Aku memilih mu untuk melangkapi sisa hidup ku

Bismillah…

Aku memilih mu untuk melangkapi sisa hidup ku

Aku memilih mu untuk melangkapi sisa hidup ku

Rasa sakit ditenggorakan masih terasa sehingga beberapa hari harus berpuasa makan tapi minum tetap jalan, meskipun masih terasa sakit tetap menikmati rasa ngilu dan menikmati dengan doa, mungkin Allah memberi waktu untuk diet beberapa hari huakssss #ketawa culun. Bersyukurlah saat mengalami sakit bagian mulut bertetapan dengan jadwal mengajar kosong melompong. Biasanya ketika jadwal ngajar kosong, tidak ada kegiatan diluar rumah selalu menghabiskan waktu menulis atau membaca apapun ditablet dan tablet pemberian orangtua sangat berarti dalam mendukung literasi informasi bagi ia.

****

Menikmati segelas jus dipagi hari memberi sensasi berbeda, cuaca diluar jendala masih tertampak mendung karena semalam diguyur hujan, dirumah tinggal ia sendiri yang lain pada sibuk dengan pekerjaan dan sebelum melaksankan sholat dhuha coba membuka web yang selalu menginspirasi ia untuk menulis. Langsung klik artikel bertema jodoh, membaca dengan penuh rasa, alur cerita yang dibagikan juga penuh sensasional, apakah kisah cinta seperti itu adanya atau hanya sebatas imajiner penulis yang begitu liar.

****

Sempat menetes air mata ketika membaca cerpen tersebut, betapa mulia seorang wanita tersebut menerima laki-laki yang pernah dicintai tapi meninggal ia begitu saja demi menikahi wanita lain. Saat ia sudah bisa melupakan rasa sedih, rasa benci, rasa kecewa yang pernah tertanam dalam hatinya dan saat ia sedang berproses dengan orang lain. Tiba-tiba laki-laki dulu pernah ia kenal kembali ingin meminang dengan status berbeda (red-duda) karena istrinya meninggal beberapa bulan yang lalu. Meskipun sudah bertahun-tahun tidak bersua ternyata masih ada serpihan cinta masih tertinggal dalam jiwa. Wanita tersebut benar-benar galau, bingung, tentu tidak mudah mengambil keputusan  dan tidak tahu untuk memilih yang mana pada akhirnya harus berdoa pada sang Khalik agar tidak salah langkah, agar tidak ada yang dikecwakan, agar bisa tenang dalam menjalankan keluarga sakinah mawadah waramah.

****

Ketika ingin kembali kepada wanita akan dinikahi tapi gagal karena ada faktor lain sehingga beralih arah pada wanita lain.  Laki-laki tersebut mengutaikan lafaz sangat indah pada wanita tersebut bahwa aku memilih mu untuk melangkapi sisa hidup ku. Subhanallah, sungguh menggunakan kalimat sangat elegan, penuh estetika dan penuh filosofi.  wanita manapun akan tersentuh, menetes air mata dan tak sanggup berkata. Saat mendengar!!! Jika boleh bermain dengan ego, tentu wanita tersebut tidak mau menerima laki-laki yang sudah mencabik-cabik hati, mengiris perasaan dan putus asa. Tetapi saat sholat istikarah ternyata  Allah memberi jawaban yang cantik melalui hati yang sangat condong untuk menerima laki-laki yang pernah menyakitinya. Pernikahan dirajuk hanya beberapa bulan karena lelaki yang sudah menjadi suaminya kembali pada sang pembeli hati (Allah) dalam kecelakaan menuju tempat kerja. Jadi kalimat terlontar diawal meminang itu bertanda bahwa laki-laki tersebut akan kembali pada sang Ilahi. Allahu Akbar begitulah cinta, jodoh dan maut tidak bisa ditebak dimana titik akhir itu semua.

****

Atau inikah nama cinta sejatinya? Walaupun sudah menikahi orang lain tapi hatinya selalu dipenuhi wajah wanita lain bukan wajah istrinya. Cinta memang tidak bisa dipaksa, cinta tumbuh secara alami dan jika cinta itu dipaksa tumbuh mungkin tidak akan mampu bertahan lama, maka menikahilah orang dicintai yang bisa menamani sisa hidup dibumiNya, bukan menikahi orang dipaksa oleh seseorang seperti kisah yang ia baca diweb islam. Apakah fiksi tersebut nyata atau ilusi, tetapi ada ibroh luar biasa dipetik bahwa jodoh tidak akan pernah tertukar meskipun orang ditakdir berjodoh dengan kita ternyata menikah dengan orang lain maka Allah punya cara lain untuk mengembali pada jodoh sesungguhnya. Jadi teringat dengan seseorang akhwat pernah bertanya pada ia, saat mengisi kajian muslimah disuatu kampus yang membuat ragu-ragu untuk menjawab pertanyaan tersebut.

****

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: