Menjadi agen muslim yang baik

Bismillah…

Menjadi agen muslim yang baik

Menjadi agen muslim yang baik

Dua bulan memburu buku 99 cahaya di langit Eropa diberbagai toko buku namun hasilnya tetap nihil tetap semangat untuk memiliki tidak pernah pudar apalagi disuatu acara realty show ditelivisi mendatangkan pemain film 99 Cahaya di langit Eropa. Entah apa dorongan membuat ia begitu kekeh ingin memiliki buku tersebut, mencari buku tersebut teringat dengan lika-liku mengejar buku Prof Habbie dan ainun. Setiap ketoko buku ternama di Indonesia tetap dengan satu tujuan yaitu mencari buku yang dikarang Mba Hanum. Pertama kali melihat buku tersebut saat teman kuliah pascasarjana mempublish difacebook yang menemani weekandnya.

Alhamdulillah akhirnya pencarian buku tersebut finish pada 22 Desember 2013. Kisah membaca buku tersebut lagi-lagi seperti membaca buku Habbie dan Ainun yang bisa diselesai begitu cepat bahkan bab-bab terakhir menetes air mata sangat deras mengalir karena melalui buku tesebut bersyukur ia terlahir islam, setiap hari bisa mentasbihkan ayat-ayat al-quran, berteman dengan orang-orang yang berdidikasi menyebar islam secara istiqomah, dan bisa begitu indah mendengar lantunan azan yang mencirikan kemenangan dalam melawan nafsu dibandingkan umat islam di Eropa begitu susah untuk mendengar suara yang sangat agung sepanjang zaman, sayangnya umat islam di Indonesia masih menyepelekan kumandang tersebut dengan berbagai kegaiatan.
Dua hari buku tersebut dibiarkan begitu saja ditumpukan buku lainnya karena belum ada waktu luang (maklum sok wirawiri), masih focus dengan materi mangajar dan mumpung 25-26 Desember libur Nasional segera menuntaskan buku yang menambah keilmuan dari segi history, riligius dan informasi wisata dunia yang harus dikunjungi. Jika Allah berkehendak tentu sangat berharap bisa melihat langsung kejayaan islam (Cardoba, Andalusia, dan Koenstitinopel) dan merasakan secara langsung perjuangan para mujahid islam dalam menyebar islam serta manakluk kaum-kaum yang menentang kebesaran Allah. Seharusnya dalam perencanaan buku tersebut akan diselesaikan tanggal 25 tapi pada realitas harus menemani ponaan jalan-jalan Kemall, sebelum azan ashar berkumandang selesai jua membaca buku dan pada akhirnya jatuh cinta dengan sejarah islam yang Berjaya berabab-abab
Sayangnya kejayaan islam lama kelamaan dikalah oleh kaum westernisasi, padahal ilmuan barat rata-rata belajar pada orang islam seperti dijelaskan oleh sejarah dan sayang sejarah islam sengaja diblur oleh kaum yang tidak menginginkan kejayaan islam bangkit kembali. Jika melihat islam di abad 19 hingga 20 sepertinya jauh dari keislaman karena sudah terkukung dengan kapitalis bahkan otak orang islam sudah banyak terpengaruh dengan konsep barat. Meskipun kejayaan islam terasa punah dibumi Allah tapi yakin kejayaan islam akan bangkit kembali seperti zaman para Khilafah…”Allahuma Amin”
Ada beberapa catatan hikmah yang sangat bermakna bagi pembaca yang kembali terulang pada zaman postmodern antara lain (1) jatuh islam karena pemimpin islam tergelincir dengan kehidupan berfoya-foya sangat serupa dengan apa yang terjadi dengan kepemipinan di Indonesia yang banyak tergelincir ketika terlena dengan harta sehinga mengoyong pemimpin bangsa atau umat hidup terkukung di bui KPK, (2) kejayaan islam dizaman para khilafah dengan strategi perang tapi untuk membangkit kembali kejayaan islam bukan dengan perang melainkan perang pemikiran (ghuzulfikri) untuk dibutuhkan umat islam yang cerdas otak, iman dan emosional, (3) bagi kita yang mencintai travelling hendaknya jangan sebatas jalan-jalan tetapi lihat bagaimana Allah menciptakan keindahan alam begitu estotik tersebut sehinga dari Alam bisa melihat bagaimana Alam bersujud pada Allah seperti dijelaskan dalam (QS. Al-Hajj: 18) “Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia…”.
“Dia lah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya dan menurunkan untukmu rezki dari langit. Dan tiadalah mendapat pelajaran kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah).” (QS. Ghaafir, 40: 13).
“Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para ma]aikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri (QS. An-Nahl: 49)
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS. Al Israa: 44)

Kemudian dalam buku tersebut juga diterangkan bagaimana proses kehidupan manusia yang dikembalikan pada titik nol seperti awal manusia diciptakan. Titik nol tersebut adalah kematian sedangkan dibumi ini titik nol kehidupan berada di mekkah yaitu kiblat umat islam. Lihatlah bagaimana titik Nol yang disimbolkan dengan Kabbah tersebut selalu diputari (tawaf) Tujuh kali semari menyebut nama Allah.

Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud”. (QS.Al Baqarah:125)
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia (QS. Ali ‘Imran: 96)
Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung. (QS. Al-Hijr:15).
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu tujuh buah jalan (tujuh buah langit); dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami) (Qs. Al Mu’minuun:17).
“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? (QS.Al-Mulk: 3).
“Katakanlah: “Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya ‘Arsy yang besar?” (QS: Qs. Al Mu’minuun:86)

Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka (QS. Al Hijr: 44)

Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu (QS. Ibrahim: 29)
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh (QS. An Naba’:12)
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat? (QS.Nuh: 71)

Disetiap putaran tersebut memiliki makna yang sangat mengelitik hati jiwa-jiwa yang beriman pada Allah. Bagi kita sudah mengeliling dunia namun mampir dititik nol itu maka jangan mengatakan bahwa kita sudah bisa getaran yang sangat dahsyat dalam kehidupan. Apalagi ketika mendengarkan kalimat Labaikallah semakin memahami arti kehidupan bahwa akhir dari kehidupan akan dikembalikan pada titik nol tidak bisa tidak semua orang akan kembali pada nol kehidupan meskipun sudah sampai titik 100 atau jutaan langkah hidup.

Selanjutnya sejarah islam sangat berbeda dengan sejarah Nasrani menakluk suatu wilayah atau daratan. Rata-rata barat (Nasrani) menakluk dengan kekerasan, memaksa dan kezholiman seperti dilakukan raja ferdinant yang sangat sadis tapi sayang tidak pernah digemborkan karena sejarah dibutarbalikan dengan mengatakan islam teroris sedangkan westenisasi dikatakan agama kasih pada realitasnya sangat berbeda.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim (QS. Al Maa’idah:51)

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih (QS. At-Taubah: 34)

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu (QS. Al-baqarah: 120)

Terakhir dari buku tersebut yaitu mengajak kita sebagai umat islam menjadi agent of change dalam kebaikan dengan baik bukan dengan kekarasan sesungguhnya islamlah agama kasih, agama rahmatan lil alamin untuk semua isi bumi, agama membawa kedamaian dan agama yang setiap niatnya bernilai pahala. Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak (kedatangannya): pada hari itu mereka terpisah-pisah (QS. Ar Ruum: 43)

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: