Mendaki Gunung di Indonesia: Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

 

Bismillah…

Mendaki Gunung di Indonesia:  Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Mendaki Gunung di Indonesia: Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Meskipun  terlahir didaerah pergunung tertinggi disumatra namun hanya bisa menikmati keindahan pergunungan dari rumah dan tidak bisa merasakan secara langsung kedahsyatan puncak pergunungan seperti mereka yang menyukai pendakian gunung. Setiap mendengar meraka bercerita tentang pergunungan selalu ada cerita syahdu dibagi, bagaiman likaliku, pesona getargertir mencapai puncak dan mendorong jiwa untuk berada dipuncak. Alhamdulillah dua hari sebelum wisuda magister di universitas world class university dan seminggu sebelum meningalkan kota yogya bisa bekesempatan mendaki gunung yang sangat eksotik.

Inilah pengalaman pertama mendaki gunung, cerita-cerita indah pun terukir begitu mempesona dalam jiwa karena mendaki gunung dengan personel para wanita berkerudung panjang, rok panjang dan kaos semakin membuat kami safety walaupun harus menempuh berbagai medan yang mampu melumpuhkan logika serta mengukir sejarah mengelitik. Ditemani berbagai makanan maknyus yang menemani sepanjang perjalanan menuju puncak gunung purba, hampir setiap waktu berhenti, nafaspun tidak bisa diatur seirama dengan kekuatan jalan, walaupun nafas tersendat tetapi gelora imajinasi untuk mencapai puncak gunung terus dilangkahi, keringatpun bercucur begitu deras mengalir dibalik kerudung, dan uniknya para jilbaber mampu menaklukan gunung purba dengan ketinggian antara 200-700 mdpl. Semoga kedepannya bisa menakluk gunung tertinggi diseluruh Indonesia.

 

Mendaki Gunung di Indonesia:  Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Mendaki Gunung di Indonesia: Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Medan pertama yang harus kami takluki adalah berjalan ditengah-tengah batu besar seperti terlihat dalam gambar diatas. Luar biasa ketika berjalan ditengah batu tersebut antara ketakutan dan takjub melihat keindahan batu tersebut, betapa Tuhan adalah pencipta yang paling sempurna dan untuk kali itu pula melihat batu besar penuh dengan keunikan. Ditengah batu tersebut terdapat pongkahan batu-batu kecil, harus hati-hati menempuh jalan tersebut dan hambatan pertama dieksekusi dengan penuh senyuman semari Takbir Allahu Akbar…

Sebelum melanjut perjalanan para jilbaber berphoto, semari menstabilkan kembali nafas-nafas yang tidak beraturan dan duduk manis diatas batu besar sekalian menikmati keindahan pandangan seperti permadani indah yang tidak bosan-bosan untuk dipandang karena kemanapun mata memandang semua terlihat kesejukan, kehijauan dan dikombinasikan warna awan biru semakin terlihat memukau. Sejenak istirahat dan melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung purba serta Alhamudillah seakan-akan alam sangat bersahabat dengan kami terlihat matahari malu-malu menampakan cahayanya dan hujan pun tidak turun membasuhi bumi. Yang biasanya selalu terjadi hujan rintik-rintik ungkap pak tua yang menjadi guide kami menuju puncak gunung. Cuaca seperti itu semakin termotivasi melangkah kaki walaupun harus berkelok-kelok melintasi berbatuan dan harus menggunakan tali untuk bisa menakluk batu yang terjang. Subhanallah kami semua bisa melewati itu semua. Ketika perjalanan ada canda yang terukir, ada kelelahan yang dirasakan, ada dokumentasi terekam dan ada cerita akan dibagikan pada teman-teman jilbaber lainnya yang belum pernah mendaki gunung atau tidak jadi ikut bergabung menakluk puncak gunung purba.

Mendaki Gunung di Indonesia:  Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Mendaki Gunung di Indonesia: Ketika Jilbaber Menakluk Gunung Purba

Akhirnya sampai di puncak gunung purba yang ditempuh sekitar dua setengah jam perjalanan sebelumnya sudah melewati berbagai adegan, rasa lelah pun hilang ketika berada dipuncak yang sebelum akan menyerah begitu saja, yang sebelumnya beberapa teman sempat pusing, dan yang sebelumnya ada yang muntah. Bagi kami ini adalah sejarah sangat berarti karena sangat jarang para jilbaber mendaki gunung. Diatas kami disambut dengan capung yang berterbangan indah dengan formasi keunikan mereka, awan putih seperti melukis sesuatu simbolik, angin sepoi-sepoi juga mengipas kerudung panjang yang terurai-urai yang sebelumnya sudah dibasahi keringatan, kami pun mencari posisi masing-masing melihat kesemua arah (Nikmat Tuhan Manakah Engkau Dustai) dan mengeluarkan makanan dari ransel. Bagi pendaki pemula Indonesia Travel harus membawa bekal sebanyak mungkin terutama minuman karena dalam perjalanan kekurang cairan sangat berbahaya bagi kesehatan dan minyak angin takutnya selama perjalanan pusing atau mual.

Setelah menikmati makanan dengan suguhan pandangan sangat eksotik yang tidak bisa ditukar dengan nilai apapun, kami mengeluarkan muzhab (al-quran) dari tas masing-masing kemudian kami melantunkan surat Yasin setelah itu langsung beraksi untuk mendokumentasi bahwa kami para jilbaber pernah mendaki gunung seperti umumnya yang dilakukan oleh pendaki.

Inilah keunikan Indonesia dengan Negara lain diseluruh dunia, Indonesia dikaruniakan gunung-gunung yang indah dari sambang sampe merauke. Jika boleh jujur Tuhan begitu sayang dengan orang Indonesia dengan memberi keindahan alam yang sangat produkit dan terkadang rakyat Indonesia kurang menyadari pentingnya keberadaan gunung tersebut sehinga daerah pergunungan dieksplotasi semaunya.

 

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

One Response

  1. Waah..seru tuch mba. Ada tips khusus ga utk akhwat berjilbab syar’i agar tetap nyaman saat mendaki gunung ? misalnya pakaian apa yg layak di gunakan ?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: