Mengajari Dan Dekat Dengan Meraka Memberi Kebahagian Tersendiri


Bismillah…

Mengajari Dan Dekat Dengan Meraka Memberi Kebahagian Tersendiri

Mengajari Dan Dekat Dengan Meraka Memberi Kebahagian Tersendiri

Dipagi hari berbagi ilmu pada mahasiswa, menyapa pendengar dan setelah magrib punya amanah sangat mulia bagi ia yaitu mengajari anak-anak perumahan mengaji dengan berbagai usia. Awal mula berniat untuk mengajari mengaji karena pernah menemui anak perumahan pulang dari mengaji jauh banget. Saat itu terbesit untuk mengajari mereka ngaji secara waktu itu juga baru berdomisili diperumahan yang dihuni sekarang.

Masih sebatas ingin saja tapi tidak pernah terbesit mengatakan pada mereka. Tiba-tiba orang tua dari anak didik main kerumah disore hari dengan segerombolan anak perumahan. Kirain sebatas mau main-main saja, ternyata ada maksud dan tujuan mereka main kerumah.

Sekitar 30menit berbincang-bincang, melontarkan niat untuk mengaji di rumah. Subhanallah bebarapa hari sebelumnya pernah terpesit untuk mengajari mereka dan sekarang mereka sendiri mengusulkan diri untuk mengaji di rumah…”Gayung pun bersambut”. Dengan senang hati mengatakan siap untuk berbagi ilmu hijaiyah, doa dan cara-cara sholat pada anak-anak perumahan. Sebaik-baiknya ilmu dipelajari dan diajari adalah mengajari membaca Al-quran.

Mengajari Dan Dekat Dengan Meraka Memberi Kebahagian Tersendiri

Mengajari Dan Dekat Dengan Meraka Memberi Kebahagian Tersendiri

Hampir satu tahun meraka mengaji dirumah, berjalannya waktu semakin bertambah yang mengaji, awalnya Cuma 5orang sekarang sudah 9 orang, banyak perubahan yang mula masih terbata-bata mengaji sekarang sudah lancar, tinggal membenarkan makroh huruf, dan berharap anak-anak perumahan lain tertarik untuk ikut bergabung.

Secara tidak langsung ada kedekatan dengan mereka atau dengan keluarga, terlihat setiap ada kegiatan dirumah mereka selalu kebagian hohoo, terkadang pulang dari mana selalu mereka teriak-teriak memanggil, dan terkadang mereka cerita-cerita lucu yang dialami saat mengaji maupun sedang main-main depan rumah. Setiap ketemu mereka selalu tertawa, walaupun terkadang ketika mengaji ributnya minta ampun, tetap memandang mereka penuh senyum dan mungkin jiwa ia penuh dengan naluri keibuan. Sehinga tidak pernah terlontar perkataan dan wajah cembrut.

Ketika menyimak mereka mengaji, melihat mereka berlari-lari pulang dan terkadang tindakan mereka mengenang kembali masa lalu yaitu waktu belajar mengenal huruf hijaiyah dengan abang-abang. Mendengar meraka mengaji ibarat mendengar irama penuh cinta, menuntun mereka membaca huruf hijaiyah dari iqro satu hingga al-quran terbawa rasa jauh kemasa depan dan seakan-akan sedang mengajari anak sendiri. Ya Rabb jika suatu nanti berharap bisa mengajari anak sholeha yang terlahir dari rahim ia, mencerita pada mereka tentang kisah Rasullah, mengajari membaca doa, mengajari sholat, dan mendengar mereka cerita tentang segala rasa….”wadduuhhh jiwa keibuan begitu kentara dalam naluri ini”.

Nikmat, maknyus, gergertan, senang dan confidancy bisa mengajari dan mengenal mereka semua. Semoga apa diajari menambah amal ibadah. Kehadiran mereka dirumah menambah kehangatan sendiri setelah seharian diluar rumah. Kelelahan terhapus dan terhibur dengan wajah-wajah penuh cinta tanpa dosa…”ilovechildren”. Terkadang ada masa semua mereka kompak tidak mau mengaji melainkan ingin kejar-kejaran disekitar halaman rumah dan terkadang membiarkan mereka seperti itu sebab anak kecil tidak bisa dipaksakan. Mungkin itu penyebab mereka nyaman mengaji dirumah karena tidak pernah memarahi dan memaksa.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Kupu-Kupu Bawa Ia Terbang Menyentuh Awan Dan Melihat Keajaiban Alam


Bismillah…

Kupu-Kupu Bawa Ia Terbang Menyentuh Awan Dan Melihat Keajaiban Alam

Kupu-Kupu Bawa Ia Terbang Menyentuh Awan Dan Melihat Keajaiban Alam

Seminggu kegiatan lumayan padat berada diluar mulai mengikuti kajian, ngajar, motivasi, siaran, bekam dan silaturahmi. Semoga apa yang dilakukan membawa keberkahaan untuk diri sendiri maupun orang lain. Dengan kegiatan lumayan padat terasa waktu begitu cepat berlalu, seakan-akan waktu berjalan 8G berdetik, seakan-akan waktu berlalu ibarat kedipan mata, seakan-akan waktu berlalu ibarat angin topan menghembas gelombang ombak dan kini sudah diakhir tahun. Padahal baru kemaren menjambut Tahun dan sebentar lagi menuju Tahun 2014. 2014 adalah Tahun penuh cinta harus diwujudkan terutama masalah sangat urgent hheeemmmm…Bersyukurlah kita diberi kesibukan daripada mereka yang melalikan waktu dengan berfoya-foya kesana-kesini tanpa tujuan yang jelas.

Hidup ini tidak selalu dihabiskan dengan pekerjaan, terkadang jiwa harus dibawa istirahat agar kembali bekerja dengan semangat baru dan segar. Meskipun tidak bisa menikmati weekand ditempat wisata, dengan makanan serba maknyus, dan berphoto ria. Bukan berarti weekand harus dihabiskan dengan tiduran diatas kasur empuk semari mendengar nasyid yang menggugah rasa.

Weekand kali ini duduk didepan rumah dengan dicahayai ultraviolet menyengat kulit, memandang indah buah-buah ranum yang sebentar lagi masak, terasa pula oksigen mengalir dalam jiwa begitu menenangkan, dedaunan berwarna hijau membuat mata semakin melek menetap,  saat menatap daun hijau yang sedang menguraikan oksigen pada manusia terlihat binatang cantik.

Binatang cantik ini bernama kupu-kupu, ukuran sedang, warna coklat tua disayapnya semakin terlihat kupu begitu unik. Baru kali ini ia melihat kupu-kupu ingap dipohon sawo, biasanya melihat kupu-kupu dibunga-bunga mekar. Atau Allah sengaja mengirim kupu-kupu cantik menemani ia yang sedang kesendirian melihat luasnya bumi Allah. Kupu-kupu berterbangan disekitar ia duduk, ada perasaan ingin memiliki kupu-kupu cantik tersebut tapi apa boleh buat kedatangan kupu-kupu buat untuk dimiliki namun untuk menatap saja, ada pula rasa ingin memegang erat kupu-kupu didaun pohon sawo dan akhirnya mendokumentasi kupu-kupu tersebut dengan EOS Camera.

Subhanallah… weekand ini bisa melihat keindahan kupu-kupu, melihat buah sawo sedang ranum, melihat cahaya matahari menyinari dedaunan segar, merasa ada rasa berbeda ketika dibawah pohon, dan keberadaan dihalaman rumah bisa menghilang pegal-pegal disendi otot maupun sendi hati. Terimakasih Allah, Engkau kirim kupu-kupu cakep saat menikmati udara siang. Kupu-kupu bawa ia terbang tinggi melihat keindahan alam, menyentuh awan, dan menemui keajaiban lainnya. Meskipun sesaat melihat mu didaunan itu tapi jejak cakep mu masih tersimpan indah dalam mata dan qolbu.

Dengan kupu-kupu itu pula menimbulkan ketenangan untuk melanjutkan pekerjaan akan menanti dihari besok, kupu-kupu engkau temani ia sedang dalam kesendirian, kehadiran mu membuat ia berimajinasi tinggi tentang proses kehidupan. Berimajinasi tentang ciptaan mu dari bermula dari ulat kemudian bertamerfosa menjadi kupu-kupu cakep dan siapapun memandang mu menimbulkan rasa cinta. Ia pun ingin seperti mu, ingin bermetamerfosa menjadi wanita sholeha yang menyejuk hati yang disampingnya.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

%d bloggers like this: