Keindahan Senja Dan Malam Menggelitik Rasa Dan Harapan

 

Bismillah…

Keindahan Senja Dan Malam Menggelitik Rasa Dan Harapan

Keindahan Senja Dan Malam Menggelitik Rasa Dan Harapan

Sangat jarang berada diluar rumah (teras rumah) terutama disenja hari, jika senja sudah menghampiri bumi sibuk mempersiapkan sholat magrib, mandi dan menonton berita terupdate. Terkadang diwaktu senja merebah seluruh badan diruangan televise sembari menunggu azan magrib secara dari pagi hingga sore berada diluar rumah dan sangat lumrah badan diistirahatkan.

Tapi senja ini, tertarik untuk berada diluar rumah melihat keindahan langit yang sangat indah ditinjau dari segi apapun. Apakah ingin melihat langit disenja dengan warna, dari kedahsyatan, dari ketenangan, dari abstraksi awan-awan, dari kegelapan atau dari benda-benda maupun makhluk yang keluar disenja hari. Coba memenjam mata semari menatap kelangit dengan rasa penuh kedamaian untuk menghilang rasa letih dan galau. Mungkin senja disore hari bisa menjadi alternative untuk menenang jiwa. Walaupun islam tidak pernah menganjurkan menghilang ketenangan seperti itu. Tapi apasalahnya mencoba, toh ketika melihat langit yang spektakuler membuat menyakini ada yang mengatur bumi, ada yang mengurusi bumi dan ada yang menata bumi dengan penuh keterkejutan..”itulah Dia Tuhan”.

Takjum dan kagum tidak berhenti-henti memuji pada Allah yang menyuguhi keindahan senja dengan berwarna-warna. Senja terlalu indah dilewati dengan hal sia-sia. Disana terlihat warna awan membentuk gambar burung elang yang akan kembali kesarangnya, terlihat pula sinar cahaya semakin menghilang, perumahan semakin sunyi yang tadinya begitu ramai anak perumahan bermain kekejaran. Dan kulit mulai diingapi nyamuk-nyamuk kecil, ini bertanda magrib sebentar lagi. Bahkan suara mengaji begitu merdu dari mesjid semakin terdengar jelas, melalui tartil tersebut ada rasa memasuki naluri jiwa sedang menanti.

Subhanallah baru setengah jam menikmati senja, bulan sudah mulai menampakan separuh badan kebumi. Mungkin bulan masih malu untuk menampakan cahaya dan badannya secara seutuh karena azan margib belum selesai berkumandang karena selama ini mengamati bulan menampak cahaya ketika azan telah selasai dikumandang dimesjid-mesjid. Sebelum memasuki rumah masih ingin menatap langit yang indah selalu mengelitik rasa dan harapan untuk diuntaikan pada seseorang yang belum tahu siapa orang itu…”mungkin orang itu sedang mempersiapkan diri untuk bertemu orang yang sedang menatap rembulan”.

Beberapa langkah menuju ruang utama, bulan menampakkan cahaya begitu dahsyat sedahyat gelombang ombak menghampiri kaki dipantai utara. Saat cahaya bulan semakin terang berburu mengambil EOS camera untuk didokumentasi. Cahaya rembulan begitu terang semakin cantik mata untuk memandang. Seakan-akan minus mata hilang begitu saja!!!

Keindahan Senja Dan Malam Menggelitik Rasa Dan Harapan

Keindahan Senja Dan Malam Menggelitik Rasa Dan Harapan

Selesai sholat magrib kembali menatap cahaya rembulan malam, yang malam itu melihat dibalik daun pohon pinang depan rumah. Sepertinya tetangga juga ikut menikmati cahaya rembulan. Meskipun tetangga melihat cahaya rembulan tapi ia tidak melihat makna dibalik cahaya itu karena tetangga hanya sebatas duduk santai diteras rumah .

Sedang ia melihat rembulan malam karena sudah lama melihat cahaya rembulan, secara ditengah kota seperti ini susah untuk bisa bertemu lagi, berbeda lagi menikmat rembulan didesa ada rasa kesunyian meskipun berada ditengah keramaian. Sunyinya hati karena hati masih belum ada penghuninya hohoo…mungkin jika sudah ada yang memiliki hati tidak merasa kesepian melihat rembulan. Semoga sebentar lagi ada yang menemani disamping untuk melihat keindahan senja, keindahan rembulan malam semari bercerita tentang mimpi besar dua anak manusia dilahirkan di bumi Allah.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: