Semua ada batasnya

Bismillah…

Semua ada batasnyaHidup ini semua ada batas seperti roda berputar seperti itu juga kehidupan, tidak ada yang abadi ketika diberi kesempatan kesedihan nikmati saja kesedihan tersebut dengan berbanyak evaluasi diri, ketika diberi kebahagian jangan terlena dengan kebahagian apalagi sombong, angkuh, menzholimi dan berkehendak semaunya karena apa terjadi semua sudah terkontrol oleh penguasa bumi yang maha melihat, maha mendengar, maha mengetahui.

Ketika diberi kemudahan dalam segala hal berbanyak syukur, mendekat diri pada Allah agar ditambah kenikmatan luar biasa. Tapi ketika diberi kesulitan jangan pula mengatakan Allah tidak adil sesungguhnya Allah adalah seadil-adil dan sempurna menetapkan sesuatu.

Jalani semua warni-warni kehidupan dengan penuh syukur, warni-warni kehidupan yang hadir dalam kehidupan kita semua memiliki makna history tak akan berulang-ulang pada kita.

Mungkin ada diantara kita tersakiti, dizholimi, difitnah, dirugikan terima dengan penuh ikhlas, selalu memperbahurui keimanan kita pada Allah agar kita mampu memainkan peran tersebut dengan penuh sabar, tawaduk dan positif thinking karena itu semua ada batasnya. Setelah kita alami secara persatu tentu akan beralih kebahagian pada kita dengan penuh  kemulian. Allahuma Amin.

Begitu sebaliknya bagi kita diberi kenikmatan begitu wah, jabatan begitu mengiurkan, harta bergitu berlimpah, semua juga ada batasnya pemiliknya tidak akan selama kita miliki karena apa yang ada pada kita saat ini adalah titip Ilahi, apakah kita orang yang amanah dengan titipan tersebut atau kita malah mengingkari amanah tersebut dengan berbangga-bangga bahkan menzholimi orang lain hingga menghalalkan segala cara.

Mari kita renung kembali arti waktu dalam kehidupan ini karena semua ada batasnya tidak ada yang abadi. Betapa banyak contoh disekitar kita jika kita peka menganalisa kejadian terjadi sekitar kita.

Jadi mari kita manfaat waktu memiliki batas ini dengan penuh pesona yang dilandasi rasa cinta padaNya, dengan selalu mensyukuri nikmatNya, dengan selalu empati dengan hambaNya, dengan selalu menjalankan amanahNya pada kita menjadi orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan, dengan selalu memperbaiki diri menjadi orang tak ingin menyakiti sesame-sama, dengan selalu tersenyum pada makhlukNya. Itulah sebaiknya bekal dalam menjalani rotasi kehidupan.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: