Biarkan Cinta Menemui mu

biarkan cinta menemui muYakin kalimat ini sudah menjadi trend dikalangan para pembaca Novel dan kalangan yang menonton Assallamualikum Beijing. Kalimat tersebut sudah banyak dishare atau telah menjadi tranding topik ketika film diputarkan pada bulan Januari 2015. Kalimat itu meskipun hanya empat kata akan tetapi memberi makna paling dalam, memiliki filosofi yang sangat mengagungkan dan kalimat itu pula mengerak tanggan maupun pikiran untuk menyulamkan menjadi sebuah inspirasi. Jika bisa menjadi bagian inspirasi, bagian motivasi dan bagian keniscayaan itulah tujuan utama dari penulisan artikel ini, bilamana tidak bisa menjadi bagian dari keniscayaan biarkan sebagai sampah pemikiran. Bukankah sampah meskipun tidak ada yang memunggutkannya pada akhirnya sampah itu akan menjadi pupuk yang menyegarkan akar-akar tumbuhan yang hidup disekitarnya.

Ada diantara kita yang begitu susah menemui cinta meskipun sudah melewati perjalanan yang panjang, walaupun sudah sholat sunnah dengan tingkat kekhusyukan yang tinggi dan sudah melantunakan segala doa. Pada akhirnya belum juga berjumpa dengan cinta.  Kenapa belum bersua dengan cinta mungkin begitu tinggi kriteria cinta, jangan-jangan cinta yang dicari didominasi niat dunia belaka, jangan-jangan cinta yang diharapkan dengan ukuran perpecto atau bisa jadi belum menemui cinta karena tidak begitu jeli menangkap sinyal-sinyal cinta yang hadir di pelupuk mata. Terkadang cinta itu datang dengan keseriusan, cinta datang dengan guyonan dan tak bisa hindari cinta juga terkadang menghampiri dengan kemisteriusan. Begitulah cara cinta menghampiri.

Bila upaya dan usaha dikerahkan dengan strategi tetapi belum juga menemui cinta yang berdasarkan pondasi islam. Bahkan Allah telah menerangkan bagaimana cara menjemput atau menemui cinta!!! Adakah diantara kita yang telah menerap cara yang dianjurkan tersebut? Jangan-jangan cara mencari cintai melewati jalan yang tidak diridhoi atau yang dijalani tidak mengikuti sertakan Allah. Bilamana sudah mengikut sertakan Allah dalam pencarian tetapi belum membuahkan hasil perlu cara bijak menyikapi bahwa segala hal sudah diatur oleh Allah dengan scenario yang memukai.” Ini makna qadha dan qadar dalam islam”.  Jangan memaksa diri untuk menemui cinta dengan cara tercela, biar cinta berjalan dengan proses ilmiah seperti proses pergantian siang menuju malam, seperti perputar matahari dari timur kebarat, seperti hembusan angin meniupkan dedaunan secara pelan-pelan dan seperti kumbang mendekati bunga dengan cara-cara yang penuh arti hingga mampu mengisap saripati bunga tanpa merusaki satupun.

Bagaimana cara cinta menemui mu yaitu meningkatkan kualitas hidup sudah banyak dibahas oleh para motivator, dibahas para ustad-ustazah, dibagikan dalam berbagai jenis buku, dan sudah dikaji dalam komunitas. Bahakan kalimat tersebut juga didapat dari artis ternama yang mengatakan bahwa dengan banyak kalian memiliki keahlian, memiliki keilmuan dan semakin dekat dengan Allah maka percayalah cinta akan datang sendiri menghampiri untuk menyatakan cinta untuk dipersatukan dijalan yang dianjurkan (Nikah). Andailah kalian memiliki banyak kualitas hidup maka semakin mempermudah cinta menemui mu karena tidak butuh kompas untuk menujuki arah jalan bersua dengan mu. Tinggal bergerak, bangun dan segara untuk meningkat kualitas hidup agar cinta bisa menemui. Selain itu mari sejenak membayangkan keberkahaan-keberkahaan lain yang diperoleh dengan memiliki kualitas hidup diantaranya derajat yang tinggi dihadapan Allah. Kemudian semakin skill memperluaskan lahan ibadah, memperluaskan jangkauan dakwah dan melebarkan jalan untuk memberi keniscayaan bagi masyarakat. Lalu bayangkan jika dengan kualitas hidup yang dimiliki bisa memberi kebahagian, mengalirkan pahala dan mempertemukan cinta. Yang terbayangkan syukur tiada tara!!!

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: