Biarlah mereka berkicau, ukhti


Bismillah..

Ukhti

biarlah mereka menghina

biarlah mereka memfitnah

biarlah mereka mencaci

biarlah merka menzholomi

tapi ingat ukhti…

jangan engkau balas semua perlakuan

tidak cantik itu dengan tidak elok

tapi balaslah Dengan keindahan tutur kata mu

selalu bersihkan jiwa mu dengan mencintai Allah

yakinlah ukhti…

Allah tidak tidur

Allah melihat

Allah mendengar

Allah maha adil

Dan Allah mencintai mu ukhti

Percayalah ukhti

Hinaan, cacian, fitnah dan kezholomi

Mereka buat, mereka rekayasa dengan berbagai cara atau metode

Tidak akan membuat kamu hina dihadapan Allah

Bahkan sebaliknya ukhti

Engkau diangkat derajat oleh Allah

Ukhti cantik…

Tetaplah berdoa kepada Allah

Teruslah mendekati diri pada Ilah

Agar engkau diberi kekuataan, ketegaran, keikhlas dan tersenyum

Menghadapi simfoni kehidupan

Ingat ukhti bijak

Bagaimanapun jin dan manusia bersatu dan bergaung

ingin menganiakan mu

Tanpa kehendak Allah dan tanpa ridho Allah

mereka Tidak akan mampu menjatuhkan wibawa dan keindahan akhlak mu

percayalah, ukhti!!!

Untuk itu ukhti…

Tetaplah pede, yakin, dan semangat menata kehidupan kedepan

Karena Allah mencintai hambaNya selalu semangat, tegar, dan selalu menabur ma’firoh

Dan terpenting Allah mencinta hambanya selalu berprasangka baik.

Teruntuk ukhti terzholomi&difitnah

BestRegard “Inspirasi BeraniSUkses”

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Perih…


Bismillah…

Allahu akbar- Allahu Akbar- Allahu Akbar…

Sungguh betapa kejamnya manusia, betapa sadisnya, betapa kerasnya, betapa tidak memperhatikan estetika dalam memfitnah, mencaci, meghina, menzolimi ana.

Rabbi Engkau melihat betapa sakit, pedih, perih, nyilunya hati diperlakukan seperti ini. Sungguh Rabbi sangat sakit dan tak pernah terbayangkan dalam kehidupan ku akan diperlakukan seperti ini. Sehina itukah ana Rabb, sejahat itukah ana Rabb, senaif itukah ana Rabb sehingga dari hal terkecil hingga terbesar kata busuk itu dilontarkan pada ana.

Ya Rabbi ana serahkan segala perbuatan tersebut kepada Engkau cukup Engkau memberi balasan balik cantik, balasan sangat adil, balasan yang sangat cepat.

Ya Rabbi tetaplah bersama ana jangan tinggalkan ana seperti ini, tetap kuatkan hati hamba menghadapi badai ini, tetap curahkan kasih sayang Engkau pada hamba, ya Rabbi kuatkan hati hamba menghadapi kefitnahan dan kezoliman. Ana yakin Rabbi, Engkau sedangkan mendidik ana menjadi hamba Mu paling sabar, paling ikhlas, paling tenang.

Ya Rabbi baru kali ini benar-benar dihembas gelombang luar biasa dalam hidup ana dan ana yakin semua yang terjadi didunia sudah tertulis Lahu Mahfuzh. Mungkin hanya butuh waktu bagi ana untuk menerima kenyataan ini dan insyallah siap menerima ketidaknyaman ini.

 “engkau yang memulai engkau pula mengakhirkanya”

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

%d bloggers like this: