Disana ada cerita dan cinta


Bismillah…

By sholiat alhanin

Disana ada cerita dan cinta

Disana ada cerita dan cinta

Di tempat alhanin dilahirkan betapa banyak cerita dan cinta terukir dalam sukma walaupun sudah jarang berdomisili disana tapi tetap selalu rindu terutama pada moment puasa dan lebaran, Alhamdulillah Allah masih memberi kesampatan  untuk bersua kota penuh cerita dan cinta.

Disana berawal cerita anak desa yang tak mimiliki mimpi apapun, ia hanya mengikuti kehendak Allah, ia tak pernah bercita-cita bisa kuliah hingga kepulau jawa, ia tak pernah bercita bisa jalan keluar negeri, ia tak pernah bercita-cita sebagai dosen, ia tak pernah bercita melanjut magister di Universitas ternama, ia tak pernah bercita ingin jadi penulis, ia tak pernah bercita bisa naik pesawat dan yang  ia mau ketika kecil adalah bermain-main dengan anak sepaya dia karena bagi ia itu semua tidak mungkin.

Waktu kecil lebih banyak menghabis waktu membantu orang tua secara ia adalah keluarga tak dipandang ditengah masyarakat, dimana kita tahu untuk menjadi orang terpandang dimasyarkat harus kaya, orang tua PNS, dan anak-anak kuliah di universitas ternama sedangkan keluarga alhanin tidak memiliki semua.

Tapi lewat sikap masyakarat melihat sebelah mata pada keluarga.  Ia, kakak-kakak  dan orang tua bersemangat, berjanji, dan optimis jika suatu saat bisa masuk hitungan orang dihargai ditengah masyarakat. Tidaklah mudah untuk meraih itu semua harus bercucuran keringan, harus bercucuran cacian atau hinaan, harus bercucuran tangisan, bercucuran kesederhanaan bahkan lebih parah dan   bercucuran kerja keras.

Berjalan dengan waktu atas kehendak Allah  dan waktu pula yang menggerakkan ia untuk memeiliki mimpi besar teruntuk orang banyak, agar ia bisa melihat perbedaan orang berilmu dengan tak berilmu, agar ia bisa bermanfaat orang lain, agar ia bisa membanggakan orangtua yang telah melahirkan ia, agar ia bisa berbagi cinta melalui ilmu dan harta. Allahuma amin.

Sangat bersyukur pada Allah dengan hinaan dan ketidak sukaan orang pada kita menjadi pupuk, menjadi vitamin, menjadi gas dan menjadi motivasi untuk terus berbenah segala hal. Berlahan namun pasti, Allah menjawab satu persatu impian kami dan Alhamudillah Allah punya cara tersendiri mendidik hambaNya…”Heeemmm sesungguhnya kita butuh cobaan dan hinaan dari orang lain sebagai pemacu kita untuk menjadi orang baik”.

 Ternyata tempat alhanin dilahirkan tidak hanya hadir tentang cerita tapi disana juga ada cinta berbunga-bunga sehingga menjadi taman cinta. Cinta orang tua pada anak penuh dengan ikhlas yang tak pernah kenal lelah demi sang anak untuk melanjuti pendidikan bertaraf atau bergengsi, agar anaknya setara dengan anak orang lain bahkan lebih dari itu dan agar anaknya bisa mengharumkan nama keluarga.

Disana jua ada cinta kakak pada adiknya yang selalu mengajar alhanin mengaji dan ilmu dunia. Masih ingat bagaimana diajari huruf Hijaiyah dan rumus-rumus hingga larut malam bahkan sampai menanggis tapi itu semua merupakan wujud mereka untuk membentuk adiknya menjadi manusia tangguh dan memiliki mimpi besar. Mengingat kembali masa kecil semakin rindu menyapa saudara ku didesa sana.

Bermula disana sejuta cerita bisa dituliskan untuk dibagi untuk dunia, bermula disana ada cinta tak pernah terkekang cuaca maupun jarak bahkan selalu bersemi seperti musim semi.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

RIndu banget pada ia yang melahirkan ku


Bismillah….

By sholiat alhanin

RIndu banget pada ia yang melahirkan kuRindu sangat pada bunda karena beberapa bulan hanya mendengar suaranya melalui sinyal-sinyal, jauh dalam sanubari ingin berda disampingnya, bercerita tentang kehidupan karena selama ini tempat berkeluh kesah  selain pada Allah, leptop tentunya pada bunda.

Setiap kali menghitung hari agar segara menuju dibulan Juli “Puasa” supaya bisa menatap kembali senyumnya, supaya bisa jalan bareng dengan ia, bisa bermanja-manja dengan ia, supaya bisa minta ini atau itu, supaya bisa dimasakin masakan favorit “Sambal lado plus sayur manyur” dan supaya bisa sholat taraweh barengan.

Ketika rindu seperti ini, teringat dengan kesalahan, kebohongan pernah dilakukan dan amanah yang terlalaikan sebagai anak. Maafkan ia bunda karena ia masih belajar segala hal. Satu hal selalu alhanin minta pada bunda ketika ditelphon yaitu jangan lupa doain alhanin agar tetap istiqomah dijalan indah ini, agar bisa menjadi wanita sholeha, agar bisa menjadi istri sholeha, agar suatu saat nanti bisa menjadi panutan bagi anak-anaknya dan bisa menjadi akhwat tangguh, tegar, ikhlas, sabar dan selalu rendah dalam bersikap.

Bunda…sudahlah lama ya alhanin tak menggenggam tangan kasar mu itu, semoga tangan kasar itu menunjukkan bahwa engkau bekerja penuh keikhlasan untuk kami.

Semoga tangan kasar dan tak mulus itu menjadi saksi di Yaumil Akhir. Dengan tangan kasar mu menggais rezki halal demi kami sehingga kami semua bisa merasa pendidikan hingga magister, bisa tercukup dalam segala hal, dan bertanda engkau telah menjalankan amanah mu sebagai ibu rumah tangga.

Bunda…Alhanin rindu untuk memasang kerudung mu seperti alhanin kenakan saat ini. Heemmm setiap bunda menggunakan kerudung alhanin selalu memperhatikan dan memasang dengan tujuan apakah sudah serasi dan menutup aurat.

Bunda…. Baru ini masyarakat Indonesia merayakan hari kartini, bagi alhanin kartini sesungguhnya dalam kehidupan ini adalah diri mu. engkau tidak hanya menjelaskan habis gelap terbitlah terang, namun engkau menjelas segala hal  dengan penuh kesabaran hingga melahirkan seorang anak perempuan penuh inspirasi dan tangguh.

Sejanak menyelesaikan Sekolah menengah kejuruan hingga sekarang alhanin banyak menghabiskan waktu diperantauan dan hanya bisa menikmati keberduan kita hanya pada momentum puasa dan lebaran. Dan maafkanlah ia bunda yang tak mau tinggal dikampung itu lagi karena engkau tahu alasan itu , insyallah jika sudah siap ia akan kembali kekampung itu lagi…. “ I don’t know when to back to village”

Bunda… walaupun jarak kita berkilo-kilo tapi hati kita satu bahkan menyatu. Bunda tetap tingkatkan doa mu pada ia. Bunda, alhanin yakin engkau lebih rindu pada anak cewek satu-satu engkau lahirkan dari rahim mu.

Bunda-bunda-bunda “mala mini alhanin menatap photo kita berdua di smart phone and tablet di berbagai tempat, dengan berbagai gaya dan berbagai warna-warni senyum tersimpulkan.

Bunda, alhanin bangga dilahirkan dari rahimmu. Melalui rahim mu alhanin bisa menikmati pesona bumi Allah nan luar biasa dan mengagungkan. Terimakasih Allah dari sekian banyak sel telur bertarung akhirnya alhanin yang sukses bertarung dan insyallah alhanin juga bisa bertarung, kompetatif di bumi Mu seperti alhanin bertarurng awal penciptaan alhanin dirahamim bunda.

Insyallah amanah, kebebasan, dan kepercayaan engkau berikan tak pernah alhanin nodai setitikpun dengan kebohongan apalagi dilalaikan. Ini terbukti dengan perjalanan waktu alhanin bisa menjaga itu semua. Berharap kedepannya tidak hanya itu aja dan berharap lebih dari itu, agar bunda tidak menyesal melahirkan alhanin ke bumi Allah.

Sekarang berproses terus menuju itu semua, insyallah Allah mengizin, berkehendak dan berkenaan akan terwujud itu semua seperti alhanin selalu katakana pada mu. untuk itu bunda jangna pernah lelah mengadahkan tangan pada rabbi, istiqomah menjalan tahajud dan dhuha agar penjalan panjang alhanin lewati mulus, lancer dan berkah. Allahuma amin

Edisi kangen “myfamily” especially to mother you always prayer her”. Alhanin mencintai bunda karena Allah, kasih dan rindu.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Curhatan dosen Muda “3”


BIsmilllah…

by  Sholiat alhanin

Curhatan dosen Muda “session three”Bagi alhanin hadir diruangan perkuliaahn ada sensasi tertentu atau daya tarik selalu menarik dan kebetahan sendiri. Bahkan terasa sebentar saja perkuliahan terkadang mahasiswa sering mengeluh gara-gara keseringan keluar tidak tepat waktu padahal masuk selalu tepat waktu “maaf ya mystudent jika keseringan seperti itu”. Keluhan kalian insyallah akan dipertimbangkan, dijalankan seperti kalian ungkapkan melalui kotak kritik kita sedia dan sepakat.

Menjadi pendidik memiliki daya pikat luar biasa, selain bisa komunikasi face to face dengan mahasiswa dengan berbagai varian pola interaksi, bisa mengamati sikap kalian “cuek, focus menyimak, sibuk menulis dan sibuk mengombrol” itu kesemua adalah tantangan bagi alhanin bagaimana cara ketika terjadi proses pembelajaran kalian satu tujuan dan satu focus. Bagi alhanin hal tersebut bukan menjadi masalah apalagi untuk dipermasalahankan karena awal kontrak kuliah kita sesungguh kita ingin menciptakan perkuliahan santai, menyenangkan dan bisa dipahami.

Entah sejak kapan jiwa menjadi pendidik itu muncul dalam kehidupan alhanin. Padahal semula kuliah dari diploma, strata satu hingga magister tidak pernah sama sekali belajar microteaching tapi pada kenyataan alhanin bisa menjalanin proses pembalajaran penuh tawa dan serius. Mungkin factor yang melatarbelakangi  cakep ketika presentasi dan mengajar dipengaruhi keinginan yang suka show up diri saat kuliah sebab ketika kuliah rata-rata tugas harus dipresentasi di depan kelas.

Bagi alhanin menghafal satu persatu nama mahasiswa merupakan salah satu cara untuk menumbuh atau membangun emosional antara pendidik dengan peserta didik. Bagi alhanin menyelip guyonan atau cerita dalam keseriusan mengajar merupakan cara mencair suasana agar meraka tidak kantuk dan bosan. Ternyata untuk menjadi pendidik juga harus memiliki selera humor, memiliki style sendiri dengan tujuan agar rasa emosional , rasa rileks, dan kedekatan terbangun saat mengajar.

Bagi alhanin menjalin hubungan dengan mahasiswa adalah cara ampuh mereka cepat memahami, cepat mengerti dan adanya feedback sehingga apapun kita sampai akan begitu mudah dicerna.

Adanya mahasiswa bertanya, menyanggah, mengkritik dan memberi saran merupakan motivasi sendiri bagi alhanin. Akan bosan sendiri dan pusing sendiri jikala mahasiswa diam seribu bahasa karena binggung untuk intervensi apakah sudah mengerti atau belum. Maka ketika terjadi proses pembelajaran selalu melemparkan pertanyaan atau mengharap mereka menjelas kembali, biasanya yang selalu kena pertanyaan adalah mereka sedang asyik ngombrol dan melamun. Terkadang kaget sendiri jika dikasih pertanyaan itu salah satu taktik alhanin aplikasi jika ada sebagian atau beberapa mahasiswa yang ngombrol atua melamun.

Berusaha mengajar seoptimal mungkin, berharap jangan sampai Cuma memberi materi tanpa penjelasan karena slide yang diketik melalui power point rata-rata point penting dari materi perkuliahan maka harus dijelaskan. Tapi masih banyak kita melihat seorang pendidik (dosen) melalaikan amanah mereka yang hanya sebatas masuk, isi absen dan kasih mahasiswa softcopy kemudian pulang tanpa ada penjelasan. Lebih parahnya lagi ada dosen yang datang Cuma beberapa pertemuan terus dipadatkan sampai habis. Jika seperti ya jelas mahasiswa tidak paham dan mengerti dengan materi maka jangan salah mahasiswa tidak bisa menjawab pertanyaan asal saja ketika ujian Akhir semester.

Perkuliahan seperti itu juga tidak efektif, beginilah kalau dosen sudah side job, banyak proyek dan other job yang dilalaikan adalah mahasiswanya. Alhanin juga pernah mengalami hal sama seperti mahasiswa alhanin rasakan.  Jika hal ini dilakukan pendidik bagaimana bisa emosional terbangun dalam proses pembalajaran padahal kita tahu bahwa menumbuh jiwa kedekatan dengan mahasiswa adalah bagian harus dibangun.

Kedekatan dengan mahasiswa merupakan keharusan yang harus alhanin jalinkan secara terus menerus. Sempat pula mengajak mahasiswa belajar TOEFL dirumah, bagi alhanin jika ada mahasiswa berani curhat/menggeluh merupakan salah satu indicator keberhasilan menumbuhkan emosional

Walaupun dekat dengan mahasiswa bukan berarti mereka bisa negosiasi masalah tugas dan masalah nilai. Apalagi dari awal sudah sepakat dengan MOU, kata mahasiswa untuk alhanin yakni SANTAI TAPI KILLER “HOUUUMMM”.

Semoga semangat mengjar semakin josh dan cetar, semoga semangat ini menjadi pahala, menjadi add value dan menjadi hobi.

Moga tiap hari harus memperbahurui references method learning, memperbanyak “JOKE GOOd” dan tentunya jangan lupa memperbaiki dandanan juga. Sebab dalam psikologi komunikasi beberapa factor mempengaruhi Audien untuk eye cathing dengan pemateri yaitu “DANDANAN, PAKAIAN, GESTUR, Kesmartan para penyaji…..”CIleeeeee”

Bagi alhanin mengajar selalu full setting pakaian, pikiran, gesture dan materi harus siapkan dengna perfect. Dengan dandan sederhana plus menarik adalah karekater alhanin karena mahasiswa tidak hanya mendengar penjelasan terkadang juga selalu menilai dosen dari bagi aspek misalnya dandanan, car bicara dan gesture.

Heemmmm…..jadi pengajar “Dosen” asyik banget dan tentunya harus memperhatikan segala hal. Terutama harus diperhatikan adalah sikap dan atitiude sedangkan lainnya adalah penunjang.

Pokokeeeeeeeeehhhhhhhh….” I love teach and always stronge” Insyallah.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

%d bloggers like this: