Resolusi Luar Biasa 2014: Dosen, Umroh dan Menerbit Buku (DUM)

Bismillah…

Resolusi 2014: Dosen, Umroh dan Menerbit Buku (DUM)

Resolusi 2014: Dosen, Umroh dan Menerbit Buku (DUM)

Saat menulis Resolusi 2104 seakan-akan berada ditempat sangat romantic dibenua Eropa tempat banyak ingin dikunjungi manusia karena keindahan artistektur yang sangat spektakuler bahkan menawan, nilai sejarah yang terdapat dikota tersebut dan keramahan penduduknya.  Disana berterbangan burung-burung merpati dengan lincah didukung dengan gaya unik membuat yang melihat tersenyum kecil-kecil bahkan gemas untuk menyentuhi, wisatawan menabur makanan pada merpati putih dan sebagian orang mendokumentasi moment-moment tersebut. Bahkan meraka berada ditempat romastis ditemani minuman kratingdeng semakin membuat mereka semangat menjalahi kota legenda seperti kratingdaengmenyuguhi cita rasa menenangkan jiwa dikala kehausan.

Melihat pemandangan tersebut semakin asyik menguraikan resolusi luar biasa. Setiap insan memiliki cinta, rasa dan impian dipastikan mempunyai resolusi. Mulai hal terkecil hingga tidak masuk akal seumpama kratingdaeng mengelitik keberanian setiap orang untuk menjadi berani mewujudkan resolusi di 2014. Apapun resolusi harus diyakini bahwa resolusi make it real  bukan sebatas angan-angan maupun tulisan tidak bermakna.

Di tahun 2014 resolusi akan diwujudkan dikenal istilah DUM “Dosen, Umroh dan Menerbit buku” bahkan satu dengan yang lainnya saling berhubungan, saling berkaitan, saling mendukung dan saling bersandingan. Indicator-indikator dan syarat-syarat menuju kesana sudah sebagian terpenuhi dengan disemangati kratingdaeng melalui spirit membahana.

Resolusi pertama menjadi dosen tetap, sebulan yang lalu sudah mengikuti ujian tertulis tinggal menunggu pengumuman. Jika lulus dosen tetap di World Class University maka akan menunaikan ibadah umroh. Biaya umroh diperoleh dari royaliti buku dan dua draff buku sudah dikirim ke penerbit tinggal menunggu respon pihak terkait.

Alasan kuat berkeinginan menjadi dosen ingin ikut andil mencerdaskan anak bangsa seperti kratingdeng ikut serta menyatuni bangsa melalui kegiatan sosial, ingin memotivasi generasi muda untuk semangat menjalani kehidupan dan insan berkualitas. Berangan-angan setiap mengajari dan sebelum perkuliahan dimulai, akan menyisipkan materi motivasi agama maupun science update seperti ia alami ketika kuliah selalu mendapat semangat dari dosen. Berharap dengan adanya motivasi dibagi setiap pertemuan membuka pola pikir mahasiswa, mereka termotivasi menjadi pribadi berkualitas, dan dekat dengan Tuhan meraka.

Bukan seperti mahasiswa saat ini semakin hari semakin hidup dalam kehedonisme, daya analitis memudar, jauh dari ajaran Tuhan dan pemikiran dangkal. Jika kehidupan mahasiswa seperti itu maka bisa menembak bagaimana bangsa Indonesia kedepan. Ada kebahagian sendiri bisa mengantar generasi mudah menjadi orang penting dan regenerasi pimpinan. Ibarat kratingdaeng menetes kenikmatan dalam ronga-ronga.

Sejak dua tahun terakhir keinginan untuk Umroh sudah diungkapkan pada Allah melalui doa, sholat sunnah dan membaca Al-Quran agar bisa menunaikan Umroh di usia muda. Rasanya hidup belum sempurna belum melihat langsung keindahan maupun kebesaran Kabbah, kiblatnya umat islam, tempat mustajab untuk berdoa, tanah kelahiran para Nabi dan awal sejarah kehidupan islam. Bahkan pernah pula bermimpi berphoto depan Kabbah dengan baju serba putih dan menetes air mata melihat kebesaran Allah karena disetiap sudut yang dilantukan adalah ayat-ayat al-Quran serta ingin mendoakan orangtua didepan Kabbah agar dipanjangkan umur supaya mereka bisa melihat ia menjadi orang sukses luar biasa.

Kemudian resolusi terakhir make it real yaitu menerbit buku, berharap bukunya di awal Tahun 2014 sudah didisplay ditoko-toko buku dan menyebar seluruh Indonesia karena tanggal 11 Desember 2014 sudah mengirim dua draf buku berjudul “Berdamai Dengan Cobaan” dan “Memandang mu Menyejuk Hati”. Energi kuat untuk menerbit buku sebagai lahan dakwah mengajak manusia-manusia memahami keberadaannya, ikhlas menerima cobaan dan mensyukuri scenario kehidupan. Tulisan tersebut terlahir dari pengamatan di setiap kejadian. Semoga siapapun membaca rangkaian kalimat mampu terinspirasi, mengupgrade pemahaman dan menjadi pribadi menyejuk hati. Bagi ia saat menulis, saat itulah sedang mengajari diri sendiri tentang banyak hal. Senada kratingdeng menyejuk dahaga dikala santai maupun beraktivitas. Jika buku pertama diterima Insyallah akan melahirkan buku-buku berkualitas berikutnya karena menurut “Pramoedya Ananta Toer” Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” Saat ini mulai lagi mengumpul tulisan dengan jargon one day one write on blog dengan energy penuh cinta ibarat vitamin yang terkandung dalam minuman kratingdaeng

Bagi sahabat dan pembaca tolong  ikut mengamin maupun mendoakan agar resolusi make it  real tercapai dengan kemudahan, membawa keberkahaan dunia maupun akhirat. Dari resolusi DUM make it real bisa membahagia keluarga. Heemmm…beranggan-anggan dilokasi romantic mampu melayang pikiran pada kenyataan sesungguhnya.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: