sudahkah ayat yang kita baca | selaras dengan jumlah tweet atau status kita?


Bismillah…

sudahkah ayat yang kita baca | selaras dengan jumlah tweet atau status kita?

sudahkah ayat yang kita baca | selaras dengan jumlah tweet atau status kita?

Umumnya bulan Ramadhan, bulan cinta, bulan kemulian banyak hamba Allah menghabiskan waktu untuk membaca Al-quran dan biasa kita punya target yang harus diwujudkan misalnya khatam Al-quran sebanyak mungkin atau minimal 2kali khatam, sholat tepat waktu, sholat berjamaah dimesjid, dan membanyak sholat sunnah…”Indahnya dampak ramadhan terhadap keimanan kita yang selama ini banyak teracuni dunia”

Atau sebaliknya bulan cinta ini malah dijadikan ajang bermalas-malas, atau lebih banyak nongkrong di depan TV atau nongkrong membaca status bahkan tweet teman!!! Semoga saja tidak ya, kalaupun membaca status atau tweet hanya sepintas saja bukan berjam-jam. Namun kalaulah iya itu dilakukan dibulan Ramadhan maka sangat merugi bagi kita sendiri. Silahkan kita mau memilih yang mana karena hidup kita selalu dikeliling dengan pilihan positif maupun negative.

Padahal kita tahu bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keindahan, bulan penuh nuasa kebaikan, bulan penuh cahaya cinta dari langit Allah menyinari bumi dengan sinar bintang, cahaya apalagi dibumbui suara-suara lantunan al-quran dari rumah maupun dari masjid…”Dahsyat mungkin”.

Bayangkan kita membaca Al-quran dibulan cinta semakin membuat jiwa merasa kedamaian, ditambah pula membaca al-quran ketika waktu berbuka terasa banget bagaimana nikmatnya. Kalau belum mencoba segara mencoba mumpung bulan Ramadhan masih panjang, dari pada disore hari jalan-jalan tak bermanfaat mendidingan interakasi dengan al-quran manfaat yang diperoleh multifungsi…”gue udh cobain terasa sensasinya luar biasa hoooo”.  Insyallah dengan semakin banyak kita interakasi dengan Al-quran akan menjadi penolong bagi kita yaumil Akhir seperti hadist berikut ini “bacalah Al Qur’an karena ia akan datang pada hari kiamat nanti sebagai pemberi syafa’at bagi yang membacanya” (HR Muslim)

Mari kita renungi kembali ungkap ustad Romantis dan motivator terdahsyat (red: Felix Siaw) dibawah ini: sudahkah ayat yang kita baca | selaras dengan jumlah tweet atau status kita? kita makan dua kali sehari | masak baca Al-Qur’an juga dua kali sehari? | lebih banyakan makan dong? baca tweet, buku, koran nilainya cuma di dunia | baca Al-Qur’an nilainya dunia akhirat | apalagi di bulan Ramadhan

Terakhir pesan sangat romantic buat pembaca blog setia Http://www.simfonikehidupan.wordpress.com bahwa satu-satunya penghubung kita dengan Allah ialah Al-Qur’an | dia adalah panduan dia adalah petunjuk kehidupan

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Siapapun boleh membaca


Bismillah…

“Al Qur’an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Fushilat: 44).

Jika kita menonton televise sedangkan menyiarkan film, sinertron maupun drama pasti ada pembatasan siapa boleh menonton tayangan tersebut bahkan ada kode atau insial seperti BO “bimbingan orang tua”, D “dewasa” A “anak-anak” bahkan ada juga tertera di screen television dibojok kiri biasa bertuliskan BO&A.

Begitupun pada majalah dibuat katagorinya siapa-siapa saja boleh membaca baik kalangan dewasa, remaja, umum dan anak-anak. Kenapa diberi kode seperti itu!!! tentu dengan adanya pelabean seperti tujuannya untuk menggingat agar tidak terjadinya kesalahan bagi pembaca. Seperti itu juga terhadap makanan harus ada label siapa boleh menyatap atau mengkonsumsi makan tersebut sehinga ada label Halal, kandungan dosis, kadarluarsa dan jadwal penyatapan baik bagi anak-anak maupun dewasa.

Namun hal tersebut tidak berlaku dengan Al-quran siapapun dipersilahkan baca tanpa ada pembatasan maksimal ataupun minimal umur seseorang tanpa menentukan katagori, tidak mengenal kadarluarsa serta dipersilahkan membaca kapanpun, dimanapun dan kondisi apapun. Semakin sering dan banyak maka semakin berlimpahnya pahala.

“Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril)11 menurunkan Al Qur’an itu dari Rabbmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.” (QS. An Nahl: 102)

Ini menandakan bahwa Al-quran merupakan rahmatan bagi bumi dan seisinya tanpa harus ada bimbingan orang tua untuk membacanya beda dengan bacaan yang diciptakan manusia masih banyak keraguan. Terutama keraguan keabsahannya dan tulisan hanya dikhusus untuk usia maupun kalangan tertentu saja.

Walaupun ada bimbingan hanya saat anak-anak masih kecil belum mengerti atau paham cara membaca Al-quran setelah sudah mengerti dan lancar maka tidak ada lagi bimbingan. Ini jelas menunjukkan bahwa Al-quran diperuntuk untuk siapa saja dan Al-Qur’an adalah firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Di dalamnya terkandung berbagai petunjuk bagi umat manusia (Albaqarah: 2) yang tidak pernah kekang atau ketinggalan zaman walaupun masa terus berganti.

Al-Qur’an adalah sumber ilmu pengetahuan bagi siapapun baik itu teruntuk sijabang bayi, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, orang tua, binatang, tumbuhan. Di dalamnya juga dibahas berbagai hal, baik akidah, ibadah, akhlak, maupun ilmu pengetahuan lainnya, seperti fisika, kimia, biologi, astronomi, dan sebagainya. Andai manusia itu menulis sejumlah ilmu Allah, mereka tidak mampu menuliskannya. Karena, ilmu Allah sangat luas (Albaqarah [2]: 255; Almu’min [40]: 7; Almulk [67]: 1) dan tidak ada yang cacat sedikit pun (Al-Mulk [67]: 4). Bahkan, andaikan lautan atau samudra dijadikan tinta niscaya manusia tidak akan mampu menuliskannya kendati ditambahkan tujuh lautan lagi (Alkahfi [18]: 109, Luqman [31]: 27).

Coba kita cari kitab mana yang mampu memperjelaskan secara detail, lengkap, konfrensif dalam satu kitab. Karena itu, tak ada kitab suci yang serupa dengan Al-Qur’an dan selengkap Al-quran yang mampu memperjalaskan bumi dan seisisnya bahkan berkaitan dengan benda tak tertampak oleh manusia.

Bahkan, dalam hal bacaannya, gunung-gunung pun turut berguncang karena kebesaran dan kemukjizatannya. ”Dan, sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci)  dengan bacaan itu gunung-gunung dapat diguncangkan atau bumi menjadi terbelah atau oleh karena itu orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah itu hanya Al-Qur’an saja). Sebenarnya, segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Sesungguhnya, Allah tidak menyalahi janji.” (Arra’du [13]: 31).

 Kemudian setiap siapapun  membaca Al-quran maka akan memperoleh pahala tak terhingga, membaca satu huruf Al-quran saja pahala 10 kali lipat sesuai penjelasan (HHR. Tirmidzi) “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah (Al Qur’an) maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu dilipatgandakan dengan sepuluh (pahala).

 Mari kita jadikan Al-quran sebagai teman sejati kita dalam mencari kebenaran, landasan untuk bertindak dan Sebaik-baik kamu sekalian adalah orang yg belajar dan mengajarkan Al Quran. (HR Muslim)

Ingat dengan membaca Al-quran maka membawa syafa’at untuk orang tersebut “Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya Al qur’an itu akan datang di hari kiamat untuk mmeberi syafa’at bagi yang membacanya” (HR. Muslim)

Yuk saudara kut, kita paksakan diri kita untuk membaca Al-quran minimal satu Juz dan maksimal semampu kita. Jika hari-hari kita dipenuhi dan disibukkan membaca Al-quran maka ingatlah perjanjian Allah pasti akan mempermudah dan menggangat derajat serta meneguhkan hambaNya.

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Memburu juz di bulan ramadhan


Bismillah…

Subhanallah and amazing kajian “liqo” di kehingan pagi, awan teras masih pekat dinginnya, jalur lalu lintas masih sepi sehingga terasa nikmatnya mengadari motor sembari melafazkan zikir menuju tempat liqo selama setengah jam jadi teringat liqo dibandung yang harus menempuh jarak tempuh sekitar 1jam (jatinangor-mesjid salman alfarizi”ITB) itupun jika tidak kena mancet secara kota bandung termasuk salah satu kota termancet di indonesia dan diseduhi padangan alam begitu dahsyat dari Allah…”maka nikmat Allah manakah engkau dustai”

Akhirnya sampai jua tempat liqo dan ternyata ia orang pertama datang emang sengaja dari rumah ingin datang terlebih dahulu hal ini salah satu target harus dicapaikan dibulan ramadhan yaitu harus datang kajian untuk pertama agar terbiasa untuk setelah ramadhan karena calon orang sukses dan pejabat harus tepat waktu “cieeeee pagi-pagi udah ngigau guwe huaskkss”. Allahuma amin

Satu persatu ukhtifillah datang disambuti senyum persaudaraan dan holding (genggaman tangan) kedahsyatan. Acara liqo pun dimulai dengan membaca basmallah hingga sampai acara curhat person to group. Subhanallah dikira ia yang juara meraih juz tertinggi ternyata salah besar sebab ukhti fillah sudah ada yang khatam “geleng-geleng kepala” padahal ia baru jus 10 beda jauh kualitas kedekatan diri pada Allah dan malu sendiri, ada ukhti fillah jus 20 woowwww amazing banget, dan target khatam mereka 4 kali.

Ya Allah jadi malu dan terasa kurang gargetan memburu jus dan pahala dibulan ramadhan. Apalagi ketika sore harinya buka facebook mahasiswa saya sudah sampai juz 20 di puasa ke-10 terus kenapa mereka bisa dan ia masih  juz 10!!!

Pernah tidak kita kebayangkan bagaimana para nabi memanfaat waktu ramadhan berdua dengan Allah dan hampir setiap hari khatam coba cek ramadhan kita lebih banyak mana! dan Saya yakin tidak ada manusia seperti para nabi yang mampu seperti itu kalau ada mungkin hanya satu atau dua.

Setelah kajian dan membaca status fecebook mahasiswa langsung tanjap rem dan pasang gigi empat kalau bisa jangan pake rem biar bisa segera khatam secepat mungkin. Kalau dipikir-pikir sangat bisa seperti meraka sedangkan waktu diberikan sama mungkin beberapa hari ramadhan kebanyakkan tidur, kebanyakkan menonton, kebanyakkan menyibuk diri tidak bermanfaat, kebanyakkan mengombrol tidak bermanfaat. Nauzubillah minzalik “maafkan hamba ya Allah”

Hikmah dari silaturahmi melalui kajian hari ini terpejut dan tersadari ternyata ia masih biasa-biasa saja meraih jus dan pahala di bulan ramadhan. Ternyata ketika merasa hebat ternyata ada hamba Allah lebih hebat dari ia. Jadi jangan pernah merasa diri kita orang lebih dari orang lain karena diatas langit masih ada langit.

Bergegaslah meraih pahala, syafaat, rezki dan kemulian penuh keberkahaan jangan hiraukan angin lalu mengoda kekhusyukkan kita.

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

you are not Alone because Allah always with u


Bismillah… 🙂

Tak pernah terpikir bahkan membayangkan diberi kesempatan ke abroad (luar negeri) gembira tak bisa terungkapkan walaupun abroad masih lingkungan asia mudah-mudahan merupakan pintu loncatan bisa other country, Amin.

Betapa takjub melihat keindahan Negara-negara yang dikunjungi (Malaysia, Macau, Hongkong and Singapura) begitu jauh perbedaan dengan Negara ku (Indonesia). Tapi tetap disyukuri walaupun hidup di Negara entah berantah menurut pandangan masyarakat umum, tapi bagi ku Negara ku adalah negeri berlimpah keberkahaan. Kalau tidak mensyukuri apalagi yang harus dilakukan dan yakin Allah melahirkan ku di Negara ini ada maksud dan tujuan…(berbicara bak negarawan heeeeee)

Lima hari di abroad merasakan manusia terasing! Bagaimana tidak asing secara ini bukan negeri ku, asing dengan makanannya yang biasanya mengkonsumi manis atau pedas, asing dengan bahasa sebab hari-hari mendengar logat jawa, asing dengan orangnya pada umum tak menutup aurat, asing dengan pemandanganya disana begitu rapi, bersih, tertib berbeda dengan Negara ku semberautan (tak kenal istilah antri). Walaupun ke abroad rombongan tapi tetap merasakan terasing ditengah kerumungan dan kepadatan penduduk kota tersebut.

Teman-teman lain sibuk dengan kegiatan mereka, disana pula terlihat betapa manusia mementing hak meraka sendiri tanpa mau mengindahkan kepentingan orang lain “egoisme”.

Membuat berpikir panjang ternyata ketika terasing dalam segala aspek hanya satu membuat kita kuat yaitu kebaradaan Allah (you are not alone because Allah always with U).

Selama di abroad selama itu pula berbicara sendiri ternyata benar kalimat singkat ini (kita bukan sendiri tapi Allah bersama kita) dan semakin merasa terasing semakin ingin mendekatkan diri pada Allah.

Ketika terasing ingin segara back to Indonesia, entah apa yang melatarbelakangi tak safe and enjoy with myjourney? Padahal ini the first to abroad seharusnya perjalan pertama harus dinikmat dengan glad and joy. Mungkin tak merasa riang dikarenakan teman yang tidak saling mengerti, mungkin dikarenakan makanan tidak cocok sehinga kelaparan huffffttt, mungkin dikarenakan melihat pandangan tak menyejukan (ngumbral aurat) dan susah untuk mencari tempat ibadah (mesjid).

Entahlah apapun alasannya keterasingan lima hari di abroad semakin membuat ku mengerti betapa Allah tempatsegala mengadu keterasingan itu ““Jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya selain Dia. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS. Al- An’aam: 17).

Pantaslah ketika manusia merasa terasing di atas bumi membuat ia gigih dan termotivasi mendekati diri pada Allah betapa banyak contoh manusia terasing sehinga menghasil kenikmatan beribadah dengan Allah dan merasa begitu dekat dengan Allah.

Hendaknya tiap jejak kehidupan dan berjalanan kita di atas bumi menjadi orang terasing sehinga kondisi tersebut membuat kita selalu mentauti hati kepada Allah.

Dengan keterasingan begitu banyak ibbroh atau hikmah bisa dipetik dan sungguh betapa Allah itu Maha Kaya, Maha Agung, Maha Kuasa telah menciptakan makhluk dengan berbeda-beda dengan perbedaan Allah ciptakan sedang memberi pelajaran untuk ane bahwa yang mencipta langit, pemandangan, awan, manusia, dan binatang semua adalah Dia. sesuai dengan firman dalam surah Al-Hujurat:13

Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telahi menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Adakah Tuhan selain Dia yang mampu menciptakan perbedaan dan persamaan nan indah itu? tentu tidak ada semua adalah milik Allah. Jadi masih tidak mau kita mensyukuri, meminta pertolongan dan mencari Tuhan selain Allah?

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

penyakit yang bisa disembuhkan melalui Madu


–          madu dapat membantu penyembuhan menyembuh insomnia dan kurang tidur. minumlah segalas air yang dicampur dengan satu sendok makan madu sebelum tidur. sejumlah peneliti menemukan efek menenangkan dari orang yang meminum madu.

–          madu dapat membantu pengobatan bibir pecah-pecah, perawatan kulit keriput, mempercantik dan merevitalisasi kulit kendur

–          satu sendok makan madu setiap hari dapat membantu melindungi anda dari serangan jantung fatal, hal ini telah dikonfirmasikan oleh penelitian tentang manfaat madu. mereka mencatat bawa madu membantu mengatur kerja jantung.

–          dalam penelitian medis baru-baru ini, disimpulkan agar sebaiknya mengkonsumsi satu sendok makan madu setiap hari untuk mengobati penyakit batuk kronis. pengobatan dengan madu disebutkan lebih baik daripada menggunakan obat-obat kimia.

–          penelitian ini menegaskan bahwa kekurangan obat kimia untuk pengobatan asma dan radang paru-paru. dan madu telah membuktikan kemampuan untuk menyembuh penyakit  tersebut.

–          madu bisa digunakan untuk membantu pengobatan stess, peradangan dan gangguan system syaraf tubuh. madu mempunyai energy luar biasa dalam mengorganisir dan meringankan gangguan system syaraf serta bisa memberi ketenangan hati.

–          untuk pengobatan radang gusi dan kerusakan gigi, juga bisa menggunakan madu. beberapa percobaan menunjukkan bahwa pijat gusi popular dengan madu memperkuat gusi rentan dan mengaktifkan gerakan darah serta membunuh bakteri berbahaya di dalam mulut.

–          madu juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati impotensi (ketidakmampuan pri dalam menahan atau mencapai ereksi) dan infertilitas (ketidak suburban). sejumlah eksprimen menunjukkan pengaruh madu dalam revitalisasi dan membangkitkan organ-organ seks baik pada laki-laki dan perempuan

–          jika and menderita alergi, minumlah sedikit madu dan sangat lebih baik bila anda bacakan ayat-ayat Al-quran pada madu tersebut dengan suara terang, konsentrasi dan yakin. setelah jangka waktu tiga bulan anda akan merasakan bahwa alergi yang sulit diobati secara medis itu akan banyak bekrurang, Insya Allah.

“semoga bermanfaat dikutip dari buku Al-quran the Healing Book”

Mengobati Penyakit kulit dan Sejenisnya


Untuk penyakit ini kita bisa membaca do’a yang diucapkan oelh Nabi Ayyub Alaihissalam. selama bertahun-tahun Nabiyullah Ayyub alaihissalam menderita penyakit hingga akhirya Allah hilangkan kedukaan itu, salah satunya karena keberkah do’a yang beliau ucapkan.

dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.

(QS. Al.Anbiya: 83)

setelah itu baca juga firman Allah Swt

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. (QS. Az Zumar: 23)

Dikutip dari buku Al-quran The Healing Book “Semoga bermanfaat”

Mengobati Skizofrenia, Depresi dan Kelesuan



skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamine, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan cirri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan nan salah) dan Halusinasi (persepsi tanapa ada rangsang pancaindara).

bisa ditambahkan dengan membaca surat yusuf karena surat yusuf ini turun dlam kondisi yang paling sulit dihadapi oleh Rasullah Saw. surat ini diturunkan untuk memantapkan rasullah saw agar melanjutkan dakwahnya, mengkokohkan langkahnya memperjuangkan kebenaran. surat ini merupakan surat yang membangkitkan optimism dan surat yang bisa menjadikan orang yag merenungkan maknanya, bisa bertambah sabar dan dan menyusupi kebahagiaan dlaam jiwanya.

selain itu ditambahkan dengan membaca ayat

(Ingatlah) suatu hari (ketika itu). Kami mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan): “Tetaplah kamu dan sekutu-sekutumu di tempatmu itu.” Lalu Kami pisahkan mereka dan berkatalah sekutu-sekutu mereka: “Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah kami (Qs. Yunus:28)

Dalam ayat ini, Allah Swt meletakkan rahasia besar yang bisa membangkitkan rasa bahagia, gembira dalam hati orang yang membacanya.

Dikutip dari buku Al-quran The Healing Book “Semoga bermanfaat”

%d bloggers like this: