Antara Lelah dan mimpi

Bismillah…

Antara Lelah dan MimpiBeberapa hari ini harus extra ordinary job, berangkat pagi pulang sore, dengan berbagai job dijalani dalam satu hari. Jika boleh jujur sangat capek, lelah dan menghilang style hedonism kehidupan.

Walaupun pekerjaan yang dilakukan bukan dengan fisik melain dengan ide-ide cemerlang, pemikiran tajam (deep analisy), suara sensual dan harus menghabiskan suara serta performa menarik. Tetap seluruh anatomi badan merasakan kecapean apalagi harus audensi dengan pejabat Negara yang harus sabar menunggu antri demi berbicara beberapa menit semakin buat letih…

Heemmmm…untuk meraih mimpi besar seperti orang besar emang harus melalui suka duka yang sangat menyedihkan, selain itu juga harus mengalami beberapa kegagalan namun dari pengalaman kegagalan tersebut mendapat rumus baru-baru dalam menyelesaikan masalah, tahu trik dan tips untuk meraih dreams.

Untuk menjadi penoreh sejarah dan sebagai insane menginspirasi harus merasakan kepahitan, kesedihan, kegagalan dan kezholiman. Bukan menuju tangga kesuksesaan tersebut harus ada pengorbanan (waktu dan tenaga) seperti dilakoni para orang sukses dunia.

Jika dilirik pekerjaan dilakukan satu hari bisa melakukan multijob sangat pantas merasa kacepekan begitu dahsyat. Ketika sudah seperti ini teringat pula dengan kalimat “Dunia dikejar tak akan akan sudah-sudahnya”. Terkadang kalimat tersebut membuat sadar apakah benar kelelahan ini ada hubungan mengejar dunia! Berharap bukan seperti itu, kegiatan dilakukan dengan jadwal padat adalah salah satu cara untuk mewujud mimpi besar.

Bagaimanapun capek, letih dan lesu dengan pekerjaan dilakukan tetap tidak boleh menyerah, mundur, menangis, dan mengeluh. Malah sebaliknya mudah-mudahan dengan sakitnya sendi, terkurasnya otak dan tidak pulasnya tidur adalah pijakan awal untuk melambung tinggi bahwa bisa dan mampu meraih mimpi besar, jika orang lain bisa dipastikan juga bisa merealiasikan 100mimpi besar.

Melalui pekerjaan yang padat banyak ibrah bisa diraih mulai hal sepele sampai hal sangat berat mungkin lebih berat dari barang yang berton-ton hoooo…”ngaco lagi”. Semoga puzzle kehidupan dijalani ini merupakan bagian-bagian biografi yang mengisi buku ku….”Allahuma Amin”.

Bagi siapapun yang merasa capek untuk meraih mimpi tetaplah terus melangkah, terus bekerja, terus menembus batas-batas hambatan tersebut, Insyallah salah satu sinyal dari sang pengambul Mimpi bahwa sebentar lagi mimpi akan terwujud. Tapi menyampai titik terakhir mimpi itu Allah berikan ujian, kesedihan, tangisan, kezholiman dan cibiran.

Jangan lupa bahwa apapun kita lakukan niatkan sebagai lahan ibadah, sebagai mengamalkan ilmu, sebagai pencerahan buat siapapun dan insyallah jika sudah berazam seperti itu maka apapun hasil dari ikhtiar menuju mimpi tersebut akan terasa berpelanggi.

BestRegard Inspirasi BeraniSukses

Simfonis “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: