Alhanin:”dream come to true”

Bismillah

By:sholiat alhanin

cute-hugging-muslim-girl-friends-headphones-4005763765Sejak seragam abu-abu alhanin kepengen banget menjadi “Annaoucer”, waktu terus berjalan hari terus berganti , tahun terus beranjak dan kota terus berganti mimpi untuk menjadi penyiar terus mengembara. Setiap mendengar penyiar radio selalu berkata kapan dan alhanin pasti bisa namun mimpi itu seperti belum juga ada bayangan walaupun sudah berpindah-pindah kota “Padang-Jakarta-bandung dan Yogya”.

Apalagi melihat karakter alhanin tidak begitu banyak ngomong, jika berkomunikasi seperlunya sangat jarang banget berinteraksi lebay apalagi narsis. Apalagi kita tahu untuk menjadi penyiar dibutuhkan orang memiliki skill komunikasi woooww gitu. Namun karakter alhanin tidak mendukung tidak juga menghentikan niat untuk mencoba menjadi penyiar bahkan masih ada tercatat mimpi dibuku diara alhanin sudah usang.

Scenario Allah itu sangat indah mungkin kenapa setelah menyelesaikan strata dua (Magister) baru Allah berkenankan doa itu, coba bayangkan berapa lama proses penantian tersebut.

Akhirnya Alhanin pindah salah kota di pulau Sumatra, disana alhanin dipertemukan dengan akhwat yang job side nya sebagai penyiar. Tanpa basa-basi langsung berkenal langsung dengan ukhti tersebut padahal sebelumnya belum kenal siapa dia, bagaimana dia dan orang mana dia. Entah kenapa mulut langsung saja cetus ingin berkenal dan minta content person. Alhamdulillah ukhtinya begitu welcome dengan interaksi terjalin begitu singkat.

Singkat cerita, Alhanin memutarkan niat bahwa sangat tertarik untuk menjadi penyiar dan Alhanin dihubungi untuk keradio dengan tujuan mendengar vocal alhanin apakah sesuai atau tidak. Keesokkannya alhanin radio tersebut, langsung dites vocal dan direkam suara alhanin. Subhanallah kalau dari suara sudah masuk kualifikasi tapi syarat lain masih diragukan.

Kemudian diajak siaran barengan, terjadi kenerveousan, terjadi ketidak pedeaan secara harus berbicara ibarat dengan orang langsung padahal sedang berhadapan dengan benda mati. Ya pengalaman pertama tidak yang langsung mix atau oke dipastikan ada ketidak sempurnaan. Alhanin tidak berhenti disana terus belajar dirumah dengan merekam melalui smart phone atau tablet. Sepertinya belum memenuhi hasil nan sempurna.

Heeemmmm sekarang sudah 6bulan berjalan menjadi profesi penyiar, sudah melimiki fans panatik “ciaaaahhhh” terlihat setiap siaran langsung ada message inbox di nomor kantor dengan berbagai ungkapan, berbagai ekspresi dan berbagai kesan terukir. Kirain selama ini ketika siaran tidak ada yang dengarin ternyata banyak juga hooooo….

Tapi passion sebagai penyiar hanya sebatas hobby agar komunikasi alhanin semakin caem, semakin simfonis, semakin beraura dan semakin gitu decchhh. Bukan berarti dengan sebatas hoby alhanin tidak menjalanin sungguh-sungguh. Berharap ini adalah loncatan untuk menjadi penyiar professional.

“satu persatu dream pernah ditulis di diari usang mulai tercoretkan, bagi pembaca blog alhanin teruslah bermimpi, teruslah memantapkan pikiran, ilmu dan attitude insyallah Allah maha tahu kapan tepat terwujud terkadang kita harus sabar, terkadang harus berbentur dengan hambatan, terkadang harus bergelojak dengan hati kita sendiri untuk meraih mimpi.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: