Allah selalu kita nomor duakan

Bismillah…

Allah selalu kita nomor duakan

Allah selalu kita nomor duakan

Beberapa bulan terasa banget kedekatan padaNya semakin jauh, terasa banget waktu diluangkan hanya beberapa menit saja padahal Dia adalah tempat segala mengadu, Dialah telah melimpahkan rahmat, cinta dan jiwa yang cantik padanya. Terasa banget kenomor duakan hanya sebatas hal-hal sepele, gara-gara memfokus hidup dunia yang memang menglenakan manusia jika tidak segara istiqfar.

Sangat sadar Allah telah memberi banyak nikmat tetapi terkadang keseriusan mendekati padaNya hanya momentum tertentu saja, hanya ketika mendapat cobaan saja sedangkan kita mendapat nikmat semakin tak menyadari bahwa Allah itu ada, ketika merasa kesepian, dan ketika yang lain tak bersahabat lagi pada kita. Baru dengan sungguh-sungguh menjadi Allah nomor satu dalam kehidupan kita.

Sadar atau tidak pada hakikinya kita selalu menduakan Tuhan dalam segala hal dan ia akui terlalu sering menduakan CintaNya. Banyak hal membuat kita menduakan cinta Rabbi, berulang kali kita menduakan Allah tapi Rabbi selalu mencurahkan cinta, selalu setia memberi kenikmatan pada kita, selalu mendengar keluhkesah kita, selalu memberi keindahan terindah pada manusia, dan selalu memberi makna hidup kita penuh dengan cinta.

Bahkan semakin sibuk dengan dunia, semakin mengejar dunia, semakin terlena dengan dunia dan teramat sering kita menduakan Allah dengan berbagai alasan.

Mungkin ini alasan kenapa harus mencari teman yang bisa mengajak kebaikan, teman yang menyadari arti keberadaan Allah dalam hidup, teman yang selalu mengingati agar selalu cinta dalam jalan penuh pahala, teman yang tak pernah ragu untuk menegur ketika semakin lalai dan menduakan Tuhan, dan selalu mendengar taujih agar tak terlena dengan penampilan dunia.

Allah maafkan dan sadarkan kami

Allah lembutkan hati kami untuk selalu rindu dekat dengan Mu

teramat sering kami mengecewakan Mu

taramat sering kami melalaikan kewajiban itu

teramat sering kami mencintai dunia dari pada Engkau

Allah bukankan hati ini agar kami memahami hakikat kehidupan sesungguhnya

padahal sangat paham keistimewaan orang-orang mencintai Mu

Entah keistimewaan itu seakan-akan kami tak membutuhkannya

Allah terimalah pintu maaf dan taubat kami

agar bisa menjadi hamba Mu rindu berada dalam barisan pertama dan utama

dekat dengan Mu…

pertemukan kami dengan orang-orang sholeh

mengajak kami mencintai Mu bukan orang-orang membuat kami tergila-gila dunia

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: