Kurban belum tereliasasi tapi tetap rindu berkurban

Bismillah…

Kurban belum tereliasasi tapi tetap rindu berkurban

Kurban belum tereliasasi tapi tetap rindu berkurban

Liburan telah tiba, lebaran idul adha 1434 hijrah tinggal satu hari lagi, dan sekitar komplek terlihat ibu-ibu sudah mempersiapkan untuk menyambut lebaran idul adha. Melihat sekegerombolan ibu-ibu menyiapkan segala bumbu, teringat dengan bunda di pelosok  sana yang menyimpan sejuta eksotis alam sangat memukai karena ketika lebaran tiba ikut sibuk mempersiapkan segala bumbu untuk memasak segala macam jenis makan terutama bumbu rending, lemang dan gulai putih. Sedangkan dikomplek tinggal sendirian disebabkan adek backtohome. Walaupun sendiri diperumahan tetap membuat kesendirian karena dipersibukkan dengan bacaan, tulisan dan analisis soal dalam ajang competitor nanti.

Sejak menyelesaikan kuliah pascasarjana sejak itu pernah berniat, berazam, bernazar dan menulis dalam buku mimpi bahwa akan berkurba dengan biaya sendiri atau hasil keringan sendiri. Coba membuka catat mimpi tersebut, ternyata keinginan tersebut ditulis akhir tahun 2011 tapi sekarang sudah tahun 2013.

Ini berarti sudah dua tahun keinginan tersebut terpendam dan  Sayang-sayang seribu sayang belum juga memenuhi niat tersebut, padahal Allah telah memberi rezki tapi adalah lebih urgent diaplikasi dan ada kewajiban yang sangat mendesak untuk direalisasikan.

Kurban tidak hanya sebatas memotong kambing atau sapi, melainkan kurban memiliki filosofi sangat tinggi bagi umat islam, melainkan kurban adalah perintah Allah kepada hambaNya, melainkan kurban merupakan bentuk keikhlasan hamba mencintai Rabbi dan melainkan kurban adalah salah satu cara berbagi kasih, berbagi cinta, serta meningkatkan ukhuwah antara umat islam.

Hari ini, hari-hari penumpahan darah, tetapi bukan berarti kita diajarkan saling menumpah darah melain untuk membuang sifat-sifat hewani yang selalu mengetayuti hidup kita. Hari raya qurba (qurban mengajari kita saling mengorbankan melain belajarlah untuk berkorban untuk kebehagian bersama.

Seperti dikatakan ustad disalah satu station television bahwa makna berkurban begitu tinggi dimana setiap darah yang mengalir dari hewan kurban adalah pahala, setiap daging yang dimakan oleh penerima kurban adalah pahala dan setiap helai bulu-bulu kurban adalah pahala…”subhanallah” semuanya berbuah pahala. Siapa yang tak rindu berkurban jika melihat reward didapat dari berkurban.

Ya Allah moga tahun 2014 sholiat alhanin sudah bisa mewujudkan mimpi tersebut. Untuk itu murahkan rezki hamba, permudahkan segala urusan hamba, panjangkan umur hamba dan jadikan hamba Mu ini begitu mudah menyatuni serta ringan bersadakah atau membantu sesame manusia. Allahuma AMin….!!!

Sungguh cemburu melihat mereka-meraka yang bisa setiap tahun bisa berkorban, bisa berbagi kenikmatan, bisa berbagi kebahagian dan bersama indah ukhuwah islamiyah diatas pengorbanan. Untuk itu Rabbi jadi hamba orang kaya seperti mereka yang setiap tahun bershadakoh, setiap tahun berkorban, setiap saat menyatuni fakir miskin, setiap tahun berbagi zakat dengan angka pretesius dan setiap tahun bisa melakukan bakti social. Allahuma amin^__^

 

Best Regard Inspirasi BeraniSuksesTaburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: