Semakin sulit menemui tayangan berkualitas: jadilah Penonton cerdas

 

Bismillah…

Semakin sulit menemui tayangan berkualitas: jadilah Penonton cerdas

Semakin sulit menemui tayangan berkualitas: jadilah Penonton cerdas

Setiap rumah sudah memiliki televise, setiap manusia hampir menghabiskan waktu didepan TV menimal dua jam, TV menjadi sahabat yang sangat dekat siapapun, TV membuat tak bosan tinggal dirumah, TV setiap hari selalu disuguhi tontonan jauh dari pendidikan moral yang ada tayangan membuat penonton semakin menjadi pribadi suka menghina, pribadi yang hidup dengan kemewahan, pribadi tak kreatif karena tayangan kekonyolan, dan pribadi tak bersahabat lagi dengan buku.

Jika kita boleh jujur sangat jarang kita temui tayangan yang berkualitas baik diwaktu primer time maupun dijam-jam lainnya. Jika di primer time tayangan banyak disuguhi adalah infotaiment, music, sinetron dan reality show bermotif canda maupun politik. Apalagi saat ini adalah tahun politik hampir setiap waktu dibanjiri dengan iklan politik dan kegiatan politik sehingga yang seksi untuk ditayangkan adalah politik.

Baik ditahun politik atau tidak sepertinya televise selalu menanyangkan hal berbau politik atau bisa jadi media sudah bisa membaca pola pikiran masyarakat Indonesia yang cinta dengan politik, senitron, infotaiment, reality show dan acara-acara tak berbobot lainnya. Jadi tayangan disiarakan hanya sekitar itu saja!!!

Sangat jarang kita menemui tayangan bisa membuat penonton kreatif, bisa membuka imajinatif, bisa masyarakat mencintai hidup kesederhanaan, dan bisa menjadi manusia luar biasa seperti diluar negeri. Jika diluar negeri selalu disuguhi tayangan sangat inspirasi misalnya ada acara Oprah, kemudian ada pula acara discovery membuka mata tentang kehidupan penuh keindahan, dan adapula acara yang mengajak menjadi manusia kreatif.

Pada dasarnya kita sudah menyadari bahwa rata-rata stasiun televise menanyangkan acara tak berkualitas tapi kenapa masih betah berada didepan Televisi atau bisa jadi penonton yang tidak cerdas!!!

Coba bayangan tontonan tak berkualitas tak ditonton dipastikan acara tersebut tak ditayangkan lagi. Bukan keberlangsungan acara atau program ditelevisi tergantung dari rantingnya.  Sedangkan semakin menaiknya ranting suatu acara maka semakin banyak yang akan iklan dan sponsor. Rata-rata ranting acara yang dahsyat adalah program yang tidak mendidik misalnya acara lawakan diberbagai stasiun televise.

Atau bisa jadi kita lebih menyukai tontonan tak berkualitas dibanding tayangan membuka imajinasi. Atau bisa karena tak ada pilihan lagi untuk ditonton mau tak mau, suka tak suka harus menonton juga tayangan tak berkualitas.

Jadi siapa yang harus disalahkan ketika susah menemui tayangan tak berkualitas. Apakah media, apakah pemerintah tak ketat memberi regulasi atau masyarakat yang tak cerdas!!!

Kalau secara pribadi yang salah tetap penontonnya, sudah jelas tayangan dipertontonkan tidak masuk akal, ilustrasi sinetron begitu saja dan lawakan sering menghina masih ditontonkan juga. Media tidak bisa disalahkan karena meraka menanyangkan sesuatu tergantung pasar, tergantung pemilik modal dan tergantung ranting maka wajar tayangan seperti itu. Sedangkan pemerintah hanya sebatas mematau dan menetapkan aturan.

Mari jadilah penonton cerdas jangan menghabiskan waktu didepan televise rata-rata tayangan tidak mendidik dan tak masuk akal. Mari biasa menjadi pembaca setia dan penulis bermanfaat…”Adeemmm bangeeetttt nasehat moralnya hihiiii”.

Archived

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: