Banyak pemimpin besar yang lahir atau tampil menjelang kampanye

Bismillah….

Banyak pemimpin besar yang lahir atau tampil menjelang kampanye

Banyak pemimpin besar yang lahir atau tampil menjelang kampanye

Ketika menelusuri jalan protocol baik ditanah kelahiran maupun diperantuan banyak menemui baliho atau spanduk para caleg dengan slogan yang sangat cantik dan rata-rata slogan selalu pro rakyat serta menuju perubahan…”Ya semoga kepilih nanti benar-benar pro rakyat dan memberi resolusi perubahan bagi masyarakat, jangan hanya sebatas janji semata dan rata-rata sudah di kursi kekuasaan semua janji dilupakan”. Bukannya pesimis ataupun meragukan janji tersebut pada kenyataan banyak mereka yang lupa diri saat berada dalam kekuasaan.

Apalagi tahu ini atau sebentar lagi tahun politik (red:2014) maka tak heran kita akan menemui para pemimpin dadakan istilah kerennya pemimpin lahir saat kampanye. Jika dilihat dari track record (profil) seperti belum memiliki gaung ditengah masyarakt.

Bagi saya sebagai akademis trackrecord caleg sangat penting karena disana melihat bagaimana jalan kehidupan caleg tersebut. Apa yang pernah dilakukan selama ini bagi masyarakat, kemudian karya apa saja pernah diukir bagi diri sendiri maupun lingkungan.

Biarlah mereka sibuk menjadi caleg dan biarlah jiwa ini sibuk sebagai akademis (shoclar) semoga kesibukan mendedikasi sebagai ilmuan maupun pengamat memberi keberkahaan serta suatu saat berharap bisa dijadikan staf ahli….”Allahuma amin, hooooooo”. (Mimpi lagiiiiiiiiiiiiiiiiii)

Dikampung saya sendiri mendengar ada beberapa yang mencalonkan diri baik angkatan muda maupun tua. Sayang kesemua caleg tersebut tak mendengar gaung dalam organisasi apapun, tak pernah melihat mereka memberi kontribusi nyata kecuali pintar berbicara saja, rata-rata caleg dikampung adalah pensiunan PNS dan kader loncatan. Mereka tidak didik menjadi kader dari Nol melainkan lahir sebagai kader saat panggung politik sedang euporia.

Coba membayangkan jika nanti mereka terpilih, apa mungkin meraka bisa menjalurkan aspirasi rakyat, apakah mungkin meraka mempunyai jiwa leadership, apa mungkin bisa mengambil atau membuat keputusan (decision making) yang pro rakyat.

Takut saya para pemimpin yang lahir secara instantan tak memiliki integritas, takut saya para pemimpin yang lahir dadakan akan memihak atau mengkaya diri sendiri. Dimana kita tahu untuk menjadi caleg harus memiliki modal luar biasa.

Bagi kita sebagai pemilih, Yuukkk memilih mereka yang benar-benar memiliki jiwa integritas, jiwa leadership, jiwa akademiki, jiwa social dan terpenting jiwa agamais jangan dilupakan jua.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: