Taubat dikala senja

Bismillah…

Taubat dikala senja

Taubat dikala senja

Dalam minggu ini ada perasaan yang berbeda bermunculan dalam jiwa antara resah dan bahagia (Gurih-gurih Nyouummmm), yang pasti perasaan yang hadir bukan perasaan galau apalagi perasaan cinta tidak memiliki makna seperti anak remaja dalam masa keunyu-unyuan. Melainkan perasaan semangat tiada tara dipengaruh dampak dari bergabung dengan “One day One Juz” (Odojer) atau mungkin ada factor lain memwarnai kolbu yang dipenuh oksigen segar yang mempomba keseluruh tubuh.

Tak sampai satu jam mentertilkan ayat, akhirnya satu juz ayat al-quran terselesaikan, dan berharap setiap huruf dilafazkan teriring untuk orang tua yang sudah begitu susah mendidik dari kandung hingga menjadi pendidik yang ikut serta mencerdaskan anak bangsa. Ayat al-quran dibaca menengak bulu kuduk atau berdirinya bulu kuduk karena banyak syetan bersarangan ditubuh “ngeriiii”, menglegakan tengorokan yang kekeringan menguraikan teori didepan kelas, dan ada ketenangan mengalir disaluran darah.

Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumidan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana (QS. Al Fath: 7)

“Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan dzikrulloh (mengingat Alloh). Ingatlah hanya dengan mengingat Allohlah hati menjadi tenang.“ (Qs. Ar-ad:28)

Saat membaca al-quran, tiba-tiba terhenti pada ayat 71 Surah Al-Furqan  “Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya”.  Sangat serasi dengan bacaan yang dibaca diaccount kompasiana dan Republik online tentang taubat.

Saat merangkai tulisan, tiba-tiba dimetro TV menjelaskan tentang perilaku-perilaku kehidupan manusia yang begitu terlampau batas, seakan-akan hidup tanpa aturan, seakan-akan hidup akan selama, seakan-akan mereka tidak akan dikembalikan pada Allah sehinga mereka begitu semena-mena di bumi yang semakin hari semakin tua. Ketuan bumi terlihat semakin banyak bencana dimana-mana dan terjadi anomali.  Meskipun sudah melakukan semena-mena tapi tidak ada terpesit untuk taubat melainkan mereka mengatakan bahwa taubat nanti saja yaitu dikala senja saja. Masa muda dimaafin saja untuk berfoya, bermaksiat, melalaikan Allah, dan terlena dengan dunia fatamargona.

Betapa banyak contoh disekitar yang melakukan taubat diusia senja, tidak ada yang salah, kapanpun mau bertaubat adalah pilihan dan selera. Lebih cerdas dan bergengsinya bertaubat di usia muda. Sangat jarang menemui anak muda yang bertaubat diwaktu fajar, meskipun ada hanya hitungan jari atau segelintir. Bersyukurlah kita termasuk manusia-manusia yang sedikit tersebut yaitu manusia yang selalu mengingat Allah melalui lisan, sikap dan pikiran.

Padahal usia manusia tidak ada yang tahu sampai kapan!!! Ketika muda bisa mendekati seluruh jiwa pada Rabb kenapa harus menunggu usia senja. Jika bisa sukses diusia muda kenapa harus diusia tua. Jika bisa bertaubat sekarang kenapa harus menanti nanti. Jika bisa berbahagia dengan hal-hal kecil kenapa harus menuntut bahagia dengan yang besar. Jika bisa memberi banyak kenapa harus dicicilin. Jika bisa tersenyum kenapa harus cemberut, jika bisa memotivasi orang lain kenapa harus orang lain memotivasi.

Bersiaplah, bersiagalah, bangkitlah dan berangkat untuk taubat!!! Jika tidak sekarang, bisa-bisa nanti akan termasuk manusia merugi, belum tentu nanti di usia senja bisa menikmati keindahan sunset dengan warna kemerahannya, belum tentu diusia senja melihat kemilau cahaya sunset membuat orang selalu terpukau melihat terangnya pantulan cahaya dibalik awan, dan belum tentu di usia senja bisa berada dibibir pantai memantau sunset.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: