Rasa Sakit Hati Itu Ada | Karena Engkau Izinkan Ia Ada

Bismillah

By Sholiat alhanin

Rasa Sakit Hati Itu Ada | Karena Engkau Izinkan Ia AdaKembali lagi malam ini alhanin harus kembali menulis tentang hati, kita tahu hati adalah tempat kita meletak cinta dan sekaligus juga tempat kita menempatkan kebencian. Saat menulis artikel singakat ini alhanin ditemani senandung nasyid sangat romance hasil dari download beberapa hari kemaren biasalah jika menulis biasa harus ditemanin senandung nasyid melo biar aroma lebay dan aroma percikaan cinta bisa juga tertuang dalam tulisan ini….” Heemmmm”.

Oke ikhwafillah, sesungguhnya kita pernah mengalami  atau menyimpan rasa dihati kita, apakah itu rasa benci atau rasa cinta yang susah kita ungkapkan. Baiklah disini alhanin ingin berbagi bukan rasa jatuh cinta, aroma cinta, pelangi cinta, kesedapan cinta tapi sebalik berkaitan dengan rasa sakit hati yang hadir dalam sukma kita.

Sesungguhnya rasa sakit hati dihati kita sebenarnya kita yang menghadirikannya, kita yang mengizinkannya, kita yang confirmasi rasa sakit itu, kita yang menyambut ia dengan bergebu-gebu, kita yang menata rasa sakit itu dengan tertata hingga entah kapan sehingga benci itu sendiri menggorgoti perasaan kita bahkan menimbulkan penyakit lain serta berdampak pada psikologi kita…”Nauzubillah Minzalik”

 Dengan kita hadirkan, dengan kita izinkan, dengan kita konfirmasi, dengan kita sambut dan kita tata dengan baik rasa sakit hati itu maka ia hadir dalam jiwa kita sehingga setiap langkah, proses, waktu dan perjalanan kita hanya habis untuk membahas sakit hati.

Jika itu kita lakukan kapan kita sibukkan diri kita mendekatkan diri pada Allah, kapan waktu kita mengupgrade kapasitas dan kredbilitas kita. Andailah kita Sibuk memikir orang  menyakiti kita agar merasakan sakitnya seperti kita, dan kita terlalu mempentingkan atau memperbesarkan rasa sakit hati pada orang lain.

Sungguh merugi hidup kita seperti ungkap prof Bj Habibie di acara Golde Way tema tentang cinta semoga bisa jadi renung buat kita semua yang sempat kita hadirkan rasa benci dihati kita “Saya tidak pernah sekali memikir orang yang meyakiti atau iri dengan saya tapi mereka yang menyakiti atau iri dengan saya setiap menit atau jam menghabis waktu hanya memikir saya”. Silahkan pembaca mengintervensi atau memaknai kalimat diatas.

Coba saja rasa sakit hati itu kita cuekin, kita abaikan, kita lalaikan, kita biarkan saja dan kita buang jauh-jauh tentu rasa sakit hati itu tak pernah hadir dalam kehidupan kita. Mungkin susah bagi kita untuk menerima sakit hati itu tapi jika paham dengan ganjaran keikhlasan, jika mengerti kemulian memaafkan, keagung kesabaran dan positif thiking tentunya rasa sakit hati itu tidak kita izin hadir didalam sukma dan seluruh anatomi jiwa kita, tentunya kita tidak pernah merasa perih, dan tentunya kita tidak pernah merasa kecewa.

Bagi pembaca lagi sakit hati mari kita hapus dengan control C “hooooo” emang sakit hati seperti menulis di office 2007 kok pake control segala. Tapi cara atau metode untuk mengontrol jangan sampai ada rasa sakit hati ini dengan control Keikhlasa, control positif thiking, control sabar , control memaafkan dan terpenting pondasi dari control itu semua yaitu dengan selalu mengontrol hati dan iman kita selalu dalam naugan ibadah atau zikirullah agar kita begitu gampang menghapus rasa sakit itu dan biar rumit rasa sakit hati itu untuk ingap dalam sukma kita.

mari tentramkan hati kita, mari kita damaikan hati kita, mari kita hiasi kita dengan cinta, mari kita elok hati kita dengan menjauhi rasa sakit hati. Yakinlah dengan mentramkan hati kita insyallah akan tumbuh cinta tak pernah kita dugakan. ini bentuk kerendahan hati yang Allah rindukan pada kita.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

2 Responses

  1. bijak sekali pemikiran pak prof Bj Habibie “Saya tidak pernah sekali memikir orang yang meyakiti atau iri dengan saya tapi mereka yang menyakiti atau iri dengan saya setiap menit atau jam menghabis waktu hanya memikir saya”.

  2. moga kita bisa mengambil hikmah dari ungkap cerdas dan bermakna dari Prof Habibieee….”Salam kenal ya”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: