Mengakui Adanya Tuhan Tapi Banyak Manusia Tidak Mau Terikat Dengan Aturan Tuhan

 

Bismillah…

Mengakui Adanya Tuhan Tapi Banyak Manusia Tidak Mau Terikat Dengan Aturan Tuhan

Mengakui Adanya Tuhan Tapi Banyak Manusia Tidak Mau Terikat Dengan Aturan Tuhan

Manusia hidup dengan serba kemudahan, serba teknologi dan segala diukur dengan uang. Atas uang manusia rela mengabaikan aturan Tuhan. Demi uang manusia rela membabi buta dan menghilangkan rasa kasih. Dengan uang merasa bumi dan seisinya bisa kita belikan dengan uang. Bahkan dengan uang manusia begitu sombong berlagak legok. Kemudian dengan uang manusia gadaikan ketuhanan pada makhluk Allah.

Mari melihat lingkungan disekitar kita, mari melihat keluarga kita, dan mari melihat kolega kita mempercayai adanya Tuhan. Namun sayang rata-rata meraka mengakui adanya Tuhan tapi tidak mau terikat dengna aturan yang telah Allah tetapkan pada hambaNya. Seakan-akan keberadaan Tuhan hanya berlaku pada momentum tertentu misalnya ketika beribadah, ketika ada keinginan dan ketika tertimbah musibah. Setelah lenyapnya cobaan Tuhan kita singkirkan dalam hidup.

Seakan-akan manusia memisah agama dalam kehidupan mereka. Lebih parahnya lagi ada manusia tidak meyakani adanya Tuhan, tidak meyakini keagungan Tuhan dan tidak menyakini bahwa Allah yang menciptakan bumi dan seisinya serta tidak membutuhkan keberadaan Allah. Nauzubillah Minzaliq.

Baru segelintir Allah sisipkan kehebatan pada kita kita sudah sombongnya minta ampun, baru setetes Allah berikan rezki kita sibuknya sudah minta ampun bahkan melupakan kewajiban kita padaNya. Dan baru sebentar Allah memuliakan kita dengan jabatan maupun ilmu sudah berani melupakan Tuhan serta menzholimi dengan sesama.

Ketika manusia mempercayai adanya Allah tapi tidak mau terikat dengan aturan Allah akan melahirkan pribadi-pribadi kehausan dengan dunia tanpa batas, menjauhi manusia jauh dari ketenangan, menjadi manusia rakus, menjadi manusia tak pernah bersyukur. Begini dampak manusia tidak mau terikat dengan aturan dengan janji Tuhan. Belum lagi akan menimbulkan penyakit-penyakit mematikan misalnya penyakit HIV/AIDS sebab meraka tidak mau mengaplikasikan aturan Tuhan seperti Allah jelaskan jangan pernah kalian mendekati zina apalagi melakukannya maka akan timbullah penyakit batiniah dan penyakit social lainnya. Sehinga barang haram dilaprak, dikomsumsi dan dikoleksi. Padahal barang haram itu sangat tidak disukai oleh Tuhan.

Akan indah jika setiap hidup, setiap tindakan, setiap keputusan, setiap permasalahan selalu ditauti dengan Aturan cinta Allah. Insyallah akan membawa keberkahaan terutama ketenangan jiwa, kecemerlangan pikiran, wajah penuh cahaya Ilahi dan surge pasti sudah menanti.

Naaahhhh!!! Masihkah kita mengakui adanya Tuhan tapi tidak mau terikat dengan aturanNya. Jika mengakui ada Tuhan maka apapun aturan ditetapkan harus diikuti walaupun begitu berat bagi kita. Pada hakikinya kebaikan dan pahala itu sungguh berat untuk dijalankan. Karena surga hanya bisa dimasukin oleh manusia-manusia yang sudah berat menjalankan aturanNya bukan mereka yang melanggarkan aturaNya.

 

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: