Obral dandan nyelenh

Bismillah…

sakuraSejak menyelesaikan stra dua dan berprofesi sebagai pendidik (Lecturer) tiba-tiba tidak tertarik untuk berkunjung tempat ini. Menurut ukhti tempat ini boring, menemui hal-hal yang aneh terutama masalah fashion anak muda yang semakin hari semakin nyeleneh ini fakta bukan membuka aib apalagi gossip heehheee, ditempat itu pula melihat betapa hedonism dijunjungi tinggi dan tentu juga menghabiskan uang,

Tentu pembaca tahu donk tempat apa itu!!! Ayo sudah tahu belum tempatnya apa? Padahal ketika berstatus sebagai mahasiswa kalau sudah boring atau gak jelas mau ngapain pasti larinya kesana secara sering diajak teman cuci mata. Cuci mata paling indah bukan kesana, cuci mata terbaik yaitu  melihat keindahan Alam yang diciptakan Allah untuk manusia, menghirup udara segar dan dapat inspirasi membahana dan luar biasa.

Jika dihitung baru dua kali menghampiri tempat tersebut sejak pindah kekota ini, itupun karena terpaksa dan menemani teman andai bukan alasan itu dipastikan tak akan mau kesana walaupun dikasih reward.

Benarkan prediksi, kalau sudah ketempat itu selalu menemui yang aneh, tidak layak dilihat dan tambahin dosa juga kali terutama mata hooooo. Tapi pelaku yang mengubar aurat tetap saja pede, gak ada rasa risih, dan mungkin mereka termasuk tipe manusia suka diperhatin atau dilirik-lirik banyak orang…”maybe no and maybe  yes”

Ini dia tempat malas dihampiri yaitu MALL atau SUPERMARKET, kenapa malas mendatangi tentu punya alasan seperti paparan diatas. Apalagi kemaren mengunjung saat weekand dipastikan rame, banyak event, diskon dan style aneh alias dandan tidak mengambar masyrakat timur.

Kalau sudah sampai dimall banyak duduk dan tungguin tempat tunggu aja dari pada mutar-mutar disekitar Mall mendingan duduk saja, Nah ketika menunggu ditempat menunggu atau istirahat melihat berbagai pandangan menyedihkan, tentunya sangat norak, jauh dari estetika, dan tentu dengan mengamati menumbuh inspirasi juga terkadang.

Bahkan bapak-bapak disekitar tempat duduk sepertinya juga risih dan ketawa sendiri lihat sytle yang nyeleneh. Hoooo ternyata bukan ukhti saja merasa risih, ketawa dan mengomentari orang-orang bergaya bak artis ibu kota.

Tiba-tiba ukhti melontarkan pertanyaan pada bapak sepertinya juga menunggu seseorang. Dengan pertanyaan “Apakah bapak suka dengan dandan anak gadis tersebut, apakah bapak terusik dengan gaya mereka, dan apakah bapak mau tidak anak bapak berdandan seperti itu?.

Bapak duduk disamping langsung manyaut, Astafirullah nak mana ada orang tua ingin anak berdandan seperti itu, apalagi melihat gaya mereka bak selebritis “rok mini, baju mini, liptisk tebal, bulu mata palsu” mau dibawa kemana masa depan mereka yang ada memalukan orang tua…

Kemudian bapak melanjutkan celotehnya sedangkan ukhti menikmati saja steatment bapak tersebut. Wajarlah bapak tersebut celoteh seperti itu seakan-akan merasa anak mereka juga begitu, apalagi anak bapak juga ada yang sebaya dengan wanita-wanita yang bergaya nyeleneh,

Tak heran rata-rata wanita sekarang dandan jauh dari etika timur lebih banyak mengikuti sytle abroad.  Kalau tidak percaya coba amati terutama tempat keramaian akan geleng-geleng kepala karena mereka memaksa untuk mengikuti sytle tidak pantas kenapa tidak pantas karena tidak pantas dari postur tubuh, tidak pantas dari sisi wajah, tidak pantas segi keuangan, tidak layak sudut pandangan budaya, dan tidak tidak sesuai dengan aturan agama. Sehingga terlihat aneh saja jauh dari pandangan cantik apalagi memesona.

Malah yang jilbab juga tidak mau kalah untuk berdandan seperti artis, padahal tahu dalam islam hendak mengulur jilbab kedada tapi malah sebaliknya kerudung dijulur entah kemana terlihat banget memaksa dan mengikuti trend. Padahal tahu dalam islam sangat dilarang untuk mengikuti kaum-kaum musyrik atau yahudi.

dandan Nyeleneh tak hanya ditemui Mall tapi tempat public lainnya, yang disaluti adalah mereka tetap pede luar biasa walaupun mata tertuju pada mereka “weleeehhh”. Bagi pembaca blog http://www.simfonikehidupan.wordpress.com ada hal kita contohi dari orang-orang dandan nyeleneh yaitu kepercayaan mereka begitu tinggi dan confidance. Seharusnya kita yang melakukan berarima positif hendaknya memiliki kepercayaan dan confindance dari mereka.

Inilah cerita singkat ukhti selama satu jam menunggu teman di Mall dan terpikir dalam benak kenapa orang pada suka weekand ke MALL? Padahal tempat weekend atau berlibur adalah alam. Atau mungkin kenapa masyarakat suka dengan Mall karena kekurangan tempat wisata. I don’t know

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: