Buat kita yang belum bergelar suami atau istri, bersabarlah

Bismillah…

Semua kita pasti ingin mendapat gelar tersebut apalagi teman seangkatan, teman perjuangan, teman sepermainan, teman curhat sudah melampuhkan hati dan meraih gelar sangat mulia.

Dengan pernikahan kita merasa perempuan sejati dan lelaki nan gagah serta adanya generasi penerus bahkan lebih sempurnanya lagi ada yang mendoa kita kelak. Bagi kita belum meraih gelar tersebut tetap bersabar, selalu berpikir positif thiking dan jangan pernah nampakkan kegalauan kita baik melalui status, sikap dan perkataan. orang-orang beriman dan hati meraka menjadi tentram mengingat Allah. Dengan mengingat Allah hati menjadi tentram”

Jangan sampai melihat teman sudah memiliki pasangan membuat hati kita galau, jangan gara-gara teman sudah memiliki generasi penerus membuat kita putus semangat, jangan pula pesimis dengan steatment lingkungan yang selalu menanya kapan dan kapan.

Kembalikan rasa, niat dan usaha kita pada Allah karena Ia yang maha tahu, maha melihat, maha memutus kapan memoment yang tepat tersebut. “Dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di langit dan di bumi, melainkan (tercatat) dalam Kitab yang jelas (Lauhul Mahfuz)” (QS: An-Naml (27) :75)

Tetaplah bersabar untuk menanti, tentu kesabaran kita tidak hanya pasrah begitu saja tetapi kesabaran juga dibarengi dengan ikhtiar, doa, tetap berbaiki diri kita dan tetap simpankan niat baik tersebut dengan melakukan kebaikan yang dicintai Allah. Bukan janji Allah itu benar, nyata apa adanya bahwa lelaki baik untuk perempuan yang baik karena Allah meletakkan sesuatu dengan keserasian dan kesempurnaan.

Ketika dalam hati sudah terbesit untuk meraih gelar tersebut maka langkah indah, metode terbaik dan taktik terelok adalah berbanyak kita curhat pada Allah, berbanyak ibadah kita, berbanyak silaturahmi, berbanyak menabur mafiroh bukan curhat melalui status, curhat pada manusia dan murung kepanjangan. Jika sikap kita seperti itu maka yakinlah kita akan galau dan tak meraih solusi nan konkrit.

Pokoknya kita harus yakin, semangat, selalu perbaiki kualitas keimanan kita pada Allah, perbaiki sikap kita dalam bertutur kata.  “Yakinlah wahai ikhwan dan akhwat Allah maha tahu waktu pantas kita meraih gelar tersebut, yakinlah Allah masih mengingikan kita untuk memperbaiki diri dalam segala hal, yakinlah Allah masih memberi kesempatan pada kita untuk menikmati kehidupan kesendirian sehingga bebas untuk mengeksplorasi atau mengupgrade skill tanpa ada hambatan sebab ketika sudah menikah tentunya kita harus ada izin keluar rumah dan yakinlah bahwa Allah menciptakan berpasang-pasangan “Maha suci Allah yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari mereka yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS Yasin (36) :36)

Wahai ikhwa dan akhwat jangan pernah ragu janji Allah bukan sebelum kita terlahir ke dunia, telah berjanji padaNya bahwa rezki, jodoh, dan ajal, Allah yang menentukan dan tentunya kita ikuti saja takdir serta skenario Allah. “Katakanlah (Muhammad) “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” katakanlah “Allah” dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata. (QS. Saba’(34): 24)

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: