Budaya Kerja Pustakawan Era Digital Perspektif Organisasi, Relasi Dan Individu

Penulis: Testiani Makmur

Penerbit: Graha Ilmu

Tahun Terbit: Februari 2015

Cetakan Pertama: 2015

ISBN: 978-602-262-401-1

Harga: Rp. 64.800

 

Budaya Kerja Pustakawan Era Digital Perspektif Organisasi, Relasi dan IndividuBerbicara budaya kerja merupakan suatu hal yang penting di era masyarakat Ekonomi Asia. Budaya kerja bisa ditinjau dari berbagai hal dan setiap unsur yang terdapat dalam lingkungan kerja sangat mempengaruhi atau fluaktuatif budaya kerja. Bilamana mengamati perusahaan swasta atau Badan Usaha Milik Negara ada sebagian sudah memiliki budaya kerja yang inovatif akan tetapi masih menemui bebarapa instansi belum menciptakan budaya kerja. Padahal ketika suatu instansi sudah memiliki budaya kerja maka memberi pengaruh positif bagi instansi, personal maupun relasi. Selain itu ketika instansi telah memiliki budaya kerja maka menambah inovatif yang sangat luar biasa. Budaya kerja merupakan syarat utama, syarat penting dan syarat brilian bagi perkembangan perpustakaan.

Hadirnya buku Budaya kerja Pustakawan Era Digital Perspektif Organisasi, Relasi Dan Individu memberi angina segar dimana selama ini referensi budaya kerja khusus untuk ilmu perpustakaan belum ada. Meskipun ada beberapa akademis perpustakaan yang menulis makalah tentang budaya kerja lebih melihat dari satu sisi misalnya dari sisi budaya perseorangan. Akan tetapi buku yang baru diterbit 16 Februari 2015 menyajikan budaya kerja secara komplit yaitu meninjau dari sisi Organisasi yang berkaitan (struktur organisasi, norma, dominat value, ritual atau ceremonial, dan performance reward), selanjut yang berkaitan sisi Relasi yang dikupas berupa (Risk toleransi dan toleransi konflik) sedangkan disisi individu berhubungan (individual, kompetensi dan komitmen).

DI berbagai sisi tersebut dibahas dengan bahasa yang sangat ringan, sesuai dengan kondisi kekinian dan terdapat pula solusi yang seharus diterapkan ketika akan menerapakan budaya kerja. Sebaiknya kehadiran budaya kerja pustakawan diciptakan tidak hanya sebatas berbeda dengan budaya kerja dengan instansi lain melainkan sebagai mesin penggerak bagi pustakawan untuk menumbuh nilai-nilai kerja yang sesuai dengan standar. Upaya ini penting dilakukan dengan tujuan membangun budaya kerja agar perpustakaan bisa meningkat produktivitas kerja, membentuk perilaku kerja serta membantu anggota-anggota organisasi sense of belonging terhadap organisasi. Kemudian memberi dampak bagi pustakawan atau perpustakaan karena dituntut memiliki keunggulan secara internasional baik melalui perencanaan kerja maupun misi perpsutakaan yang visioner sehingga mampu bersaing ditataran regional maupun internasional.

Hal tersebut harus didukung oleh berbagai eleman yang terdapat pada organisasi, relasi dan individu itu sendiri. Kemudian yang mempengaruhi tercipta budaya kerja pustakawan ketiga sisi tersebut saling mendukung, saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Jadi budaya kerja pustakawan tidak akan tercipta hanya didukung oleh sisi satu belaka. Maka dari itu bagaimana menyatukan tiga sisi tersebut menjadi satu bisa dibaca melalui buku ini.

Jika pembaca tertarik untuk mengkoleksi buku tersebut bisa menghubungi langsung melalui email: sholiatalhanin@yahoo.co.id, whatshpas 0853 2580 3374, pin 763f9724

Menabur Cinta Dengan Kata:   “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: