Inilah pahlawan sesungguhnya

 

Bismillah…

Inilah pahlawan sesungguhnya

Inilah pahlawan sesungguhnya

Selama ini, kita anggap sebagai pahlawan adalah mereka-meraka yang mengangkat senjata melawan penjajahan. Tapi berjalannya waktu dan berubahnya peradaban pahlawan bukan mereka yang mengangkat senjata melainkan mereka yang mengharum nama bangsa dikancah internasional, nasional maupun lokal.

Baik dalam bidang sciene, bidang kesenian, bidang olahraga, bidang lingkungan dan bidang lainnya. Kesemua peran, pekerjaan dan profesi adalah pahlawan.  Dan sesungguhnya setiap kita adalah pahlawan bagi bangsa Indonesia, karena pahlawan buka saja mereka yang mendapat kehormatan pahlawan nasional melainkan meraka-meraka memiliki peran aktif bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Ada yang terlupakan oleh kita, bahwa pahlawan sesungguhnya adalah mereka yang memiliki pemikiran sangat besar untuk bangsa, meraka memiliki perubahan dalam segal aspek, mereka yang memiliki perusahaan dimana-mana, mereka yang menduduki jabatan bergensi, dan meraka yang memiliki jiwa diplomasi sehingga tak jarang kita melihat mereka disemat gelar pahlawan.

Realitas menjelaskan, mempaparkan dan mengungkapkan bahwa meraka-meraka duduk dikursi empuk yang banyak merugikan negara, menghianati bangsa mulai dari koruptur, menyalahi aturan negara dan menjual asset bangsa pada musuh bangsa.

Apakah meraka yang mimiliki pikiran biasa saja bisa dikatakan pahlawan? Apakah meraka yang baru mampu memberi perubahan skala kecil bisa dikatagorikan pahlawan? Apakah mereka yang melakoni pekerjaan sebagai pembersih jalanan, penjaga rel kereta api, penjaga batas Negara, dan penjaga pintu air bisa diklasifikasi sebagai pahlawan? Apakah mereka yang hidup pas-pasan tapi masih saling meringan, setia mematuhi aturan dan distrusi nyata bisa dinyatakan sebagai pahlawan?

Sayang, mereka-mereka yang digaji dengan sangat rendah, meraka yang berkerja semenjak pagi demi kenyaman masyarakat, dan berkerja demi keselamatan masyarakat seperti pekerja kebersihan, pekerja penjaga rel kerata api, penjaga pintu air dan penjaga batas Negara dibelum dianggap sebagai pahlawan tak dihargai bahkan dipandang setengah mata. Mereka hanya dianggap sebagai buruh.

Coba kita bayangkan tanpa meraka tidak terciptanya kota yang indah, lingkungan yang bersih dan ruang public yang nyaman. Coba kita bayangkan tanpa mereka setiap waktu terjadi tabrakan dan kecelakaan. Coba bayangkan tanpa mereka mungkin tidak ada yang memberi peringatan dini masalah luapan air bisa mengakibat kebanjiran. Coba kita bayangkan tanpa mereka setiap jengkal tanah diberbatasan dicoploki oleh Negara tetangga. 

Semua mereka lakukan penuh cinta, pengabadian, dan keikhlasan. Walaupun dibayar sangat rendah, walaupun mereka tak dikatakan sebagai pahlawan dan walaupun mereka tak dihargai oleh masyarakat.

Sangat berbeda dengan mereka yang duduk dikursi empuk, dijabatan bergengsi ketika pemikiran dan pekerjaan mereka dibayar rendah langsung merontak serta dianggap meremehkan profesi mereka.

Perlu kita ingatkan kepada seluruh bangsa Indonesia dan pengisi kemerdekaan apapun profesi dan pekerjaan kita adalah pahlawan

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: