Ketika ibu-ibu ngumpul…”renungan bagi ibu-ibu”

Bismillah…

Semalam ukhti diajak sepupu tempat pertunangan keluarganya, sebenarnya  malas aja untuk ikut. dikarenakan sepupu sudah bersungguh mengajak maka dengan terpaksa dan senang ikut juga. Ya paling tidak nanti bisa ketemu orang satu kempung, paling tidak melihat melihat adat-istiadat yang menikah berbebeda suku, ya paling tidak bisa menikmati makan sedap, ya paling tidak bisa cuci mata hooooo.

Alhamdulillah dandan secepat paket kilat selesai juga padahal sepupu dan suaminya serta anak sudah menunggu didepan rumah hanya menunggu ukhti aja lagi. Dengan berburu-buru ukhti menghampiri mereka dimobil Avanza warna silver.

Selama dalam perjalanan menuju tujuan terjadi standupcomedy dan keseriusan dalam percakapan dengan varian topic yang saling tersambung. Ketika ukhti melirik keluar jendala mobil terlihat masih ramai kendaraan berlalu lintas, ukhti terpikir apakah dimalam hari seperti ini orang-orang masih menikmati perjalanan malam padahal malam merupakan waktu untuk istirahat agar aktivitas keesokkan lebih semangat dan fresh.

Tak terasa sampai juga ditempat tujuan, mulai dech siap-siap senyum pepsodent dan salam khas ukhti. Secara tempat dihadiri adalah berkumpul orang kampung ukhti tinggal diperantauan tentu disini harus siap-siap sikap, perkataan, dan siap diam mendengar celoteh para ibu-ibu.

Apalagi ukhti banyak tak dikenal orang dipastikan banyak pertanyaan ini siapa, anak siapa, kerja dimana, sudah nikah apa belum? Naaahhh betulkan dugaan ukhti bahwa meraka menanya pertanyaan tersebut. Untung ukhti orangnya ramah huakksss “memuji dirisendiri” jadi semua pertanyaan dilontarkan insyallah dijawab dengan penuh senyum serta penjelasan.

Setelah hampir satu jam percengkaraman dengan para  tamu terutama para-para ibu ada benang merah perlu disimak atau diperhatikan dengan seksama hoooo…. Ternyata para ibu-ibu sudah ngumpul meraka suka mengpamerkan anak-anak mereka terutama masalah pendidikan (kuliah) dan pekerjaan anak mereka.  Seakan-akan menyombongkan diri dan bangga kalau anak mereka kuliah. Padahal dilihat dari segi akademis atau prestasi anak-anak mereka biasa saja.

Atau sudah menjadi kebiasaan ibu-ibu kalau ngumpul suka certain anak mereka, atau mereka tidak mempunyai topic cerdas untuk berdiskusi ketika bertemu dengan orang sekampung diperantauan, atau mereka sengaja menciptakan trade topic agar terlihat bahwa mereka adalah orang konsen dengan pendidikan, atau mereka menunjukkan bahwa sukses mendidik anak mereka hingga kuliah.

Waaahhhh, jangan-jangan ukhti juga sering diceritain orang tua pada teman mereka!!! Plis dech para-para ibu kalau ngumpul jangan certain anak melulu mendingan bahas tentang yang lain. Takutnya anak kalian tidak seheboh kalian bayangkan, takutnya anak kalian tak cerdas kalian uraiankan, takutnya anak kalian prestasi biasa-biasa saja….

Tapi seru juga ketika mendengar, melihat dan memaknai ngombrol para ibu-ibu!!! Ya paling tidak obrolan manambah pemahaman dalam menyimpulkan bahwa ibu-ibu sudah ngumpul hal sering dibahaskan berkaitan anak mereka.

Beruntunglah orangtua yang memiliki anak cerdas, kuliah ditempat preticius, dan memiliki pekerjaan yang layak. Maka menderlah para ibu-ibu yang anak-anak jauh dari harapan yang diinginkan….”dampak positif and negative”

Wah jangan-jangan,  someday kalau sudah jadi ibu-ibu terikut seperti itu yang suka pamer kehebatan anak pada teman-teman, tetangga, dan relasi padahal jika dibanding dengan anak orang lain mungkin belum hebat, cerdas apalagi presatasi…”Na’uzubillah Minzaliq”

 jika boleh ukhti berpendapat sebaiknya janganlah suka mempamere pendidikan dan prestasi anak karena tanpa diceritain orang lain juga sudah tahu kualitas anak ibu..^__^

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: