you are not Alone because Allah always with u


Bismillah… 🙂

Tak pernah terpikir bahkan membayangkan diberi kesempatan ke abroad (luar negeri) gembira tak bisa terungkapkan walaupun abroad masih lingkungan asia mudah-mudahan merupakan pintu loncatan bisa other country, Amin.

Betapa takjub melihat keindahan Negara-negara yang dikunjungi (Malaysia, Macau, Hongkong and Singapura) begitu jauh perbedaan dengan Negara ku (Indonesia). Tapi tetap disyukuri walaupun hidup di Negara entah berantah menurut pandangan masyarakat umum, tapi bagi ku Negara ku adalah negeri berlimpah keberkahaan. Kalau tidak mensyukuri apalagi yang harus dilakukan dan yakin Allah melahirkan ku di Negara ini ada maksud dan tujuan…(berbicara bak negarawan heeeeee)

Lima hari di abroad merasakan manusia terasing! Bagaimana tidak asing secara ini bukan negeri ku, asing dengan makanannya yang biasanya mengkonsumi manis atau pedas, asing dengan bahasa sebab hari-hari mendengar logat jawa, asing dengan orangnya pada umum tak menutup aurat, asing dengan pemandanganya disana begitu rapi, bersih, tertib berbeda dengan Negara ku semberautan (tak kenal istilah antri). Walaupun ke abroad rombongan tapi tetap merasakan terasing ditengah kerumungan dan kepadatan penduduk kota tersebut.

Teman-teman lain sibuk dengan kegiatan mereka, disana pula terlihat betapa manusia mementing hak meraka sendiri tanpa mau mengindahkan kepentingan orang lain “egoisme”.

Membuat berpikir panjang ternyata ketika terasing dalam segala aspek hanya satu membuat kita kuat yaitu kebaradaan Allah (you are not alone because Allah always with U).

Selama di abroad selama itu pula berbicara sendiri ternyata benar kalimat singkat ini (kita bukan sendiri tapi Allah bersama kita) dan semakin merasa terasing semakin ingin mendekatkan diri pada Allah.

Ketika terasing ingin segara back to Indonesia, entah apa yang melatarbelakangi tak safe and enjoy with myjourney? Padahal ini the first to abroad seharusnya perjalan pertama harus dinikmat dengan glad and joy. Mungkin tak merasa riang dikarenakan teman yang tidak saling mengerti, mungkin dikarenakan makanan tidak cocok sehinga kelaparan huffffttt, mungkin dikarenakan melihat pandangan tak menyejukan (ngumbral aurat) dan susah untuk mencari tempat ibadah (mesjid).

Entahlah apapun alasannya keterasingan lima hari di abroad semakin membuat ku mengerti betapa Allah tempatsegala mengadu keterasingan itu ““Jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya selain Dia. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS. Al- An’aam: 17).

Pantaslah ketika manusia merasa terasing di atas bumi membuat ia gigih dan termotivasi mendekati diri pada Allah betapa banyak contoh manusia terasing sehinga menghasil kenikmatan beribadah dengan Allah dan merasa begitu dekat dengan Allah.

Hendaknya tiap jejak kehidupan dan berjalanan kita di atas bumi menjadi orang terasing sehinga kondisi tersebut membuat kita selalu mentauti hati kepada Allah.

Dengan keterasingan begitu banyak ibbroh atau hikmah bisa dipetik dan sungguh betapa Allah itu Maha Kaya, Maha Agung, Maha Kuasa telah menciptakan makhluk dengan berbeda-beda dengan perbedaan Allah ciptakan sedang memberi pelajaran untuk ane bahwa yang mencipta langit, pemandangan, awan, manusia, dan binatang semua adalah Dia. sesuai dengan firman dalam surah Al-Hujurat:13

Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telahi menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Adakah Tuhan selain Dia yang mampu menciptakan perbedaan dan persamaan nan indah itu? tentu tidak ada semua adalah milik Allah. Jadi masih tidak mau kita mensyukuri, meminta pertolongan dan mencari Tuhan selain Allah?

Regard

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Journey At Hongkong


Journey at Hongkong

sampai dihongkong sekitar jam 12 malam waktu hongkong kalau di Indonesia sekitar jam 11 Cuma berbeda satu jam seperti berbedaan Indonesia barat dan timur. via kita lalui menuju hongkong yaitu dari Macau terus naik Very dan jembutin mobil pariwisata. Perjalanan dari Macau menuju Hongkong lebih kurang satu jam perjalanan. Ini untuk pertama kali naik Very mungkin daerah kepulauan seperti batam very merupakan transportasi utama masyarakat batam. Hal dirasakan ketika naik very adalah seperti naik guayan dan pusing sepertinya mabuk laut heeeee….^__^ akhirnya sampai juga di pelabuhan Hongkong subhanallah sesampai disana lihatin pemandangan laut luar biasa tapi sayang tak sempat mengabadikan pemandangannya yang dihiasi Lighting “penerangan” lampu-lampu berkilau dengan berbagai warna pantas si Gayus mau banget liburan ke Macau hooooo kok sampe ke gayus pula…. The Next History  Bayangkan pelabuhan saja sudah seperti apalagi bandara dan kota Hongkong ya???.

lebih kurang setengah jam berjalan menuju kota hongkong dan sempat diceritakan guidenya bahwa kita akan melewati bawah laut, dan melihatin pelabuhan antara dua kota hongkong. walaupun berjalan dibawah laut sepert jalan ditol biasa aja. tetap pemandangan jalan dibawah laut tak bisa diabadkan semakin capeknya^____^ akhirnya sampai juga di hotel. semakin tertakjub sesampainya di hongkong rata-rata gedung disana seperti pencakar langit. ketika dihotel dapat kamar paling atas semakin bebas  atau lepad (freelance) mata memandang gedung bertingkat disekitar Hotel. bahkan bisa dikatakan rata-rata gedung disana tinggi semua dan sangat jarang rumah penduduk seperti Indonesia.

Fhoto di Hongkong

pagi pun datang dan mengawal pagi dengan prepare  serta Basmallah menuju lokasi workshop and tour. Tapi sebelumnya berangkat harus serapan dulu. Hoooooo….ketika sarapan banyak keanehan (1) ruangan makan Hotel sangat minim mungkin lebih minim rok Mini sehingga harus antri kayak antri daging kurban, kemudian disana makan yang laris oleh kita adalah Telur bulat, Roti bakar, dan Teh Hangat sedangkan makan bahan dasar daging pada takut semua menyentuhnya “takut daging babi” gak papalah wanti-wanti dari pada kemakanan makanan haram, padahal pertama makan ambil sosis tapi gara-gara dibilangin teman hati2 jangan daging babi terpaksa dech sosis disingkirkan, Parno bangetkan ckkkkkk….. (2) Ternyata makanan hongkong kebanyakkan bersaus alias tak berbau Pedas seperti orang Sumatra. (3) orang Hongkong Menyeduh Teh tidak menggunakan Gula alias Teh Hijau Karena orang hongkong takut kegemukkan “obesitas”  pokoknya makan dihongkong menghilangkan selera yang ingat Cuma Makanan Indonesia “ I love food Indonesia especially padang foods”.

workshop pertama di Universitas Hongkong, selama dalam perjalanan menuju Universitas Hongkong yang berada di atas Bukit. lagi-lagi takjub melihat Indah kota hongkong yang dihiasi oleh gedung-gedung pencakar Langit matapun tak mau berkedip sedikit pun untuk melihat keindahan Hongkong. lebih kurang 1 jam perjalanan dan Alhamdullah gak kena mancet “Mangnya Jakarta pake macet-macet segala hiiiiii” sampai di Universitas Hongkong ini adalah Mapping Universitas Hongkong

ketika memasuki area universitas Hongkong bertambah takjub ternyata sangat beda universitas yang ada di Indoesia. kesan pertama terlukis dalam benak yaitu gedung-gedung sangat Indah, kokoh, taman-taman kampus begitu asri serta nan Hijau, tertata dengan rapi tanpa ada sampah satupun. setelah berkeliling di area universitas hongkong langsung menuju Perpustakaan ini tujuan kita. sesampai disana langsung disambutin oleh librarians the university of Hongkong sambil mengenalkan “Introduction” tentang history and deveploment of library. Akhirnya dibagi two group “dua cluster” yaitu cluster Technology and Collection or circulation library.  lagi-lagi takjub ternyata jauh berbeda perpustakaan Indonesia dengan Hongkong disana rata-rata sudah berbasis Techonology kemudian tata pelayanan serta display collection juga berbeda. akan tetapi perpustakaan Universitas Hongkong sebelum seberapa jika dibandingkan dengan Perpustakaan Provinsi/kota “Hongkong of central library” seperti Mall banget. Semoga suatu saat perpustakaan Seluruh Indonesia bisa seperti perpustakaan diluar negeri. Amin “tapi Kapan ya hiiiiii”

Dilanjutkan kegiataan berikut adalah mengunjung perpustakaan Hongkong University science and technology dimana universitas tersebut juga berada puncak bukit. luar biasa sesampai disana semakin takjub lagi dengan pemandangan melihat kota Hongkong dari universitas science and technology. jadi kepengen kuliah diluar negeri pula rasanya heeeee….”semoga Allah mempermudahkan langkah walaupun logika bilang mana mungkin tapi ketika Allah berkehendak pasti bisa, I’am believed it”. pastinya hal tidak boleh dilupakan adalah foto-foto. langsung menuju perpustakaan yang berada dilantai the first floor. sebelum mengeliling lokasi perpustakaan tersebut kita memasuki area workshop tujuan adalah untuk mengenal terlebih dahulu lika-liku perpustakaan dan berakhir juga pengantar tentang perpustakaan. Kemudian dilanjuti pada pengenalan satu persatu ruangan dan koleksi perpustakaan tersebut. semakin berjalan dari satu keruangan lain, dari satu tingkatan gedung ketingkat lebih tinggi lagi-lagi mengeleng kepala “luar biasa” perpustakaan diluar Negeri. perpustakaan didesain senyaman mungkin, difasilitasi selengkap mungkin, dan ditambah lagi pemandangan nan indah.  Bagaimana tidak mahasiswa betah dan menjadi perpustakaan menjadi rumah kedua bagi mahasiswa. ada beberapa hal yang bisa disimpulkan dari mengunjungi perpustakaan Hongkong Science And Technology yaitu  Hendaknya perpustakaan diciptakan senyaman mungkin dengan dekorasi funny, fasilitas serba techonology, dan disuguhi pemandangan. Tapi mungkinkah Indonesia bisa meniru perpustakaan hongkong science and technology????. Insyallah bisa tapi perlu waktu begitu lama dan panjang. Hongkong Science And Technology memang menerapkan filosofi perpustakaan adalah jantung pendidikan. kalau Indonesia benarkah perpustakaan jantung Pendidikan!!!! I don’t knew…

The Next Activity yaitu menuju Hongkong of central library (Mungkin perlu pembahasan secara khusus tentang Hongkong Of Central Library), jadi ditinggalin dulu tentang Hongkong Of central library dimana perpustakaan tersebut berada dipusat kota hongkong dan bersebelah Taman Victoria salah satu tempat berkumpulnya TKI Indonesia dan berdekat Indonesia of Embbassy. Walaupun sepintas melihat Taman Victoria tapi sudah mengambarkan suasana seperti apa!!!!. Taman tersebut umumnya dimanfaat untuk bersantai ria, bermacam olahraga, dan diskusi. Taman Victoria memang bagus tempat menghilangkan lelah tapi lebih nyaman lagi di Hongkong of central library seperti Mall…”amazed” bahkan di hongkong taman kota begitu banyak dan jarak satu taman dengan lain juga tak begitu jauh. Kenapa hongkong menerapkan banyak taman karena rata-rata masyarakat hongkong tinggal apartemen (rumah susun) jadi jarang heran pagi-pagi taman di hongkong dipenuhi masyarakat hongkong.

Pokok seharian penuh tepatnya tanggal 4 Juni 2011 Full of activity,  walaupun padatnya kunjungan tapi tetap happy funny as long as day not annoyed or joy.   ini dia nich yang ditunggu teman semua yaitu shopping time. Namun sebelum kita shopping night day kita mengujungi tempat wisata  Madame Tussaud’s Hong Kong yaitu tempat  patung-patung orang tekenal di dunia seperti Sharul Khan, Eistein, Raja dan ratu Inggris, Jek lie, dan lain-lainnya. Hhoooo….hampir semua patung orang ternama diphotokan ya kapan lagi, karena di Asia Madam Tussaud’s Cuma ada dihongkong,  ticket masuk yaitu 100 dolar Hongkong yaitu sekitar 120 Indonesia. di Gedung Madame Tussaud’s tersebut bisa melihat kota Hongkong dari ketinggian tapi sayang kita kesana siang-siang katanya kota hongkong lebih indah dilihatin Malam hari.

Fhoto bareng di Universitas Science and Technology Hongkong

The Next Journey Is Shopping Time!!! kita tahu bahwa hongkong adalah pusat belanja termurah di asia. Sebenarnya dielnya dari Indoneisa bakal shoping di Ladies Market tapi ada suatu problem yaitu guide curang kita dibawah tempat yang mahal dan menyatakan bahwa ladies market bukan tempat belanja murah dengan terpaksa belanja disekitar  Stanley Market merupakan pasar yang sedikit lebih ‘bergengsi’ dibandingkan dengan pasar-pasar lainnya di Hongkong.

lewat shoping tersebut terbukti bahwa orang Indonesia adalah Konsumtif “geleng-geleng kepala lihatin teman belanja”.  Hampir semua barang ditawar pada lahap alias diborong, lucunya saat shoping yaitu terhambat dengan bahasa terpaksa menggunakan bahasa isyarat^___^. Masih ingat waktu teman nawarin pake bahasa Indonesia dan ketawa ngakak-ngakak hooooooooooo emang disini bringHarjo pho*__*…. waktu yang dihabiskan untuk shopng sekitar 4jam padahal waktu diberikan untuk shoping yaitu 2jam. HHeemmm mana cukup 2jam buat shoping dengan terpaksa pulang ke Hotel naik taksi. Belanja di Hongkong tak ada puas-puas karena perbedaan shoping hongkong dan Indonesia beda tipis. Pantasan kalau jalan-jalan kehongkong rugi kalau gak shoping. selain murah dan kualitas juga lebih bagus dibanding Indonesia bukan berarti barang Indonesia dibawah standar.

The Last Journey not yet last at Hongkong berakhir di Stanley Market and prepare penerbangan selanjutnya yaitu Singapura perjalanan penuh kenangan dan ilmu. I hope someday Godbless to journey another abroad, Amin.

 

“The first abroad of impression at Kuala Lumpur”


Alhamdullah scenario Allah begitu dahsyat akhirnya bisa untuk pertama kali abroad ketiga negara sekaligus dalam satu pekan “Malaysia, Hongkong, and singpura”. Disini Cuma pengen menceritakan tentang pengalaman dan persepsi melihat negara orang lain. pastinya takjub dan woouuuuwww ternyata Indonesia belum apa-apa dibandingkan negara orang lain. Despite  Abroad Of More Beutifull tapi tetap Indonesia beta adalah tanah tumpah darah saya, Indonesia beta adalah ibu pertiwi saya, Indonesia beta adalah tanah pusaka harus dijunjung tinggi serta tempat beta mengabadikan diri.

negara pertama dikunjungi dari ketiga negara harus dikunjungi yaitu Malaysia “Kuala Lumpur”  ketika lending dibandara Kuala Lumpur International Airportatau Bandara Subang kelihatan hamparan kebun sawit begitu luas jika dianalogikan seperti pulang kekampung “Sumatra” hampir sama tapi serupa apalagi sudah keluar bandara kiri-kanan sawit menjulang tinggi. kebetulan jalan kita lewati adalah menuju daerah pusat pemerintah Malaysia yang dikenal dengan sebutan Putrajaya. sesampai sana subhanallah gedung pemerintahan semua sama atau seragam ini adalah satu contoh

Gedung Pemerintah Malaysia di Putra Jaya

gedung pemerintah di putra jaya bahkan daerah tersebut dijadikan tempat wisata bagi touris local maupun internasional.

Daerah putra Jaya “Malaysia”

kemudian ada seperti waduk atau labirin yang ditata seindah mungkin seperti lampiran gambar hampir semua sudut disekitar putra jaya dimanfaatkan untuk berpose Hiiiii^__^. Setelah daerah putra jaya dijalajahi semua baru rombangan kita perangkat menuju Kuala lumpur. EEpp sebelum menuju hotel memutuskan makan dicentaral food yang lucunya sampainya disana makanan kita pilih tetap seperti makanan Indonesia Yaitu bakso, nasi ramas, dsb dan penjualnya juga orang Indonesia “bantul city” hooooo seperti penjual baksonya adalah TKW terpaksa rombongan kita pake bahasa jawa ckkkkkk…..Setelah timur tengah kenyang melanjutkan kegiatan selanjutnya yaitu check di Hotel “Angkasa Hotel” dan kebetulan tinggal dekat dari petronas. sebelah hotel dekat china tows yaitu tempat berbelanja barang-barang murah KW “Kualitas “ 2. Namun sayang tak dapat belanja karena pas sampai disana sudah hampir tutup yaitu sekitar jam10 malam waktu Malaysia. walaupun tak sempat belanja jadi tahu yang dimaksud china town itu apa? karena disingapura juga ada china town.

Akhirnya setalah disana memutuskan untuk pulang kehotel, istirahat, mandi, makan malam, dan sholat. tapi ada beberapa teman (rombongan) yang melanjutkan jalan-jalan malam disekitar hotel karena sayang buat mereka kalau ke KL Cuma bukan istirahat. sebenarnya hati tertarik juga tapi lebih memutuskan untuk istirahat sebab semakin capeknya.

Mentari pagi ibu kota kuala lumpur pun menyambut dengan cahaya yang berkilau. Ternyata di Kuala Lumpur terangnya lama dimana jam7 saja seperti jam5an. Setelah prepare untuk melanjuti kegiatan selanjutnya kita semua pada packing, makan di lobi room hotel and got out “cek out”menuju Petronas tepat dilantai 42 bertepatan dengan jembatan petronas. subhanallah ketika di lantai 42 itu (baru setengah tingkat dari jumlah 82 tingkat gedung petronas) hampir seluruh kota Kuala lumpur kelihatan dan Amazing bisa menatap indahnya keindahan kota kuala lumpur. sempat saya abadikan dari salah satu side “sudut” pemandangan seperti gambar dibawah ini .

kota KL dari petronas

sampai sana tak kalah hebohnya always foto-foto ^__^.  Jika dilihat dari lantai 42 “tepatnya dijembatan petronas sangat padat tapi pada kenyataan tidak begitu banyak ruang terbuka. sangat berbeda jauh dengan ibu kota negara Indonesia “Jakarta”. Selesai pertemua disana langsung capcus buat makan siang yaitu daerah menuju bandara. Kenapa memilih area sana karena termasuk murah, makanan seperti Indonesia dan selesai makan siang langsung menuju bandara.

Lebih kurang setengah jam perjalanan akhirnya sampai bandara Kuala Lumpur International Airport menuju negara selanjutnya yaitu Hongkong. Akan tetapi tidak langsung kehongkong akan yakni memutuskan penerbangan ke Macau. sesampai dibandara sempat terpisah dengan teman-teman yang lain terpaksa saling mencari di bandara. Alhamdullah ketemu juga walaupun sempat deg-degan alias takut ditinggal pesawat Hiiii….^__^. kelihatan dari wajah teman-teman semua pada kelelahan dan mencuri waktu istirahat diruangan tunggu bandara. setelah setengah jam menunggu akhirnya take off juga.

sesampainya dikabin pesawat ternyata kita pada pisah-pisah semua tempat duduk, kebetulan saya dapat set nomor 9 paling depan dan berdampingan sama Bule. Sebenar pengen ngombrol tapi bahasa inggris saya level dibawah cukup terpaksa hanya ngombrol sedikit saja hiiiii*__*. ini adalah untuk pertama kali penerbangan terlama saya alami yaitu selama 4 jam diatas pesawat. Apa yang saya lakukan selama diatas pesawat???? yaitu Mengaji “subhanalla” ini hal pertama kali ngaji diatas pesawat. Sepertinya bule disamping saya pada bengong kali ya but the way  orang ini baca apa ya? teruz keras pula!!!!! tapi tetap aja cuekin aja. kebetulan dibandara tidak sempat sholat zuhur maka saya Menjamak sholat diatas pesawat “sholat perjalanan”. Heeemm tambah semakin pusing dech bule lihatin saya kenapa ini orang kok pada gerak-gerak tidak jelas di atas pesawat ….

Gila benar ini adalah Ngaji terlama dalam hidup saya yaitu Empat jam gak berhenti-henti hoooo….seb ab dibawa tidur mata tak mau terlelap sehingga dengan terpaksa dari pada bengong lebih baik saya ngaji Aja. Padahal teman-teman pada pulas dan ngorok dipesawat^___^. Alhamdullah akhirnya sampai juga dibandara Macau (Macau International) = MFM yaitu sekitar jam 10 Malam waktu Macau.

Nah yang lebih serunya lagi kalau road of abroad yaitu melewati petugas imigrasi. Dengan wajah yang seram, disiplin dan menakutkan itu wajah tergambar dari petugas imigrasi. Alhamdullah tidak pernah kena introgasi atau saringan Imigrasi karena ada beberapa teman terkena introgasi petugas imigrasi. adapun sebab terjadinya intrograsi imigrasi yaitu

–          Ketika scanning no paspor tidak terdetiksi dikomputer petugas

–          Photo dipaspor dan wajah asli berbeda

–          Nama familier seperti Muhammad, Rahman itukan merupakan nama beredar sangat berbedakan dengan nama saya Hiiiii…

–          Terkadang juga tidak disebabkan tiga hal diatas, melainkan keinginan mereka saja dengan alasan menurut mereka patut dicurigakan apalagi pake jenggot panjang. Ini terjadi pada teman saya hooooooooooo……..

Lebih lucunya lagi ketika melihat teman diintrogasi oleh petugas imigrasi mereka pada deg-degan level atas dahhhh, bingung sendiri dan otomatis perjalanan kami terhampat, tapi tak kalah lucu dengar guide “pamandu wisata” dengan bahasa melayu bercakap-cakap dengan kita semakin berwarna uraian perjalan selama di Kuala Lumpur…”Indah nian memory perjalanan abroad” simfoni kehidupan.

Bersambung  cerita simfoni kehidupan abroad di Hongkong

%d bloggers like this: