Tangan tak bisa memeluk karena jarak memisah, namun doa akan selalu menyentuh hatimu

Bismillah…

Tangan tak bisa memeluk karena jarak memisah, namun doa akan selalu menyentuh hatimu

Tangan tak bisa memeluk karena jarak memisah, namun doa akan selalu menyentuh hatimu

Semari siaran, disinari panas begitu hangat dikota pelajar dan bisnis, jiwa mempengaruhi pikiran ingin bercuap-cuap tentang rasa tersembunyi dibalik  kerudung panjang…”Heemmm and jlep-jlep”.

Mungkin tangan ini tak bisa menggengam tangan itu, mungkin tangan tak bisa berjabatan tangan, mungkin mata ini tak bisa memandang indah senyum mu, mungkin telingan ini tak bisa lagi mendengar suara lembut yang selalu melafazkan cinta yang terlahir dari jiwa pencinta ilahi.

Namu doa selalu dilafazkan ketika amalan wajib maupun sunnah berkeyakinan bahwa doa itu telah menyenth hati, berkeyakinan bahwa doa itu akan mempertemukan kita kembali ditampat masih Allah rahasiakan agar semakin khusyuk berdoa, berkeyakinan dengan doa selalu mengikat rindu yang telah dipisahkan oleh factor maupun ketetapanNya, berkeyakin melalui doa ukhuwah tetap terajut bahkan semakin bersemi, berpelanggi, bercahaya dan berkeyakin kekuatan doa pula membuat jiwa ini tenang walaupun ada beberapa subjek tak menyukai hati ini.

Tak akan pernah berheti, bosa, dan lupa berdoa agar dengan doa bisa menyadari, membuka hati untuk kembali pada jalan-jalan Allah rindui, jalan-jalan penuh pahala, jalan-jalan tersadar sebagai hambaNya, jalan-jalan membuat hati semakin lembut, jalan-jalan penuh keberkahaan dan jalan-jalan pernah mengarum namamu.

Semoga baik-baik saja disana walaupun tak bisa melihat tak bisa membayangkan, walaupun kemungkinan besar untuk bersua lagi karena dirimu tahu kenapa tak mungkin. Walaupun tak bisa bertemu tapi percayalah tak pernah lelah berdoa dan berharap pada pemilik pengapul doa agar doa ini bisa menyentuh hatimu kapan dan dimanapun. Meskipun tak bisa memeluk, mamandang terpenting masih bisa berdoa untuk mu.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: