Betapa Pentingnya Berkomunitas


community.jpgBila hidup ditengah perkota, era globalisasi dan kompetitif mengharuskan kita mengikuti berbagai macam komunitas. Komunitas tak bisa dianggap sepele karena banyak orang menjadi hebat dan berubah melalui komunitas. Bahkan komunitas menjadi perhitungan tersendiri oleh perusahaan atau instansi pemerintah. Begitu banyak komunitas diperkotaan, dari komunitas sosial, pendidikan, hobby, bisnis, agama dan beraroma politik. Berkomunitas telah menjadi trend hidup orang-orang perkotaan. Biasanya komunitas bersua dan berkumpul diarea public seperti ditaman, mall, kafe/restoran dan ruang public lainnya.

Anggota komunitas umumnya berbeda-beda mulai berbeda profesi, pendidikan, wilayah, usia, gender, karakter dan agama. Mereka bersatu dengan satu alasan yaitu kesamaan visi atau minat.  Seandainya masih ada masyarakat perkotaan tak mengikuti satu pun komunitas betapa ruginya. Karena rata-rata mereka yang suka berkomunitas memiliki ciri yaitu mau bersosial, berbagi, berkumpul  dan suka berdiskusi. Padahal dengan bergabung berbagai komunitas memberi banyak manfaat dan pengaruh. Bahkan menjadi anggota komunitas tertentu sering diundang oleh pihak tertentu untuk mengikuti acara.

Mari simak baik-baik apa saja manfaat dengan bergabung dengna komunitas antara lain

  1. Menambah teman
  2. Menambah jaringan
  3. Mendapat ide-ide baru
  4. Menjalan silaturahmi
  5. Bisa tertawa ria plus selfie
  6. Berkesempatan bertemu orang-orang cerdas dan berlian
  7. Berkesempatan diundang oleh orang terkenal
  8. Kemungkinan besar mudah dikenal orang
  9. Melatih bersosial dan berkomunikasi
  10. Belajar berempati dan bersosial dengan lingkungan
  11. Membentuk karakter diri

Itu sebagian kecil manfaat dari berkomunitas. Selain itu dengan berkomunitas bisa bertemu orang yang memiliki jiwa memimpin, jiwa pencentus ide, jiwa pengembang ide, jiwa marketing, jiwa diplomasi dan jiwa penengah.

Namun saat memutus bergabung dengan komunitas sebaiknya lihat dulu apa kegiataan yang dilakukan komunitas tersebut. Apakah komunitas itu sesuai dengan fashion kita, tidak melabrak aturan agama dan hukum. Terlebih penting lagi cari dan bergabunglah dengan komunitas yang bisa mengajak kita sebagai makhluk Allah mencapai ketaqwaan serta komunitas mengajak produktif bernilai jual tinggi. Sebab ada juga komunitas yang mengarah pada yang negative. Tentu komunitas seperti ini harus dihindarkan, seharusnya dengan bergabung dengan komunitas lebih bijak, cerdas dan menghasilkan karya malah sebalik membuat hancur lebur.

So, bagi generasi muda belum bergabung dengan komunitas positif. Maka sekarang saatnya mencari komunitas-komunitas sesuai dengan karakter, minat dan tujuan hidup kamu agar hidup memiliki nuansa berwarna seumpama warna sinar matahari pagi menyinari hamparan bumi yang terbentang luas.

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Bunga dan Kupu-kupu


kupu2Perjalan ditempuh sekitar lima belas menit menuju taman asri yang dipenuhi pohon rindang, air mancur, ketenangan dan bunga sedang mekar. Sesampai sana area parkir sudah dipenuhi roda dua dan ini bertanda taman lagi banyak pengunjung. Taman kota ini tak jauh dari rumah dan biaya masuk juga sangat murah. Baru dua puluh menit ku berada ditaman kota sudah merasa sejuk. Duduk ditaman kota sendirian adalah cara mencari inspirasi tapi taman kota sering digunakan sebagai ruang bermesraan oleh mereka sedang jatuh cintah dan kekurangan modal merayakan cinta. Dengan ulah mereka yang sedang jatuh ditaman kota terkadang membuat mata harus hati-hati menoleh. Jika tidak berhati-hati bisa melirik yang sedang mabuk cinta dengan gelagat tak semestinya.

Bila telah berada dikota telah mempersiapkan bekal berupa teh botol, coklat serta permen dan mengeluarkan pulpen yang dilengkapi kertas. Berharap ketika membawa muka menatap kesuluruh sisi-sisi taman kota secara spontan hadir idea yang unik. Apalagi taman kota ini dibumbui senandung lirik nan sendu dari smartphone semakin menarik ide tercetus di otak dan tersentuh oleh hati. Dan andaikan taman kota ini adalah halaman rumah ku sendiri mungkin ini adalah tempat favorit dan motivasi terus menulis. Ruang merangkai berbagai kata menjadi berbagai kalimat bermakna menggugah sukma. Namun Itu hanya ilusi yang tak mungkin terjadi. Seandainya terwujud memiliki halaman rumah seperti itu maka diyakini banyak hal yang terangkai, tertulis dan disharekan di account blog.

Tak hanya merasa ketenangan bila berada ditaman kota melainkan bisa menghirup oksigen segar, bisa mendengar titik air yang jatuh dengan nada-nada, air mengalir dengan riak-riak kecil, rerumputan yang tinggi sama rata, daun dikipas angina, semut berjalan disela-sela rumput, hembusan angin yang meniup kerudung panjang, suara angin menyentuh dedaunan dan tumpukan daun berwarna kuning. Mungkin dedaunan kuning sengaja ditumpuk oleh pengelola taman untuk dijadikan pupuk kompos. Tempat ku berdiri mengamati bagaimana daun jatuh dari pohon dengan atraksi penuh gemulai. Cara setiap daun berjatuhan berbeda-beda dan dengan kecepatan yang tak serupa. Sudah banyak daun yang berjatuhan dari pohon tinggi itu. Hampir semua pohon yang ada ditaman kota terdapat orang duduk dibawa pohon tersebut. Ada yang duduk sendirian, duduk berlima, duduk berdua dan berombangan. Mereka yang duduk disekitar pohon-pohon rindang menggunakan warna adem yang serasi. Tiba-tiba teringat dengan sabda teman bahwa warna alam adalah warna bagus dikenakan oleh manusia.

Akhirnya mata tertuju pada bunga-bunga yang disinari cahaya matahari siang. Terlihat jelas bunga bermekar dengan pola indah disetiap tangkai bunga. Jika diperboleh ingin rasanya memetik bunga indah nan mekar, berharap bisa berphoto disekitar bunga namun area kumpulan bunga dikeliling oleh pagar cukup tinggi. Ku hanya bisa menikmati bunga segar dari jauh tapi tak bisa memetik dan berphoto disana. Untuk bisa mendapat bunga segar itu ku harus minta izin dulu pada pengelola taman dan tentu ada syarat-syarat harus dipenuhi untuk memetik bunga itu.

Cukup lama ku arah mata keseputar kumpulan bunga-bunga indah, tak ingin rasa mata pindah pada pandangan lainnya karena merasa keharuman bunga menusuk jantung sedang berdetak memikir tentang keindahan bunga. Saat memandang dan membayangkan kegemulaian bunga, tiba-tiba kupu-kupu cantik ingin ingap diputik bunga. Kupu-kupu berwarna coklat bercampur kuning membuat ku tersenyum melihat tingkahnya mendekati bunga-bunga. Sebelum kupu-kupu ingap memutar kumpulan bunga-bunga dari arah kiri kenanan, dari sisi utara kearah barat dan cukup lama berputar. Mungkin kupu-kupu sedang mengitai bunga mana yang layak tempat menyisap sari pati bunga. Betapa cerdas kupu-kupu sebab begitu tahu mana bunga segar, bunga baru bermekar dan bunga memiliki sari yang banyak. Ku semakin serius menatap bunga dan tingkah kupu-kupu.

Dari kisah kupu-kupu dan bunga ditaman itu langsung terbayang tentang antara laki-laki dengan perempuan. Karena selama ini kupu-kupu diumpama laki-laki dan perempuan seumpama bunga. Jadi bunga yang indah nan mekar tak sembarang orang yang bisa menyentuhnya dia akan dipagari, dirawati, diletak tempat yang central dan kupu-kupu yang cerdas yang berani menghampiri bunga seperti itu. Begitu juga dengan perempuan seharusnya mempagari dirinya dari tangan jahil, merawat diri dengan menambah pupuk terbaik. Apa itu pupuk terbaik yaitu dengan terus mendekati diri padaNya, meng upgrade ilmu pengetahuan dan agama karena dia makhluk ciptaan Tuhan penuh keindahan. Sehingga yang berani menghampiri dia adalah laki-laki yang mempunyai kualitas rata-rata. Cara datang pun penuh dengan sikap santun dan tidak merendahkan harkat seorang perempuan.

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Cewek Cantik Dan Bohai


Beautiful-Girl-Face-Pictures_beautiful-girl1

Ku masih saja menunggu kehadiran teman di kafe terkenal di kota X. Entah kenapa setiap bersua teman selalu memilih kafe itu. Ada pun alasan tertarik dengan kafe itu karena nyaman bagi ku untuk menulis apapun, suasananya juga rindang, tempat luas dan varian makanan yang makyoos. Lagi-lagi ku mengambil tempat duduk yang sama yaitu meja yang bisa buat bersila dan selonjor kaki.

Sudah setengah jam duduk sendiri dikafe itu dan sudah menikmati jus jambu sedikit gula. Teman belum juga menampakkan wajahnya, mungkin sedang dalam berjalan menuju kafe disepakati. Saat menunggu ku melihat berbagai macam orang yang datang kekafe tersebut. Disamping kursi ku ada lima orang yang sedang asyik diskusi seperti sedang menyelesaikan tugas kuliah, sesekali mereka teriak maupun tertawa. Disaat mereka tertawa secara otomatis mengarah pandangan pada mereka. Dulu ketika kuliah juga sering menyelesaikan tugas kelompok dikafe-kafe. Apalagi dikafe ada zona selfie nan unik diyakini akan banyak yang mengunjungi.

Begini gaya mahasiswa sekarang lebih suka menyelesaikan tugas dikafe-kafe dibanding mengerjakan tugas diperpustakaan. Kalau diperpustakaan tentu menghambat ekspresi mereka karena diperpustakaan bersuara saja dilarang apalagi sampai berteriak-teriak. Maka dari itu perpustakaan perlu memiliki beberapa zona misalnya zona slient, zona riuh, zona serius, zona fun tapi sayang hal itu belum ditemui diperpustakaan di Indonesia. Dengan tujuan menarik pengunjung untuk datang keperpustakaan dan betah berada diperpustakaan. Nyata desain perpustakaan tak pernah berubah sejak dulu hingga kini masih tetap dengan warna gelap. Padahal konsep perpustakaan begitu sudah banyak diadopsi oleh perpustakan diluar negeri.

Sedangkan dikursi paling pojok ada cewek seksi dan bohai sedang kesendirian. Mungkin dia sedang melepask penat, menenangkan pikiran atau janji dengan orang lain seperti ku lakukan menunggu teman.  Ku curi-curi pandangan melihat cewek itu. Membuat mata tak henti beralih melihat cewek tersebut karena melihat gaya menornya bak sosialita, persis seumpama cewek metropolitan dan mencirikan wanita karier. Bukan untuk kali ini saja bertemu cewek berpakaian dan berdandan begitu. Sudah sering kali melihat terutama ketika kuliah di kota bandung. Rata-rata mahasiswa gelius pisan dan tak bisa diutarakan dengan kata.  Ku mulai menebak sendiri apa profesi cewek tersebut. Biasanya berpakaian seksi dan bohai bekerja di ditempatkan front office, wanita karir, mahasiswa semester lima keatas dan remaja-remaja. Kenapa berani mengatakan begitu karena remaja juga ada berdandan seksi dan boai serta suatu ketika pernah ketemu remaja atau pelajar berpakaian seperti itu.

Ku tak hanya menebak profesi cewek seksi dan bohai itu tetapi juga menerka-nerka harga barang yang digunakan. Semakin tertarik lagi mengamati cewek itu dari kejauhan karena sejak dari awal duduk tak henti-hentinya berhenti bercermin melihat wajahnya yang dipenuhi make up tebal dan lipstick ngejereng. Lihat saja alis begitu tebal seperti alis artis-artis. Btw nama alis begitu apa ya??? Alis begitu memang sedang trend ditengah masyarakat, sering juga melihat mahasiswa kekampus menggunakan alis begitu dan tak kecuali ada salah satu dosen muda mengikuti  begitu. Mungkin konsep cantik dan anggun yaitu alis tebal, make up berapa centi, mata lentik, lipstick berkilau dan aroma tubuh yang harum. Seperti hal itu selalu sepaket melengkapi pada cewek-cewek seksi dan bohai. Maksud hati mempercantik diri tapi orang lain yang memadang jadi aneh, seakan-akan sedang melihat moster…{maaf sampe berkata begitu, peace and peace ya}

Padahal bagi perempuan ingin cantik dan anggun tak seharusnya begitu. Coba baca lagi buku-buku kecantik bagaimana menjadi wanita cantik secara natural yaitu muka harus sering dibawa berwudhu dan sholat. Untuk cantik tak perlu  ribet dan mengeluarkan banyak uang karena cantik itu memang sederhana.  Cantik tak perlu ditampakkan begitu vulgar diruang public tetapi kecantikan dibalut dengan dandan taqwa. Bagaimana dandanan taqwa yaitu dandan yang tak memperlihatkan aurat, lekuk tubuh, menunduk pandangan dan tidak memancing orang lain untuk memperhatikannya.

Butuh berapa lama mengukir alis seperti itu? Seandainya alis kiri dan kanan tak sama rata apa yang dilakukan? Apakah dibawa berwudhu alisnya tak luntur? Seandainya luntur bagaimana cara memperbaiki alis tebal itu? Kenapa ku yang repot sendiri melihat mereka menggunakan alis tebal begitu. Sudah lah itu fashion mereka dan mungkin cewek seksi itu nyaman serta percaya diri dengan dandan begitu!

Setelah melihat alis yang woow, tertarik memperhatikan make up di kedua pipi cewek itu begitu merona. Ditambah lagi bulu mata meletik indah, rambut yang terurai dan pakaian sangat ketat. Jangan-jangan pakaian ketak membuat dia susah bernafas. Bagaimana lagi kalau hari lagi panas-panas tentu apa melekat disekitar wajah meleleh semua. Seandainya meleleh bagaimana bentuk cewek seksi dan bohai itu. Apakah tetap cantik atau sebaliknya….. hehehehe….Pikir mulai liar melihat cewek seksi dan bohai itu. Jika diakumulasi berapa uang harus dihabiskan demi berdandan bak artis dan cewek metropolitan. Ini lah dinamakan gaya hidup dan dari gaya hidup juga membuat berapa pun penghasilan tak akan cukup. Sesungguhnya dandan seperti itu hal yang tak selaras dengan agama terutama agama islam dan kontradiksi dengan budaya timur sendiri.

Lebih gila lagi berpikir jauh entah kemana. Dandan cewek seksi itu akui sempurna dan menarik untuk menganalisa begitu lama. Laki-laki mana yang berani mendekati cewek seksi dan bohai itu? Apakah sengaja cewek seksi dan bohai berdandan begitu biar bisa mengait laki-laki beruang. Bisa jadi bukan! Tapi mudahan-mudahan tidak begitu. Biasanya wanita baik, beragama dan pendidikan sangat jarang menemui wanita berdandan begitu. Jika ada wanita baik, paham agam dan pendidikan tinggi begitu mungkin hanya pengecualian saja atau anomali alam. Menurut persepsi ku yang awam tentang cantik bahwa wanita berdandan seperti itu adalah wanita tingkat kecerdesan tak kemilau. Bisa jadi itu hipotesa itu tak terbukti atau valid!!! Dimana wanita cerdas biasanya lebih banyak memporsirkan waktu untuk memperdalam agama, mengasah ilmu pengetahuan dan sibuk menjadi pribadi bergabung pada komunitas sosial atau pun hobby demi menambah jaringan serta menjalin silaturahmi.

Dandan cewek seksi dan bohai itu sangat berbalik dengan diri ku. Tapi tak juga tertarik berdandan seperti cewek seksi dan bohai. Bagi ku dandan maupun rias sederhana adalah kecantikan sesungguhnya. Alami adalah prinsip tak bisa diganggu gugat oleh siapapun.  Apa lagi saat ini susah menemui wajah alami karena hampir semua dipoles oleh berbagai merek produk kecantikan. Alami membuat tak berlama-lama dihadapan kaca. Alami mengecilkan pengeluaran. Bayangkan dandan begitu dipastikan membutuh banyak uang harus dikeluarkan. Mulai membeli pencil alis, bulu mata, make up, lipstick, maskara, eye shadow dan parfum. Padahal harga itu semua tak murah. Maka benar kata pepatah cantik itu mahal dan reweuh!!! Seandainya ada lelaki-laki memilih perempuan seksi dan bohai dengan dandan yang menor harus siap-siap mengeluarkan uang cukup besar serta menyediakan post khusus untuk kecantikan.

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

%d bloggers like this: