Biar manusia mencela kita cukup berkarya | sedang bagi yang menghina kita cukupkan doa

Bismillah…

Biar manusia mencela kita cukup berkarya | sedang bagi yang menghina kita cukupkan doa

Biar manusia mencela kita cukup berkarya | sedang bagi yang menghina kita cukupkan doa

Bulan Ramadhan mengantar jiwa, rasa dan sikap begitu penuh harmoni cinta. Subhanallah dan terimakasih Allah Engkau ciptakan bulan Ramadhan mungkin tanpa bulan yang mulia, sangat susah untuk mencari waktu untuk berkumpul dengan keluarga karena sibuk mencari rezki demi keberlangsungan kehidupan dan meraih bigdream (Red:berkarya) untuk diri sendiri maupun untuk teman hidup nanti heeem…”Mulai Melo”. Di bulan cinta semua terasa bermakna mulai dari suasana masjid penuh  keramaian umat Mu sujud, keramaian umat Mu membaca Al-quran dan euporia umatMu untuk bershadakoh…”Luar biasa bulan cinta”.

Heeemmm kok bulan cinta masih menulis tentang cela dan menghina!!! Bukankah seharus bercerita tentang cinta, keharmonisan, kedamaian, dan keselarasan rasa. Kok melenceng dari momentum seharusnya hohooo…

Walaupun bulan cinta bukan berarti ingin mencela atau menghina melainkan ingin mengingat diri sendiri dan sebagai bahan muhasabah mungkin selama ini pernah melakukan hal-hal tidak disukai sang Cinta sejati.

Mungkin juga pula kita pernah dapat celaan tapi jangan pernah kita balas celaan tersebut tapi tetap bersyukur atas ucapan mereka. Semoga dengan ucapan terlontar untuk kita menjadi semangat, berbenahi diri untuk selalu berkarya seperti dijelaskan penulis terkenal Tere Leye Tidak ada yang bisa menyakiti hati seseorang yang sabar–fisiknya bisa, tapi jiwanya utuh”

Mungkin juga dalam perjalan hidup kita pernah tersandung dengan hinaan tapi jangna pernah merasa rendah hati apalagi berkecil hati. Sesungguhnya yang mengetahui siapa dan bagaimana kita sesungguhnya adalah Keluarga kita. Sedangkan mereka baru mengenal kita dalam hitungan waktu bahkan hari jadi sangat wajar mereka bercelotoh, menyetil dan mengungkap kata bermakna tersebut. Akan berbalik arah jika meraka sudah mengenal kita bertahun-tahun tak akan pernah terlontar kalimat tersebut pada kita…”So nikmati aja hidup ini karena menciptakan dunia penuh dengan keindahan”.

Cara cinta yang harus kita jalanani ketika mendapat celaan dan menghina adalah tetap mendoakan mereka, agar di buka Allah hati serta menyadarkan untuk melihat kebenaran sesungguhnya. Apalagi berdoa dibulan cinta, Insyallah doa terlontarkan menjadi buah-buah cinta. Jangan memikirkan kalimat, sikap dan celaan tersebut yang harus diingatkan bahkan dipikirkan dalam perjalan hidup yaitu bagaimana kita bisa menjalankan visi hidup dan mimpi kita.

Mengajak dengan cinta, rasa dan hati bagi siapapun pernah dicela atau dihina yuk kita berkarya dan berdoa setiap detik kehidupan kita. Insyallah jika tetap memperbaiki diri dengan karya dan mendekat diri pada Allah. Langkah spektakulr tersebut membuahkan hasil penuh ketakjuban dan orang yang pernah mencela atau menghina akan malu sendiri dengan ungkapnya suatu saat nanti…”Allahuma Amin”

semoga kalimat cinta. nan indah menjadi inspirasi bagi kita semua…

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: