Kemanakah Mereka: Apakah benar dunia telah meracuni diri mereka

Bismillah…

Kemanakah Mereka: Apakah benar dunia telah meracuni diri mereka

Kemanakah Mereka: Apakah benar dunia telah meracuni diri mereka

Alhamdulillah Allah masih memberi kesempatan pada saya untuk berjumpa dan bersua dengan bulan Ramadhan. Bulan paling mulia dari sekian bulan, jika kita melirik kehidupan para Rasulullah menyambut bulan Ramadhan penuh perasaan bahagian dan suka-cita. Beliau ingatkan para sahabat agar menyiapkan diri mereka untuk menyambut dan mengisinya dengan amal dan memperbanyak membaca Al-quran. Semoga ramadhan kita juga meyerupai euporia para sahabat dan Rasullah.

Ada suatu fenomena yang sama terlihat dari tahun ketahun khususnya dibulan Ramadhan, kebetulan beberapa ramadhan terakhir termasuk ramadhan tahun ini (1434) bisa menjalan ibadah di masjid tanah kelahiran, sebab sebelumnya selalu menjalankan ibadah puasa diperantaun maklum waktu itu masih berstatus mahasiswa.

Anehnya selalu menjadi imam itu-itu saja bahkan pernah pula ketika mengikuti sholat zuhur dan ashar dimesjid tempat saya tinggal tidak ada imamnya dengan terpaksa menjadi imam para perempuan. Sangat ironis padahal disekitar lingkunga masjid betapa banyak laki-laki jepolan kampus bergengsi baik dari stratas satu, Magister, dan Doctoral lebih parahnya lagi mereka yang alumni dari Universitas Islam Negeri atau Institut Agama Islam Negeri juga tak pernah terlihat hadir kemesjid tersebut.

Atau fenomena seperti hanya berlaku dikampung saya saja atau dikampung pembaca blog http://www.simfonikehidupan.wordpress.com juga terjadi peristiwa yang sama. Jika lah ia betapa sangat ironis dan memperhatinkan!!!

Berbalik arah dengan meraka memiliki title bergengsi ketika dicalonkan sebagai Kades, Caleg, Kadis dan pejabat lainnya begitu antusias bahkan secara fulgar menunjukkan diri pada public. Jadi pertanyaan saya pribadi adalah kemanakah mereka? Sehingga pernah terlihat hadir dimesjid tersebut.

Dari tahun ketahun mesjid kekurangan Imam yang jadi imam selalu itu-itu saja padahal jika melihat dari starta pendidikan dilingkungan mesjid banyak berlatar pendidikan bergengsi (Strata satu, magister dan doctoral) bahkan lulusan Universitas Islam Negeri tapi meraka berlatar pendidikan tersebut tak pernah terlihat hadir dimesjid. Kemana kah mereka???? Tapi berbalik arah jika diberi posisi sebagai Kades, Caleg dan pejabat lainnya mereka berlomba-lomba menujuk diri pada publik. fenomena seperti ini senada dengan ungkap Cak Nur Bahwa DIA SUKSES MENDIDIK ORANG MENJADI CERDAS TAPI TIDAK SUKSES MENDIDIK ORANG MENJADI SHOLEH….

Apakah benar dunia telah meracuni diri mereka? Entahlah begitu susah untuk menjawab fenomena tersebut!!! Semoga generasi penerus islam (Pemuda al-khafi) segara tersadari bahwa ada beban atau amanah harus meraka tunai yaitu setiap kita dilahir dibumi Allah membawa misi untuk berdakwah dan menjadi Imam dan jangan jadikan masjid menjadi gersang dan tak ada penghuni.

Padahal menurut orang tua disekitar rumah pernah memberi nasehat ketika berada disamping ia ketika sholat teraweh seperti ini, nak mumpung lagi muda, mumpung badan masih tegar, mumpung Allah masih memberi kesehatan luar biasa maka pergunakan masa muda untuk berbanyak beribadah, rajin-rajin mengunjungi masjid, mumpung masih belum ada tanggung jawab, mumpung belum banyak penghalang. Jika sudah tua melakukan ibadah merasa tak sempurna, kalau mau beribada selalu ada penghalang terutama factor internal misalnya badan sudah tak kokoh seperti dikala muda. Nasehat nenek tua senada dengan senandung nasyid tentang tujuh perkara.

 Note: kesedihan shalat berjamaah tak ada imam

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: