam puncak akan diselenggarakan di santul-Bogor. Ingin bertanya pada diri sendiri dan pada pembca semuanya. APAKAH MISS WORLD BETUL-BETUL DIBUTUHKAN INDONESIA? Jika boleh jujur penyelenggaran Miss World di Indonesia banyak mudharatnya bagaimana antuna semuanya!!! Jika kita menyetui ajang tersebut maka mari pertanyaankan kepahaman kita terhadap agama yang kita yakini?

Mendukung ajang ini sama saja dengan melanggengkan penjualan tubuh perempuan.

Walaupun dipihak pemerintah ada yang beranggapan bahwa dengan penyelenggaran Miss World di Indonesia banyak manfaatnya terutama dari sisi pariwisata, mengenal Kepada Investor Asing di Sektor Industri dan membawa wajah Indonesia yang Indah ke mata dunia Internasional.

Padahal untuk meningkatkan pengunjung pariwista terutama dari luar negeri banyak cara bisa ditempuh tidak hanya mengandal ajang kecantikan seperti ini. Seandainya pengunjung wisata miningkat tapi dampak secara sistimatik dan bergelombang negative pada lapisan masyarakat, tentunya ini dinamakan kerugian yang sangat kronis dan ironi. Kita harus mampu membuka mata dan berpikir dengan mata hati. (Jangan kotori Indonesia dengan eksplotasi wanita)

Perlu dipertanyakan juga Untuk ajang yang bertujuan mengangkat harkat dan martabat wanita, kenapa kesannya malah jadi seksis!!!

Padahal 11 organisasi kemasyarakatan Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menolak gelaran Miss World. Tentunya ada alasan yang sangat valid kenapa organisasi kemasyarakatan menolak.  Karena Tidak ada nilai agama dilibatkan dan nilai perempuan ditentukan dari kemolekan tubuh, aduhainya, dan kemulusan. Itu sama saja mengkapitalisasi tubuh wanita.

Padahal islam menilai seorang perempuan dari sisi ketakwaan, sumbangsih bagi kebaikan dan perbaikan masyarakat bukan dari sisi fisik.

sejarah pertama dicetuskannya miss world memang untuk mencari model pakaian renang alias bikini. Sudah tentu yang dijual adalah kemolekan tubuh para perempuan. Sedangkan Kontes kecantikan hanyalah stempel bagi legalisasi eksploitasi tubuh perempuan agar tampak elegan. Maka dibuatlah kriteria ‘tambahan’ dengan memasukkan aspek intelektual, seperti wawasan sejarah, pengetahuan umum, dan kemampuan bahasa. INGAT ITU HANYA AKSESORIS SAJA!!!

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Makna KeMerdekaaN menurut Masyarakat Indonesia


Bismillah…

Makna Merdeka menurut Masyarakat Indonesia

Makna Merdeka menurut Masyarakat Indonesia

#Kemerdekaan bukan sekadar utk menggulung kolonialisme tapi untuk menggelar kesejahteraan & keadilan sosial ! (Merdeka)

#Merdeka itu memerdekakan diri dari rasa malas merawat rohani dan amat gemar merawat jasmani. (Merdeka)

#Merdeka berarti punya nyali untuk selali optimis dan tanpa pamrih walaupun banyak alasan untuk pesimis. (Merdeka)

#Republik Indonesia jelas sudah merdeka. Yang belum adalah melunasi janji kemerdekaan Indonesia. ((Merdeka)

#Katanya cinta Indonesia tapi buang sampah sembarangan. (Merdeka)

#Dirgahayu #RI ke 68, semoga pendidikan berkualitas semakin menjalar hingga ke pelosok negeri. (Merdeka)

#Mengisi kemerdekaan dengan mengerjakan pekerjaan yg menghasilkan dollar :). (Merdeka)

#Dirgahayu Indonesia. Negaraku, Bangsaku, Tanah Airku yang ke 68. Semoga Indonesia kembali kuat dan bermartabat. (Merdeka)

#Merdeka itu disaat generasi muda Indonesia menjadi enterpreneur yang akan memajukan Bangsanya,karena yang mudalah yg wajib berkarya. (Merdeka)

#Merdeka itu adalah ketika tidak ada lagi yang tinggal di kolong jembatan dan yang kelaparan. (Merdeka)

Dirgahayu RI ke 68. Ini bukan hanya Indonesiaku. Bkn hanya Indonesiamu. Ini Indonesia kita bersama. Kita perlu Indonesia, Indonesia perlu kita. (Merdeka)

#MerdekaItu ketika enterprenur bangsa ini telah bisa mensejahterakan dan memberikan manfaat bagi bangsa ini 🙂 (Merdeka)

#Merdeka itu saat kita sudah bebas secara finansial dan waktu :). (Merdeka)

#MerdekaItu saat bebas menentukan pilihan tidak ada paksaan mau jadi karyawan atau pengusaha! (Merdeka)

#Merdeka itu saat bangsa Indonesia lepas dari belenggu Asing. (Merdeka)

#Meredeka itu adalah ketika kita sudah tdk memerlukan lagi KPK (bersih dr korupsi). (Merdeka)

#Merdeka bukanlah ketika kita bebas dari penjajah Tapi Merdeka adalah ketika kita BISA! (Merdeka)

#Kemerdekaan Sejati adalah ” keberanian mengikuti hati nurani “.(Merdeka)

#Merdeka dari dari ketidakyakinan atas kemampuan diri sendiri. (Merdeka)

#Merdeka dari rokok dan hal atau aktifitas tidak produktif lainnya. (Merdeka)

#Merdeka itu tidak adalagi warga indonesia yang masih bingung karena masih nganggur gak ada kerjaan, gak ada uang tuk beli makan. (Merdeka)

#Merdeka adalah berusaha semaksimal mungkin hanya gunakan produk asli negeri sendiri. (Merdeka)

#Merdeka itu banyak memberi tak harap kembali. (Merdeka)

#Merdeka itu berwal dari diri sendiri menjadi lebih baik dan bersama mempertahankan INDONESIA menjadi Negara yang Terbaik. (Merdeka)

#Merdeka itu bila kita mampu mengolah seluruh hasil alam negeri tercinta secara mandiri dan bangga memakainya. (Merdeka)

#Merdeka itu adalah kita bisa lebih bersyukur atas nikmat Nya dan berjuang lebih baik lagi demi kemajuan karya anak bangsa. (Merdeka)

#emang kita sdh Merdeka? Perasaan belom deh! Kita msh dijajah sama pemimpin dan kaum kapitalis kok. (Merdeka)

#MerdekaItu terjamin nya pendidikan yang layak bagi seluruh Bangsa Indonesia. Tanpa dibebani kisruh politik+kepentingan partai. (Merdeka)

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Dirgahayu Bangsaku : Siapa yang harus disalahkan jika keadilan sosial belum merata


Bismillah…

Dirgahayu Bangsaku, Dirgahayu Negeriku, Dirgahayu Negaraku, INDONESIA. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan karunianya untuk bangsa dan negara kita, INDONESIA. Senantiasa melindungi dan memberikan keberkahan bagi seluruh rakyatnya. (MERDEKA)

Jangan-jangan Bangsa Indonesia belum merdeka: Siapa yang harus disalahkan

Jangan-jangan Bangsa Indonesia belum merdeka: Siapa yang harus disalahkan

Kemerdekaan Indonesia sudah berusiah 68 Tahun dengan usia sangat matang tersebut apakah masyarakat Indonesia sudah merasa keadilan dalam segala sector, apakah masyarakat Indonesia sudah menikmati kekayaan Alam sangat melimpah, apakah masyarakat Indonesia mampu menjaga identitas ketimuran tersebut, apakah masyarakat Indonesia sudah bangkit dari penjajahan atau masih terjajah dengan pemimpin bangsanya sendiri.

Kemerdekaan bukan sekadar mengusir penjajah dari bangsa Indonesia tapi kemerderkaan sesungguhnya adalah menggelar kesejahteraan & keadilan sosial  seperti tercantum dalam sila kelima  Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Jangan-jangan negeri ini belum merdeka mulai dari kekayaan alam sampai sikap politik semuanya masih dijajah!!!

Lihat saja tidak jauh dari ibu kota Negara begitu banyak masyarakat belum merasakan keadilan sosial, masih ada masyarakat hidup dalam gerobak yang kita kenal dengan Manusia Kardus, masih kita melihat masyarakat Indonesia meninggal karena busung lapar, masih kita melihat bagaimana banyak masyarakat tak berpendidikan karena tingginya biaya pendidikan, masih kita temui masyarakat terancam keselamatannya sebab keamanan hanya terjamin bagi mereka yang beruang atau memiliki jabatan dan masih kita temui masyarakat menjadi kuli dinegeri sendiri. (Apakah Ini Dinamakan Kemerdekaan)

Siapa yang harus disalahkan jika keadilan sosial belum merata? Apakah pemimpinnya, apakah sistimnya atau apakah masyarakatnya!!! Sedangkan untuk menggelar kesejahteraan dan keadilan sosial harus dilakukan bersama-sama dan bukan hanya oleh sekumpulan orang.

Padahal kemerdekaan merupakan bentuk rahmat dari Allah SWT untuk bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan sangat elok dan mempesona. Tapia kekayaan bangsa Indonesia hanya dinikmati segelintir orang saja terutama yang menikmati adalah penguasa dan pengusaha yang pro kapitalis.

Indonesia merdeka bukan tujuan akhir kita. Indonesia merdeka hanya syarat untuk bisa mencapai kebahagiaan & kemakmuran rakyat (Bung Hatta)

Walaupun masyarakat Indonesia belum merasa keadilan sosial, mari kita tetap berjuangkan semangat kemerdekaan, tetap tunjukkan bahwa kita mencintai Indonesia, tetap bertahankan NRKI dari kaum kapitalis, dan tetap junjungi tinggi rasa Nasionalisme. Hanya dengann kekayaan mental dan  berjuang keras, kita bisa berdiri tegak, sejajar dgn bangsa lain di dunia. (Indonesia adalah Negeri yang Indah)

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

%d bloggers like this: