Wahai ikhwan pilihlah calon ibu bagi anak kalian seorang wanita sholeha Plus berpendidikan

Bismillah…

Wahai ikhwan pilihlah calon ibu bagi anak kaliah seorang wanita sholeha Plus berpendidikanSetelah berbulan-bulan membaca buku parenting, dengan sangat terpaksa membaca buku tersebut karena dapat amanah atau dipercayai sebuah lembaga profit dan social sebagai tutor anak-anak dan para ibu khususnya berkaitan parenting. Alhamdulillah dengan ketepaksaan banyak ilmu ukhti peroleh walaupun status single tapi Amanahnya sudah seperti ibu-ibu. Terimakasih Allah Engkau amanahkan ukhti menjalin profesi sebab sangat berkaitan dengan ketertarikan ukhti pada dunia pendidikan.

Sehingga harus membaca buku parenting dan ebook parenting sebanyak mungkin, beberapan berbulan ini buku wajib dibaca berkaitan anak, rumah tangga, peran orang, perspektif agama tentang pengasuhan anak, kesalahan orang mendidik anak-anak, tantangan orang tua mendidikan anak dan bagaimana seharusnya mendidik anak dizaman modern. Bacaan lain harus dinomor duakan, harus anak tirihkan, harus dieliminasikan, dan harus tutup dulu.

Ada kenikmatan sendiri ketika bisa berbagi ilmu parenting dengan ibu-ibu walaupun ukhti tahu bahwa antara teori dan prakterk sangat berbeda akan tetapi praktek parenting tidak akan jauh dari teori.

Dari sekian banyak bacaan ukhti telan dan ulas ada satu hal kesimpulan bahwa menjadi orang tua khususnya menjadi ibu tidak gampang. Dituntut seorang ibu yang cerdas, cerdik dan bersahabat tentu ketiga itu berkaitan dengan KESHOLEHAN PLUS PENDIDIKAN.

Kenapa ibu harus berpendidikan? Alasan pertama ibu lebih banyak menghabis waktu dengan anak dibanding ayah, maka ketika banyak melakukan kebersamaan dibutuhkan ilmu komunikasi tentu ini berkaitan lagi dengan pendidikan. Betapa banyak anak-anak merasa kecewa, dicuekin dan merasa tidak ada kehadiran ibu, hal ini sangat didorong pola komunikasi yang salah. Sedangkan kita tahu komunikasi kunci membangun relasi terbaik dalam keluarga, kemudian antara anak yang satu dengan anak lain yang pasti pola komunikasi akan berbeda.

Alasan kedua kenapa harus ibu berpendidikan? anak-anak sekarang kecerdasaan otak  mereka cepat berkembang disebabkan makanan anak-anak sekarang banyak mengandung vitamin untuk otak sehingga berdampak pada kekritisan anak dalam menanya apapun. Jika ibu tidak berpendidikan akan repot sendiri untuk menjawab pertanyaan tersebut, sangat berbeda dengan ibu yang berpendidikan selalu ada cara mereka untuk menjawab pertanyaan anak mereka dan ibu sangat senang dengan sikap anak kritis tersebut karena salah satu cirri-ciri anak yang cerdas adalah tidak puas dengan satu jawab bahkan selalu ingin melontarkan pertanyaa.

Nah seorang ibu belum siap menjawab pertanyaan dari anak-anak kritis maka dapat mematikan imajinasi dan kecerdasan anak.

Kemudian alasan ketiga wajib seorang ibu berpendidikan? Anak-anak sekarang hidup dizaman digembur atau dibanjiri teknologi maka akan berdampak pada pola pikir, sikap, kealay-an anak dan kesopanan mereka. Realitas yang terjadi anak-anak hidup dizaman dimanjakan teknologi mereka lebih suka berkeluh kesah dunia maya, suka kesendirian, suka bahasa alay dan suka yang instant. Jika ibu tidak berpendidikan bagaimana mereka tahu apa keluh kesah anak mereka diduni maya dan tidak mengerti dengan bahasa anak saat yang suka dengan bahasa lebay.

 Saat berbagi pengalaman dengan ibu juara pertamina sempat menyarankan pada ibu harus literacy teknologi, harus paham dengan bahasa alay dan siap mengajari ibu juara untuk bisa facebookan, twiteran dan blogan. Dengan tujuan agar ibu-ibu bisa mengontrol apa yang dipublish, didownload, disearching anak-anak didunia maya, dan mengerti dengan bahasa alay anak-anak saat ini. Apalagi kita tahu dunia maya dan alay ibarat dua sisi pisau jika salah dimanfaatkan oleh anak maka siap-siap akan terkontaminasi virus kejahatan dunia maya serta kealayan.

Untuk sementara itu dulu alasan kenapa ibu dianjur berpendidikan? Silahkan ikhwan renungi saja kenapa calon ibu anak-anak kalian harus berpendidikan! Tentunya ikhwah punya alasan tersendiri tentang ibu berpendidikan, ilustrasi diatas hanya gambaran singkat menurut ukhti. Pasti ikhwan tak ingin anak kalian didik oleh ibu tak berpendidikan.

Betapa banyak contoh dilingkungan sekitar kita, anak yang didik dengan ibu berpendidikan dengan anak yang tidak berpendidikan. Sangat jauh perbedaannya mulai dari tutur kata, etika, pola pikir, dan kebebasan. Percaya atau tidak silahkan mengamati lingkungan disekitar kita.

Ikhwan, calon ibu bagi anak kalian tidak cukup hanya dengan Pendidikan tanpa dibareng dengan karakter ibu yang sholeha karena melalui pengasuhan ibu sholeha akan membentuk anak berkarakter. Kesholehan sangat berkaitan bagaimana kedekatan seorang ibu dengan sang Rabbi. Saat ini sangat digembori pendidikan karakter tentunya untuk membangun karakter anak diharapkan ibu yang berkarakter mulai sikap yang berkarakter, pendidikan yang berkarakter, skill berkarakter, dan kepercayaan berkarakter.

Betapa banyak ibu-ibu berpendidikan tapi hasil didikan menyelimpang dari konsep agama. Maka disini dibutuh ibu yang sholeha!!! Ibu sholeha sangat tahu betul amanah mereka seorang ibu, tahu betul keikhlasan dalam mendidik anak, paham betul kesabaran membesar anak-anak, dan tentu tegar menghadapi tingkah anak-anak mereka.

Ibu sholeha sangat memahami pahala menjadi seorang ibu, pahala ibu mendidik anak hampir sebanding dengan pahala orang jihad dijalan Allah, dan seorang ibu sholeha sangat paham bahwa keringat yang mengalir dari tetesan keringat pasti Allah balas dengan pahala apalagi disertai dengan keikhlasan menjalankan amanah tersebut maka akan Allah jaminkan pahala yang double.

Ibu sholeha selalu tersenyum, semangat, dan selalu mendoakan anak mereka agar menjadi anak-anak yang tangguh. Ibu sholeha tahu cara yang cerdas bagaimana cara memanja, memarahi dan memuji anak mereka.

Subhanallah banget, apakah ikhwan tidak ingin mendapat calon ibu bagi anak antum seperti itu, tentu jawab pasti mau? Tapi tidak semudah itu untuk mendapat calon ibu seperti deskripsi diatas. Memohonlah pada Allah semoga Allah pertemukan ikhwan dengan calon ibu yang sholeha plus berpendidikan.

Insyallah ketika ikhwan telah menemuikan calon ibu seperti itu, akan membawa keberkahaan dunia dan akhirat, anak yang didikan dengan asuhan penuh cinta, damai dan religious, Allahuma amin. Terakhir bagi ikhwan selamat berjuang dalam pencarian dan yakin akan calon ibu bagi anak- antum, tapi harus sabar dan banyak memohon pada Allah agar dipertemukan.

Dan bagi ikhwan yang telah dipertemukan dengan seorang ibu sholeh dan pendidikan bergembirlah kalian karena tidak semua ikhwan bisa mendapat hal tersebut seakan-akan dunia terasa berkilau, bersyukurlah dan tingkat terus pola komunikasi kalian dalam membesar amanah Allah karena diyaumil akan Allah minta pertanggung jawab kalian dalam pengasuhan anak terutama tanggung jawab kalian dalam meingati dalam beribadah, pendidikan dan rezki yang kalian peroleh dalam menampaki mereka. Hanya orang-orang sholeh dan berpendidikan Allah berhak mendapat seperti itu karena senada penjelasan Allah dalam Al-quran bahwa lelaki baik untuk  perempuan yang baik.

Semoga tulisan ini mencerdas dan memanfaat bagi pembaca blog http://www.simfonikehidupan.wordpress. Kunjungi terus blog ukhti insyallah akan selalu menabur inspirasi berani sukses buat pembaca….”heeemmm”

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: