Jangan salah hujan membasuhi bumi: salahkan manusia tak bisa menata bumi

Bismillah…

Jangan salah hujan membasuhi bumi: salahkan manusia tak bisa menata bumi

Jangan salah hujan membasuhi bumi: salahkan manusia tak bisa menata bumi

Musim hujan seperti sudah dimulai terlihat, beberapa hari ini hujan mulai secara rutin membasahi bumi dan terlihat pula bumi tak mampu menambung air yang terjatuh dari langit. Tentun banyak factor dan alasan kenapa bumi tak bisa lagi menambung air dengan jumlah yang banyak.

Mulai factor masyarakat yang belum awareness membuang sampah pada tempat, masih kita temui dimana-mana. Factor pengusaha (developer), apalagi saat ini kota Jambi merupakan kota sedang berkembang dalam membangun perumahan bahkan tak lagi memperhatikan dampak terhadap lingkungan dan pemerintah yang tak berkerja sinergi dengan berbagai stakeholder serta merasa itu bukan tanggung mereka melainkan melembar tanggungjawab.

Trend terjadi saat ini adalah saling lembar tanggung jawab jika terjadi permasalahan, namun ketika berhasil baru menyatakan meraka yang bertanggung jawab. Jika ketika ketiga stakeholder tidak peduli dan tegas menata bumi maka siap-siaplah alam akan mengamuk pada manusia. Ini tugas besar bagi pemerintah, masyarakat dan swasta untuk sadar menjaga dan menata bumi.

Seperti dialami Jumat kemaren (8 November 2013) ketika pulang dari tempat kerja tiba-tiba melihat mobil, motor dan bus berhenti tak bisa melawati jalan protocol. Jika melihat kota Jambi masih banyak pepohonan, masih banyak lahan tidur yang bisa meresapi air. Tapi kenapa bisa terjadi banjir!!! atau rata-rata derenase dikota jambi pada rusak semua sehingga air meluap hingga kejalan-jalan dan tak bisa mengalir air dengan normal.

Dari banjir tersebut terjadi kemancetan tak bisa teratasi,  padahal waktu pulang kerja, diperparahi lagi tak ada petugas yang mengatur lalu lintas, dan tak adanya jalan alternative.

Diyakini jika pemerintah, swasta dan masyarakat tak bersenergi memperhatikan, menata lingkungan, membangun bangun memperhatikan dampak terhadap lingkungan sesuai aturan yang ditetapkan. Maka diyakini beberapa tahun kedepan kota jambi akan tergenang air dan banjir disemua kelurahan seperti kota-kota besar di Indonesia.

Seharusnya hujan merupakan keberkahaan bagi bumi, bukan sebalik hujan menjadi betaka bagi penduduk bumi. Seperti inilah terjadi dibeberapa kota-kota besar yang tak bisa menata kota, sebentar saja hujan membasuhi bumi langsung kebanjiran dan berdampak sistimetik bagi manusia serta lingkungan. Jangan pernah salahi hujan membasuhi bumi: salahkan manusia tak bisa menata bumi karena dari dulu hujan selalu membasuhi bumi tak pernah kebanjiran yang disalahkan adalah manusia tinggal dibumi.

Archived

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: