Satu lagi mimpi besar tercoretkan…


Bismillah…

satu bulan sudah ukhti berada dikota ini awalnya merasa orang yang sangat terasing, secara tidak ada satupun kenalan, teman, relasi dan hanya ada keluarga. Sesampai dikota ini terasa banget seperti pertama kali kekota yogya dengan suasana suntuk, tapi harus dilawan jangan sampai nuansa tak enak mengalah tujuan awal.

Subhanallah walaupun merasa terasing satu minggu tapi minggu berikutnya Alhamdulillah ukhti menemui teman-teman yang peduli dengan perkembangan remaja dikota atas rekomendasi teman bahkan sudah mulai mengisi acara rohis.

Bermula dari sanalah akhirnya ukhti dipertemukan dengan orang-orang tak terduga. Pertama ketemu penyiar salah satu radio mumpung ketemu penyiar ukhti langsung minta context person “CP” supaya bisa lihatin dia menyiar dan mana tahu jika Allah mengizinkan keinginan ukhti bisa gabung diradio mereka.

Gayungpun bersambut ukhti diajak kestudio, dikasih rekaman suara dan beberapa hari jarak dari rekaman ukhti dihubungi untuk mempelajari feed mix, tata cara penyiaran, dan ketentuan yang berlaku diradio tersebut…”Allahu Akbar”

Tahu gak sich siara pertama ukhti nervous, salah teknis dan mati lampu hoooo…ya biasalah nama juga the first brodcasting. Jadi wajar waelaahh “pembelaan diri” hari keduanya ukhti memulai menujuk perubahan sebab sudah mulai pasif mengatur feeding, mengatur waktu dan suara sudah gak terdengar nervous.

Akhirnya ukhti dipercayai untuk magang selama tiga minggu dibanding dengan penyiar sebelumnya mereka harus magang tiga bulan. Thaks myAllah Engkau beri hamba kemudahan, kelancaran dan relasi yang tak terduga-duga.

Alasan pertama ukhti pengen jadi penyiar yaitu sayang suara seksi ukhti tidak dimanfaatkan untuk berdakwah “hoooo lebaykan”, kedua agar pola komunikasi dalam berinteraksi makin oke apalagi saat ini ukhti sedang diamanahkan mengajar mahasiswa mata kuliah komunikasi dan sumber informasi jadi meching bangetkan…^__^, ketiga dengan penyiaran bisa dikenal banyak orang walaupun dikenal suara dan nama samaran….”narsis banget alasan ketiganya hoooo”

Satu hal yang harus pembaca tahu ternyata benar banget kalau kita berani bermimpi atau menulis mimpi besar kita insyallah lambat laut akan Allah wujudkan karena sudah beberapa mimpi besar ukhti tercoretkan  dan sedang berupaya untuk mengcoret mimpi besar yang lainnya.

Bayangkan ukhti pengen jadi penyiar sejak kuliah distrata dua tapi waktu itu Cuma berani menulis saja tidak pernah mentargetkan kapan harus terwujud. “ternyata sekarang baru Allah wujudkan mimpi tersebut’

Yang harus diingatkan ketika kesempatan datang ambil saja langsung jangan pernah berpikir ini dan itu, jangan banyak alasan, jangan banyak pertimbangan, jangan pernah bilang tidak bisa, bukan semua orang mengawali karir, hobi, dan profesi dimulai dari ketidak tahuan mereka dan ketidak profesionalisme.

Insyallah jika kita berani mengambil dan yakin bahwa kita punya potensi luar biasa, dipastikan akan menuju jenjang profesionalisme. Allahuma Amin.  bagaimana kita tahu kalau kita punya potensi kalau tidak pernah berani memutuskan untuk mengambil peluang tersebut.

Intinya jangan pernah beralasan “no excuse” untuk tidak mengambil kesempatan dan peluang dan belum tentu tawaran akan datang untuk kedua kali atau ketiga kalinya…”dare action, right”.

Ketika sudah berani action hendak selalu dijalan Allah ridhoi, ikhlas dan cinta menjalani profesi tersebut. Terpenting jangan sampai mimpi telah terwujud membuatkan kita lupa dengan kebesaran Allah dan semakin mimpi terealisasi semakin hidup kita teruntuk Allah.

NB: bulan ini ada beberapa mimpi besar telah tercoretkan…”Terimakasih myAllah and your Allah atas kemudahan Engkau berikan pada hamba walaupun awal pernah merasa tidak mungkin tapi didunia nothing imposibble in the word”

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Menulis jejak


Bismillah…

Jika pembaca blog Inspirasi BeraniSukses pernah menonton video tentang mengukir jejak maka akan tahu arahan tulisan yang ukhti tuliskan. Tapi pembaca belum sempat menonton maka ukhti akan memberi gambaran secara singkat bahwa dalam video tersebut mengambar tentang impian besar mahasiswa kampong memasuki area kampus terkenal di Indonesia.

Pemuda beridentitas mahasiswa dengan yakinnya ingin mengukir jejak melalui 100 mimpi besar yang ditulis dalam buku diari kemudian digantung dikamar kosan. Secara kasat mata dan pandangan manusia mimpi tersebut tidak mungkin karena pemuda tersebut bukan katagori orang kaya, dan pintar hanya mahasiswa biasa memiliki tekad untuk mengukir jejak agar dapat menginspirasi siapapun nantinya.

Ingat pembaca nothing imposibble in the word, so your must bigdream because Allah always hearing, near with you.

Dengan bismillah pemuda tersebut mencatat dan visualiasi terus impian besar tersebut serta dibarengi dengan ACTION. Berjalan dengan putaran bumi, jam, pergantian siang menuju malam dan tahun ketahun mimpi besar tertulis tersebut semakin terwujud walaupun untuk mewujud tersebut dengan pengorbanan luar biasa.

Masih ingat pembaca bahwa orang sukses selalu dibareng kegagalan, pengorbanan dan tidak ada orang sukses dunia tidak mengalami gagal, cacian, dizholimi.

Singkat cerita mimpi besar tersebut sebagian telah terwujud diwaktu yang tepat dan pantas untuk diperoleh.

Setelah ukhti dan myfrends menonton video tersebut ukhti langsung bergegas, berkeinginan juga untuk mengukir jejak. Melalui bigdream tersebut pula ukhti termotivasi, terinspirasi, tergugah, terdorong, terpecut, terbakar semangat dan tertekun untuk mengukir jejak dengan ridho Allah.

Ukhti sangat meyakini jejak yang ukhti lukis, sulam, rajut, ukir adalah jejak dibawah pondasi Ilah, keberkahaan dan mampu menjadi inspirasi to the next generation. “Allahuma amin”

Bagi pembaca inspirasi BeraniSukses ayo segera ukir jejak kehidupan kita dan mau dibawah kemana hidup kita jangan sampai yourlife just fun and unmeaning. Ukhti saran searching diyoutube video tersebut insyallah setelah menonton diyakini anda akan berubah dan terlahir kembali “reborn”

BestRegard

Inspirasi BeraniSukses

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Why not “Ukhti ngebet jadi motivator”


Bismillah…

Semakin seringnya baca buku motivasi, psikologi, biografi dan essay membakar semangat dan tiba-tiba malam ini ingin beralih profesi dari pendidik menjadi motivator “tidak seharusnya beralih profesi kalau bisa jalani kedua-duanya, Insyallah I can do it”. Sebenarnya sikap motivator sudah sering ukhti terapkan dalam perkuliahan yakni sebelum perkuliahan dimulai, biasanya ukhti memberi sejenis atau serupa taujih pada mahasiswa dan terlihat hasil dari motivasi mahasiswa ada yang menangis, sedih, terdiam dengan kata-kata ukhti dan termotivasi menuju perubahan.

Apakah ini bertanda kalau ukhti punya bobot dan bibit jadi motivator!!! Apalagi ukhti sebenarnya sangat menyukai dunia seperti ini bahkan dulu kala sempat terpikir kalau suami ukhti nanti harus berprofesi motivator/trainer “tapi itu hayalan saja huakkssss masa jodoh kita diktekan pada Allah”.

Ditambah lagi profesi sebagai motivator sangat mulia yaitu bagaimana mensukses, menyemangati, dan menghibur. Seperti ungkapan berikut ini Bila Anda ingin sukses maka sukseskanlah orang lain!” dan sebenarnya ketika kita mensupport, mendorong, mentaujih, memberi nasehat dan memotivasi orang lain sesungguhnya kita sedang memotivasi diri kita sendiri.

Teringat dengan pesan seorang ustad merangkap menjadi trainer bahwa satu hal yang harus kita miliki jika ingin mewujudkan impian yaitu tekad “passion”. Jika tekad sudah ada maka asah terus your knowledge and keep pray to Allah.

Namun ada satu harus diingatkan kalau ukhti ingin jadi motivator jangan sampai apa yang disampaikan tidak pernah ukhti lakukan karena Allah tidak menyukai hamba yang tidak senada antara perkataan dengan tindakan seperti penjelasan dalam surah ash-shaff;2-3 “Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan, Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan”

Dan sebenarnya setiap kita adalah motivator terhebat bagi kehidupan kita masing-masing karena tidak ada orang lain yang mampu motivasi kita kecuali kita sendiri.

Mohon doa dari pembaca setia blog simfoni kehidupan moga cita-cita mulia ini bisa terwujud segera mungkin dan berkah. ‘Allahuma Amin”.

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Apa Kata Mahasiswa


Bismillah…

Berakhir sudah semester genap 2011-2012 tepatnya tanggl 24 Juni 2012, tak terasa begitu cepat waktu berlalu dan ternyata 1 semester begitu cepat sangat berbalik ketika status mahasiswa, I semester begitu lama. Mungkin terasa lama dipengaruhi tugas, presentasi, ujian, buat makalah, pengen liburan menghilang puyeng dan kebayang adalah rumah apalagi anak rantau yang pulang setahun sekali…”Nasib-nasib, tapi gpp demi kesuksesan harus diikhlaskan, ciieeee sok diplomatis”

Terasa sedih pula untuk berpisah dengan mereka (mahasiswa) padahal mulai tumbuh emosional begitu dalam “heeeemm” maksudnya mahasiswa mulai mau curhat, berbagi cerita terutama masalah perkuliahan, berani mengluar pendapat secara tegas, ketika diajak ikut Lembaga dakwah kampus mereka antusias banget dan tertarik ingin tahun bagaimana suka duka saya ketika kuliah.

Bahkan mereka begitu welcome and friendly banget ketika memasuki ruangan mereka. Selalu disambutin senyum nan ikhlas, selalu ada canda semabari belajar tapi tak semuanya seperti itu dan sangat wajar karena tidak semua peserta menyukai baik strategi mengajar maupun kepribadian saya.

Terlihat dari gesture, expression dan perkataan mereka. Ketidaksukaan atau penolakan mereka secara implicit bertanda hal wajar dan bagus bagi saya untuk evaluasi.

Akhirnya meminta pada mereka untuk menulis note atau comment kejelakan, keburukan dan ketidak suka mereka pada saya ketika mengajar. Rata-rata mahasiswa menulis note sangat kompak dari 4 lokal dan jurusan berbeda.

Tertawa dan tersenyum tersipu-sipu membaca note mereka. Dari sekian banyak note umum disarani atau dikritiki pertama masalah lamanya saya keluar dari ruangan mereka padahal ngajar 3 Sks sampe 4 Sks dan tak kalah seru nya dosen jam berikut juga ikut menunggu lama.
Padahal sebelum dan saat ngajar selalu melirik jam biar gak kelewatan tapi tetap tidak menyadari, ini lah dampak keasyikan mengajar sehinga dosen dan mahasiswa jadi korban. “maafin ya pak sudah sedia menunggu lama diluar dan juga mahasiswa terganggu jam makannya”

Kedua banyak tugas, hohoooooooo kayak beginilah mahasiswa sekarang kalau di kasih tugas baik presentasi, kelompok, dan analisis seakan-akan merupakan beban sangat berat bak memikul padi 10 karung goni. Sejak awal berniat setiap pertemuan mahasiswa harus di beri tugas dengan tujuan agar mereka terbiasa walaupun mahasiswa mengeluh, tidak suka, dan ada yang tidak ngumpul tugas. “ cileeeee ingat masa kuliah bu dan jangan idealis banget huaaakkkkssss”

Ketiga kalau mengkritik langsung tepat sasaran dan mengena banget dihati mahasiswa “sadis mengkritik”, sory coy kalau selama mengajar sering mengkritik dan memberi saran yang pedas lebih pedas dari Lombok NTB kali ya. Sampe-sampe ada yang marah dikelas, ada yang kesal, dan ada yang kecewa.

Yg paling lucu note keempat menyatakan “ibu kalau awal perkuliahan tidak didahului doa”, jadi ingat masa-masa SD, SMP atau SMK kalau jam awal dan jam terakhir belajaran harus berdoa dulu. “tapi sangat bagus banget note ini karena dari sekian puluh mahasiswa diajari ini comment sangat berbeda.

Buat mahasiswa ku, thaks you a lot your steatment and comment to me. Insyallah sangat bermanfaat untuk evaluasi, reflection, kontaplasi dan musabah. Satu hal selalu ingat dengan kalian adalah canda kalian. Berharap kalian juga mau terbuka, sharing dan berbagi dengan dosen muda lainnya.

Terakhir tetap semangat meraih impian dan bermimpilah tinggi-tinggi biar waktu akan menentukan hasil dari proses kehidupan kita serta selalu dekati diri kalian dengan your Allah dan My Allah.

Kedekatan diri pada Allah merupakan landasan, patokan dan pengukur diri kita dalam meraih keberhasilan. Betapa banyak contoh orang-orang cerdas adalah orang-orang yang mendakati diri mereka dengan Tuhan dan selalu membaca ayat-ayat suci.

Semoga Allah mempertemukan kita nanti kalian semua sudah menjadi orang sukses sisi agama, pendidikan, dan keluarga.

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Tears “Air Mata”



These are tears of love

These are tears of longing

This is a fraternity of tears

These are tears of hope

This tears of a dream

God…

He knows what’s in your heart

Semua bersatu dalam mata cinta

Godbless itu semua menjadi sebuah kenyataan

Everyday

Begitu kuat pesona menari-nari dalam permukaan jiwa

terkadang pesona meningkatkan keyakinan dalam melangkah impian

terkadang pesona merosot harapan menjadi kata mungkin

atau This All Just Feeling not a marketable

Berjuang untuk membebaskan rasa terbelenggu

Menjadi sebuah berwujudan

Menjadi sebuah realitas

walaupun begitu rumit

tapi I’am believed with my feelling

untuk itu….

 sandarkan semuanya

 pada konsep dan teori kepasarahan Mu Ilah

^___^

 

Jargon negeri impian


Contenreng…contereng…contereng

Tak terasa akan contereng lagi

Bingung mau contereng jargon mana…???

Begitu banyak jargon dari partai-partai

Petinggi negeri impian

Tapi dari sekian banyak jargon

Hanya ada segelintir yang dibilang lucu, aneh dan….

Seperti rakyat impian sering dengar, lihatin dan tonton

Misalnya nicchhhhhhhhh….

Lanjutkan…

Mau lanjutkan kemana jadi binggung

Mang sebelum Cuma jalan-jalan ditempat aje

Kok ngomong dilanjutkan

Walaaaaahhhhhhhhhhhhhh…..walaaahhhhhhhhhhhh

Lebih cepat lebih baik…

Mang sebelumnya  koneksi negeri impian lemot

atau selama ini hanya oase publik

Sungguh tak mengerti…seakan-akan…???

Cepat itu adalah kemenangan….

Duuuuuhhhhhhhhhhhhhhh………duuuuuuuuuhhhhhhhhh

Menuju perubahan…

Mang  gagasan dan ide perubahan kemana,  para petinggi impian

Perubahan itu  banyak dan banyak

Mau perubahan kemana  ya…???

Jangan – jangan perubahan ….

Heeeemmmmmmmmmmmm….heeeeeeeeeemmmmmmmmm

Mau dilanjutkan, lebih cepat lebih baik dan perubahan

Yang diinginkan rakyat kecil negeri impian

Hanya Transparasi, kemakmuran dan keadilan

Rakyat kecil negeri impian hanya mampu menunggu janji

Dari kaum dilanjutkan, kaum lebih cepat lebih baik dan kaum perubahan.

Ya mudah-mudahan tidak hanya janji dan jeplas-jeplos

Ya mudah-mudahan akan terwujud keadilan

Di negeri impian….amiinnnnnn

AKU INGIN


Tak terasa waktu berjalan terus menerkang kita, jika tidak memanfaatkan waktu serta melakukan kebaikan semaksimal mungkin sungguh sangat merugikan. Waktu ibarat pedang jika hari-hari tidak diasah maka pedang tersebut akan tumbul seperti juga kita baik dari masalah pendidikan, agama, tingkahlaku kita semua. Karena kita tahu bahwa waktu tidak akan pernah mundu,r untuk itu mari kita sama-sama mengevaluasi diri sehingga tidak menjadi orang rugi dan menyesal apa yang telah kita lakukan selama ini.

Diawal tahun ingin tanam dan tebar benih kebaikan buat diri sendiri serta orang-orang yang tinggal disekitar kitah sehingga apa yang kita memiliki orang juga merasakan efeknya. Seperti diri ku sendiri selama ini sudah 23 tahun hidup dan berjalan dimuka bumi rabbi, namun aku tidak merasakan adanya perkembangan diriku hanya berkutat dengan itu dan itu. Sungguh ditahun 2009 ini ingin membuat sesuatu yang berpengaruh dengan diriku, makanya saat ini coba menanam akar tersebut sekuat mungkin sehingga rencana dibuat tidak begitu mudah goyah bahkan dicabut oleh pihak lain. Hal yang mendasar yang membuat aku mengrevolusi diri baik dari tingkahlaku, pendidikan dan agama. Mudah-mudah apa yang direncanakan teraplikasi serta tidak menjadi orang munafik amin.

Tahun 2009 niat yang baru harus kita tanam serta merevisi kegiatan yang sudah dan yang mana tidak terlaksana. Berikut ini hal-hal yang diinginkan seorang hamba rabbi yang belajar dari alam, orang dan pengamatan.
Ya rabbi…ya rohim
Aku ingin menjadi orang sukses baik dalam agama maupun pendidikan, untuk itu aku coba semua harus aku lakukan, tidak mau menjadi orang terapung-apung dimuka bumi tanpa ada perubahan serta begitu saja.

Ya rabbi..ya rohim
Aku ingin menjadi orang anak sholeha yang bisa melihat bapak dan ibu selalu tersenyum serta bahagia dunia dan akhirat, selama ini aku coba mengikuti perintah mereka serta tetap mendoakan mereka karena aku tahu doa seorang anak sangat makbul dan akan ijabah..amin

Ya rabbi…Ya Rohim
Aku ingin menjadi seorang wanita (istri) yang baik, untuk itu Ya Rohim kabulkan doa hamba selama ini serta engkau bimbing hidup ku jangan sampai melakukan hal dilarang agama. Saat ini coba untuk belajar menjadi wanita sholeha serta meperdalam ilmu agama walaupun secara otodidak karena ku yakin jika sudah berniat serta menjalankan dengan ikhlas insyallah semua akan terkabul amin..

Ya rabbi…Ya Rohim
Aku ingin menjadi seorang ibu jika suatu saat nanti ku dipertemukan dengan seorang malaikat yang berwujud lelakai sholeh bisa mengajar serta menuntun hidup lebih baik dan sempurna. Maka saat ini coba belajar dari ibu-ibu atau wanita sukses bagaimana mendidik anak mereka walaupun sibuk diluar rumah. Semoga suatu saat ku bisa menjalankan amin..

Ya rabbi…Ya Rohim
Aku ingin menjadi seorang teman yang bisa mengerti dan mendengar curhatan mereka baik dalam bentuk material dan pikiran. Semoga Ya Rohim apa yang telah ku lakukan selama ini bisa lebih mengerti orang dan ikhlas menerima apa telah teman-teman lakukan baik dalam kontek kekcewaan dan kegembiraan.

Terakhir ku orang yang belajar dari pengamatan, otodidak dan banyak menghayal serta berpikir intisari dari keinginannya yang terutama adalah bisa membuat ibu dan bapak tersenyum karena ku tak tega melihat tetesan air mata dan keringat selama ini dibalas dengan kekecawaan. Ku yakin bisa membuat mereka bahagia dunia dan akhirat karena sekarang belajar serta menelusuri jalan berliku ini, namun jalan berliku tersebut tidak membuat ku untuk berhenti dan menyerah. Sebab ku sudah berazam dan berjanji dengan diriku sendir bahwa aku bisa, sanggup, sabar dan ikhlas menjalin semuanya. Kini ku lagi berusaha apa yang telah kuucap dan kuukir baik dipublikasi maupun dalam hati ku sendiri ini semoga akan terwujud dan tercapai amin…aminnn…aminnnn

%d bloggers like this: