belajar mencintai itu perlu waktu | belajar melupakan juga perlu waktu

Bismillah…

belajar mencintai itu perlu waktu | belajar melupakan juga perlu waktu

belajar mencintai itu perlu waktu | belajar melupakan juga perlu waktu

Melupakan adalah cara memeluk kembali kenangan masa lampau dan Terkadang yang hilang selalu dirindukan.

kita pada hakikinya adalah bagian-bagian dari waktu, lihat saja semua yang kita rencanakan ditentukan oleh waktu bahkan kehidupan kita juga bagian dari waktu mulai waktu shubuh  (pagi) hingga waktu isya (malam).

Nan Berbeda dengan kita yaitu bagaimana kita memanfaatkan waktu tersebut seperti dijelaskan dalam Alquran Demi masa sesungguhnya dalam kerugian. Semoga waktu kita jalani setiap episode kehidupan, setiap serial kenangan, setiap momentum penuh makna tidak dalam content kesia-saian dan kerugian.

Disini tak bercerita tentang kesia-sian atau kerugian dalam memanfaat waktu Allah berikan pada kita melainkan bagaimana kita belajar mencintai dan melupakan karena kedua hal tersebut ternyata membutuhkan waktu nan panjang (longtime).

Kita sadar bahwa cinta itu tak mudah tumbuh begitu saja tentunya butuh waktu, tentu memahami butuh waktu, tentu mengerti butuh waktu dan tentunya untuk mencintai juga butuh waktu. Jika dalam waktu kita jalani disirami kepahaman, kepengertian dan saling mengisi cinta insyallah mencintai tak butuh proses yang lama. Berbeda jika mencintai tanpa saling memahami dan mengerti maka membutuh waktu begitu lama.

Seperti lagu setia band (Red:cyerli) ternyata dalam kehidupan kita begitu susah untuk melupakan dari pada untuk mencintai. Jika mencintai mungkin butuh satu jam, bisa satu hari tapi lain hal melupkan karena tak bisa menghilang begitu saja sepanjang nafas masih bernafas selama itu pula teringat.

Berusaha untuk melupakan segala hal tak berkesan, berusaha untuk menghilangkan tak bermakna dan berusaha untuk mempudarkan kenangan tak memiliki nilai. Itu semua adalah hal yang akan menghambat perjalanan nan panjang, itu semua akan menjadi benih kebencian, itu semua menjadi perusak motivasi meraih harapan yang masih dalam ketidakpastian.

Menghilang, menghapus dan mempudar bukan berarti bagian perjalanan kehidupan tak indah atau berkesan tapi lebih baik menghapuskannya saja dari menjadi racun membahayakan. Dan berkeyakinan dengan perjalanan waktu semua itu akan terhapus oleh dinamika alam.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: