Ketika Penulis dilanda kemalasan dan kegalauan

Bismillah…

Ketika Penulis dilanda kemalasan dan kegalauan

Ketika Penulis dilanda kemalasan dan kegalauan

Padahal banyak ide-ide yang harus dirangkai tapi entah kenapa kemalasan tingkat dewa-dewi  begitu mengerogiti sikap untuk bermalas-malasan . bahkan ide-ide sangat gemilang menurut alhanin…!!! Belum tentu menurut pembaca menarik seperti alhanin rasakan.

Rasa malas didukung pula dengan leptop tua yang bermasalah terutama connenct mouse dengan leptop bermasalah (curhat jadinya) semakin bermalas-malasan untuk menulis. Berharap tahun ini ada hadiah leptop dari keluarga dan insyallah setelah ada leptop/note baru akan lahir beberapa tulisa setiap hari…”ini janji pada diri sendiri”.

Diperbarah lagi dirumah lagi banyak didatangi keluarga yang sedang berkunjung dipastikan malas semakin menjadi karena selama ada keluarga bertamu tidak memungkinkan untuk berhadapan dengan leptop, tidak memungkinan untuk bisa focus melepaskan kata yang tersimpan indah dalam otak yang selalu bersujud pada Allah. Agar ide-ide cemerlang tidak hilang begitu saja selalu mencatat dinote agar mood fresh and funny sudah pulih bisa menulis dengan kedamaian penuh kasih….#alahalah^__^

Dan pagi-pagi dihujan yang penuh kedinginan tiba-tiba ada seseorang memberi semangat untuk terus menulis, anggap saja menulis itu adalah lahan dakwah, dan pujian yang diberikan buat tertawa guling-guling sambil meniupkan trombet isrobil hoooo…”terlalu ganas bangetttt kegirangan alhanin”.

Sesunggunya rasa malas tidak hanya melada penulis teri seperti alhanin, bahkan penulis terkenal pun pernah merasakan rasa malas tersebut. Sangat wajar dan lumarah rasa malas itu!!! Namun jangan terlalu dimanjakan rasa malas karena berakibat patal terhadap keprofesional penulis terutama bagi penulis awam.

Semari berteriak mengatakan semangat menulissssssssssssssssssssss….!!! Seperti kastria baju hitam berubah. Pelan tapi belum jelas tetap memulai membuka hati yang dipenuh kemalasan dan akhirnya sebelum sholat asar setelah perpergian melihat kecemarutan jalan raya mulai ter-loading semangat meskipun baru termotivasi 25 persen padahal ingin sekali semangat 2000% persis seperti dengan ungkap pak Peye huhuuu….

Berikut tips-tips malas bagi penulis melanda kemalasan antara lain (1) baca bismillah eaahhhhh, selanjutnya senyum-senyum dahulu, kemudian katakan bahwa saya akan menulis untuk menginspirasi hoooooo….”bagi teman yang serius membaca sorry oh sorry itu bukan tips sebatas guyonan biar tidak serius terusss”.

Naahhh ini baru serius tips ingin alhanin bagi teman yang mencintai dunia ghoib hoohooo maksud dunia penulisan!!! Pertama tulislah ide-ide dicatatan harian atau di note online tinggal download apalagi yang memakai android bisa download play store dengan menggetik evernote karena sangat membantu bagi kita kelupaan bawa note kemana dan software tersebut bisa diinstal pada leptop, smartphone maupun your tablet.

Tulislah ide yang berserakan dinote ketika ada waktu kalau tidak ada waktu disempatkan juga jangan sampe ide-ide cemerlang hingga expired, rugikan ide dibuang begitu saja padahal tidak semua orang bisa mendapat ide seperti kita-kita heeemm. Seharusnya bersyukur bisa mendapat ide dimana-mana padahal masyarakat diluar sana kebinggung untuk mencari ide bahkan sampe mencari ide pada dukun beranak hooooooo….”just kidding”.

Ketika tulisan sudah selesai atau finally segara dipublish agar banyak yang comment, banyak memuji, banyak yang menghujat. Menjadi penulis kelas teri harus percaya diri tingkat tinggi hohoooo…karena banyak ditemui mereka yang suka menulis, cara menulis pun sangat bagus dan ide-idenya pun sangat membahana tapi sayang banyak diantara mereka tidak berani mempublish tulisan mereka dengan alasan malu….”berarti untuk menjadi penulis harus punya keberanian luar biasa”.

Jadi teringat dengan nasehat dosen alhanin yang sangat cool, smart dan friendly menjelaskan bahwa apapun dipublish ke-ranah public jangan takut dikomentari, jangan takut dihujat sebab itu salah resiko menjadi penulis. Ada yang suka maupun mencaci dan mau dibaca atau tidak yang terpenting harus dibiasakan adalah menulis segala hal serta terpenting tulisan yang terangkai tidak menghujat, memfitnah, atau membohongi public.

So, jad penulis yang dilanda malas tetaplah menulis seperti matahari yang tiap setia menyinari bumi, seperti awan yang selalu memberi pandangan yang sangat menyejukan, seperti dedaunan mewarnai dunia, seperti air selalu melepaskan dahaga, seperti bunga yang selalu menarik kupu-kupu untuk berterbangan disekitarnya, seperti angin terus mengembas deru ombak.

bagi pembaca doain alhanin ya semoga tetap menulis….!!! Dan bisa menghasilkan karya fenomenal bagi umat cieeeeeeee….^__^

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: