Indahnya kejutaan itu…


 

 

Heran,,,bingung,,,bahagia,,,!!!

Dengan kejutaan yang tak pernah terduga

Bahwa kejutaan memberi rasa lain dan makna berbeda

Dibalik kejutaan terdapat harapan dan pertanyaan

Bagaimana hari nan hampa dipertemukan dengan kejutaan

Kejutaan ini seperti para ibu rumah tangga  dikagetkan

kenaikan listrik dan sembako

Histeris dan tak mampu menaung beban yang berlebihan

*******

Sikap,,,tutur kata,,,rasa

Semua tak menentu seakan kepungan keanehan terjadi

Bagaimana tidak kejutaan ini tak pernah terpikirkan

Bahkan bermimpi pun tak terlintas dalam langkah hidup

Hanya bisa menarik nafas serta mengelola pikiran dengan bijaksana

*******

Dilembaran tissue coba mengurai kejutaan itu

menjadi kenangan tak terlupakan

kejutaan semakin melekat

menjadi sebuah kegembiraan sekaligus kecemasan

menjelma menghiasi relung-relung hati

biar kejutaan ini dilabelkan sebuah rizki dan rahmat

agar tak salah menterjemahkan

biarlah waktu yang menyimpulkan kejutaan itu…

 

thk’s a lot just for u…”there nice day”

 

 

 

Pergi Lah Jauh….Jaauuuhhhhhhh



Terinspirasi dari sebuah lirik dari nada ringtone seorang teman maka coba untuk menulis sebuah cerita pendek mungkin lebih pendek lagi hehee…. Nada sambung personal ini berjudul pergilah jauh dari ku…waah keren juga nich lirik lagunya.

Setelah mendengar nada sambung tersebut langsung kepikiran untuk mengetik sebuah tulisan dengan tema pergi lah jauhhhh…jauhhhhh dari ku. Karena jauh dari hati dari paling dasar dan dalam ingin menjauh kan permasalahan ini. Sebab problems ini telah menguras otak dan perasaan ini sehingga setiap melakukan perkerjaan tidak terfokus dan konsentrasi.

Dengan formula and strategy namun permasalaha sebelum sepenuh terangkat terkikis hanya batang pohon namun akar permasalahannya belum bisa dicabutkan maka memang membutuhkan sebuah antioksida atau zat kimia biar permasalahan ini memang tersingkirkan dari raga ini. Jika akar belum bisa dibahasmi maka ku harus siap-siap dengan tunas permasalahan yang baru. Ooohhh…jangan sampai timbul dan tunas permasalahan baru lagi karena yang ini sungguh tak mampu menghadapi dengan kesabaran dan ikhlas.

Perlukah jujur dengan ini atau perlukah harus bohong menghadapi kehidupan ini dengan berpura-pura. Agar semua dapat diselesaikan? Sampai kapan harus menghadapi permasalahan ini? Tak mampu lagi menghadapi ini? Haruskah menceritakan pada dunia bahwa ini sesungguhnya terjadi? Tapi tak berdaya untuk mengungkapkan dan ku tak berdaya untuk mensembunyikan?

Semoga dengan uraian kalimat ini bisa memberi kelegaan dalam hati walaupun tak mampu menyingkirkan dan menyelesaikan masalah. Paling tidak dengan goresan tinta hitam itu telah mau mendengar dan mengetahui apa yang sebenarnya yang dirasakan? Apa yang dinginkannya saat ini?

%d bloggers like this: