Wanita Spiritual Bukan Wanita Fasionable

Bismillah…

Wanita Spiritual Bukan Wanita Fasionable

Wanita Spiritual Bukan Wanita Fasionable

Beberapa hari ini harus bertemu atau berinteraksi dengan wanita fasionable karena ada hal penting harus dibicarakan. Selama bertatap atau berdiskusi dengan mereka, hati terkesima melihat kecantikan mereka. Hampir tak satupun bintik-bintik diwajah sepertinya mereka benar-benar menjaga penampilan. Kemudian dihiasi dengan pakaian-pakaian cantik. Sayang pakaian anggun nan bermerek digunakan tidak menutup aurat dan digunakan serba minim. Ada rasa tak enak saat berada dengan mereka karena sangat kontras dengan pakaian ia gunakan yang berdandan ala kadar.

Mungkin sahabat sering menemui wanita fasionable diacara formal maupun acara santai, acara keramaian maupun acara privat. Setiap kita tentu ingin terlihat menawan. Sayang kemenawa itu hanya sebatas fisik!!!

Banyak alasan mereka menjadi wanita fasionable, ada atas dasar komunitas, ada atas mengikut trends, ada atas dasar kebutuhan karena sebagai wanita sosialita, ada atas dasar tuntunan profesi maupun keluarga dan ada atas dasar keberlimpahan harta membuat wanita harus fasionable.

Selama berinteraksi yang dibahas atau dibahas semua berkaitan kecantik fisik belaka!!! Mulai berbicara diskon-diskonan produk, tempat kecantik, model pakaian lagi trends, cara bertata rias, dan tempat wisata untuk handout. Apakah begini kehidupan sosialita? Setiap pertemuan mempamerkan kekayaan, kecantikan dan berbicara tentang kehebatan suami maupun anak mereka!!!

Seperti salah masuk area, hanya bisa tersenyum mendengar diskusi mereka. Pembahasan terdengar sejak awal hingga akhir pertemuan beraroma dunia belaka. Atau mungkin meraka seperti itu atas dorongan suami mereka. Atau ia saja yang culun tak pernah bergabung dengan istri-istri pejabat sehinga sekali ketemu terasa terasing mendengar pembicaraan. Atau mungkin kebiasaan ibu sosialita ketika ada acara begitu ada nya. “I don’t know and confusion”.

Sayang seribu sayang!!! Wanita tak hanya terlihat dari fasionable melainkan dari keindahan akhlak, keilmuan dan kedalam ilmu agama. Apalah arti keberlimpahan harta tapi tak bijak menempatkannya. Apalah arti keindahan pakaian jika tidak menghargai kehormatan mulia seorang wanita. Apalah arti kecantikan tapi dinikmati oleh setiap laki-laki.

Semakin hari semakin sulit untuk menemui  wanita spiritual!!!sungguh bahagia wanita mampu membangun jiwa spiritual setiap helaian nafas selalu mengandung unsure cinta Ilahi. Setiap otak terpikir yang dipikirkan adalah kebesaran ilahi.

Wanita kita benahi diri, benahi jiwa, benahi pikiran, dan benahi pakaian menjadi pribadi spiritual. Berlomba-lomba menjadi wanita spiritual bukan hanya sebatas pribadi wanita fasionable. Bersyukurlah kita bisa membangun pribadi spiritual. Sesungguh pribadi spiritual jiwanya penuh dengan pikiran positif, setiap kata dikeluarkan selalu menarik orang untuk mencintai Ilahi. Setiap rasa yang ada dalam ruang jiwa selalu diperuntukan untuk sang mencintai.

BestRegard Inspirasi BeraniSukes

Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

ssignature Alhanin

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: