Semua Sisa untukNya

 

Bismillah…

Tadi sore mendapat taujih dari group ODOJ (One Day One Juz), padahal dikirim setelah asar dan baru bisa kebaca setelah magrib sebab sesampainya dirumah tiba-tiba seluruh tubuh mengigil. Mungkin rendahnya suhu tubuh dipengaruhi seharian diruangan ber-AC, selama dalam ruangan sangat adem tanpa menggunakan jaket, dan biasanya berada disuhu dingin harus menggunakan baju tebal. Taujih terse

Semua sisa untukNya

but diperoleh dari ustad kondang dari tanah pasundan (KH.Abdullah Gymnastiar) yang menjelaskan mengapa manusia banyak memberi “SISA” pada pemilik jiwa manusia.

Sholat hanya sisa kesibukan, sedekah sisa belanja dan jajan, zikir sisa ngobrol, membaca Al-quran sisa SMS/BBMan, mencari ilmu sisa main dan jalan-jalan, pokoknya serba sisa-sisa-sisa…!!! Sungguh kita terlalu bersikap seperti itu.

Perlu kita bertanya dengan dirisendiri, perlu komunikasi dengan dirisendiri dan ada apa dengan kita sehingga teruntuk Allah selalu kebagian sisa. Sedangkan yang berkaitan dengan dunia selalu diutamakan, diprioritaskan dan selalu tepat waktu. Apakah benar jiwa kita sudah dipenuhi tujuan dunia, apakah benar uang adalah segalanya, apakah benar jabatan dan pekerjaan membuat kita lupa untuk memujiNya. Tanyalah dengan penuh kekhusyukkan, ketenangan dan rasa menyesal “Mengapa hanya memberi SISA teruntukNya”!!!

Padahal Allah mengaruniakan segala yang terbaik untuk kita siang dan malam. Padahal kebahagiaan, keselamatan, dan kemulian sepenuhnya ada dalam genggamanNya. Jika Allah sudah berkehendak begitu mudah mengatakan Kun Fayakun, bukankah bumi dan seisinya adalah tentara Allah. Padahal musibah dan kematian kian dekat. Padahal segalanya pasti diperhitungkan apa yang telah kita kerjakan dan pasti ada balasannya yang setimpal.

Apakah kita tidak rindu mendapat keberkahaan dariNya, apakah kita tidak ingin dimuliakan oleh Allah dunia dan akhirat, apakah kita tidak menginginkan surgaNya yang berlimpah kenikmatan tidak sebanding dengan kenikmatan dunia, apakah kita tidak  ingin ketenang jiwa dengan berbanyak mengingatNya, apakah kita tidak berharap menjadi golongan yang diselamatkan nanti di yaumil akhir dan apakah tidak rindu untuk bertemu dengan Rasullah SAW.

Mumpung masih ada waktu, mumpung masih ada kesempatan, dan mumpung badan masih sehat kita perbaiki itu semua. Utamakan waktu untuk beribadah padaNya, utamakan waktu untuk terus menambah ilmu pengetahuan, dan utamakan waktu untuk membantu sesama.

Ya Rabbi…Jangan jauh dari hamba yang sangat membutuhMu disetiap detak jantung, disetiap kaki melangkah, dan disetiap mata memandang.

Ya Rabbi…Maafkan ana begitu terlena dengan dunia, terlalu sibuk hal tidak berkepentingan, terlalu sibuk menghabis waktu yang membuat ana semakin jauh dariMu.

Ya Rabbi, jika ana terlalu jauh dari Mu berikan ujian padaNya agar bisa dekat dengan Mu, agar bisa khusyuk bersujud pada Engkau, Agar ketika berdoa padaMu mampu meneteskan air mata taubat. Agar mulut selalu melantunkan namaMu dan agar kaki ini melangkah pada tempat Engkau Ridahoi.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki  

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: