Dimana kesadaran mereka sebagai Mahasiswa!!!

Bismillah…

Dimana kesadaran mereka sebagai Mahasiswa!!!Setelah Allah percayakan ukhti menjadi lecturer (Dosen) dan menjalani profess sebagai pendidik di Universitas berbeda banyak hal bisa ukhti amati terutama berkaitan dengan mahasiswa. Sehingga ukhti harus geleng-geleng kepala, istiqfar kencang-kencang, dan urut dada.

Tentu ada hal yang membuat ukhti bersikap seperti itu, semoga hal ini tidak terjadi di Universitas di Seluruh Indonesia, tapi ukhti yakini juga terjadi dibeberapa Universitas apalagi Universitas, Instititure, Sekolah belum masuk 10 Besar secara nasional pasti akan mengalami masalah yang serupa.

Hal teramati oleh ukhti antar lain kesadaran untuk kuliah sungguh sangat minim asal masuk, asal ngumpul tugas itu pun hasil kopi paste, asal Tanya tentu sikap seperti itu sangat merugikan mereka. Lebih parahnya lagi ketika ukhti tugaskan untuk buat makalah, diberi kesempatan bertanya dan mempresentasi in front class satu per satu semakin terlihat mereka belum mempunyai kemampuan bahkan kesadaran kuliah itu opo!!!. Tujuan ukhti performance seperti itu agar mereka semakin berani dan semakin cakep dalam mengelola tugas.

Bahkan ada mereka yang tidak menyukai cara mengajar ukhti, apakah selama ini mereka terbiasa disuguhi dosen materi saja, atau mereka belum siap dengan teknik mengajar atau bisa meraka lebih suka nuansa perkuliah dengan cara sytem lecturer (ceramah), Entahlah!!!

Apalagi ketika ukhti tugaskan mereka membuat makalah, rata-rata makalah mereka salah hanya satu hingga tiga yang benar dan semua tugas hasil kopi paste. Lebih parahnya lagi antara judul dan content makalah tidak nyambung…”capek dech” padahal sudah mahasiswa tingkat tua. Masalah seperti ini membuat ukhti tidak mood untuk mengajar, sehingga terpaksa mendetail satu persatu keyword yang harus dimasukin dalam makalah.

Ukhti, yakin baru kali ini ada dosen yang mau membahas tugas makalah sedetail mungkin mulai dari cara penulisan makalah, hal harus dibahas hingga rujukan apa hendak digunakan. Kenapa berani bilang baru ukhti bersikap seperti itu karena selama berstatus menjadi mahasiswa mulai dari strata satu hingga meraih gelar master rata-rata dosen hanya mengatakan “buat makalah dengan judul tema tertentu , hanya itu” tidak ada lagi pembahasan berikutnya. Bahkan dosen hanya tahu mahasiswa ngumpul tugas tepat waktu dan tidak mengenal alasan apapun.

Mungkin juga mereka seperti itu karena banyak alasan tak penting, melihat ukhti mau menujukki mereka atau bisa jadi mereka belum terbiasa dengan metode belajar terbaru. Hal ini terlihat dari komentar terakhir masa perkuliahan disemester genap yang menyatakan bahwa cara pengajar ibu adalah terobosan baru tapi rata-rata mahasiswa belum bisa mengikuti fashion saya.

Melihat sikap mereka seperti itu coba memanding dengan status ukhti sebagai mahasiswa. Padahal ukhti juga pernah kuliah seperti meraka, tapi tidak separah mereka juga kali bahkan pernah buat tugas dirumah sakit gara-gara diopname karena meyadari amanah sebagai mahasiswa. Atau mungkin sikap mereka seperti itu dipengaruhi oleh factor internal seperti tidak adanya keinginan untuk kuliah dengan serius alias ikut-ikutan untuk kuliah sedangkan factor eksternal mungkin dipengaruhi lingkungan yang tidak mendukung mereka untuk focus kuliah.

Apakah berlagu slogan bahwa mahasiswa adalah agent of change, sebab perubahan dalam membuat tugas, kuliah dan bertanya di kelas saja mereka tidak berani bagaimana ingin merubah lingkungan eksternal. Ukhti yakin berjalan dengan waktu mereka akan paham, mengert dan ngeh apa itu kuliah sesungguhnya seperti dengan ukhti dulu kalanya.

Buat kalian berstatus mahasiswa jangan asal masuk kuliah, jangan asal buat tugas, dan manfaatin sesi pertanyaan. Lewat tersebut dosen akan gampang mengenal kalian karena dosen akan mudah mahasiswa dengan tiga hal pertama dipengaruhi cantik/cakep, kedua pintar atau sering bertanya dikelas atau eksis dan ketiga mahasisw paling nakal.

Nah kalian mau dikenal dosen kategori apa!!! Sebagai pendidik mengharap kalian dikenal karena kepintar kalian bukan karena factor pertama atau ketiga. Untuk itu sadari tugas kalian sebagai mahasiswa, karena kuliah bukan ajang tunjukin gaya, cari pacar, tempat main atau ikut-ikutan. Jika itu tujuan kalian kuliah kacian selesai kuliah hanya bawa Ijazah saja tapi nol Knowledge dan skill.

sekali lagi, jangan guna masa mahasiswa sebatas happy fun, ngumpul-ngumpul, bergaya dengan gaya menor sehingga dosen juga kalah dengan dandanan kalian karena mahasiswa seksi buat terlihat fashionalbe tapi dari seksi otaknya. hiasi waktu sebagai mahasiswa sebanyak mungkin ikut perlombaan ilmiah, organisasi dan membaca.

Best Regard Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

One Response

  1. Thank you a bunch for sharing this with all people you actually understand what you’re talking approximately! Bookmarked. Kindly additionally consult with my site =). We can have a hyperlink alternate arrangement between us!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: