Kajian ibu-ibu Juara

KAJIANBismillah…

Subhanallah tak terkira dan bahagia Allah memberi kesempatan yang luar biasa pada ukhti bisa mengisi kajian ibu-ibu juara. Sebenarnya sejak dulu ukhti berazam agar diberi kesempatan   untuk mengisi kajian dimana-mana.

Sekarang itu waktu yang tepat Allah ijabah doa tersebut, baying sekarang sudah lumayan tinggi jam terbang untuk mengisi kajian mulai kajian anak-anak juara, SMA dan kampus.

Semoga lewat kegiatan social atau bersifat berbayar tersebut sebagai amal ibadah dan semakin menduduk alias semakin tawaduk dihadapan Allah dan orang-orang disekitar ukhti.

Kesan pertama ukhti mengisi kajian ibu-ibu yakni kagum aja ternyata ibu-ibu juara begitu antuis bahkan ada beberapa ibu juara ikut konsultasi masalah pendidikan maupun perilaku anak-anak mereka. Sebab hari itu ukhti membahas tema tentang tantangan orang tua membesar anak-anak dizaman pascamodern.

Satu slogan begitu indah atau reward buat ukhti yaitu’ diriku ternyata hebat dan mampu sosialiasi dengan varian level masyarakat”. Semoga apa disampaikan hari itu menginspirasi dan mencerdaskan.

Ternyata mengisi kajian ibu-ibu tak sengeri kita bayangkan mungkin ukhti sudah dibekali dari dunia kampus bagaimana menghadapi atau strategi ibu-ibu apalagi selama ini dikampus ukhti juga mengajari para-para ibu. Jadi essay goin lah buat beradaptasi dengan ibu-ibu juara.

Satu pertanyaan yang selalu ditanyain kalau ukhti mengisi kajian atau motivator yaitu berkaitan asal atau orang mana! Setiap memperkenal diri tidak satupun orang yang percaya kalau ukhti asli orang kerinci sebab dilihat dari face lebih dominan kejawanya hooooooooo….”ngarap.com dapat orang jawa ceiiikkkkkk-ceiikkk”.

Conclusion “kesimpulan” dari kajian tersebut bahwa menjadi ibu dizaman globalisasi, hedoniesme, pascamodern diharapkan terutama para ibu harus cerdas intelktual dan emosional dimana kita tahu anak-anak sekarang kesopanan mereka jauh berubah hal ini dipengaruhi oleh dengan teknologi, budaya, tontonan, bacaan, dan lingkungan. Kemudian ibu-ibu juara juga harus menguasi perkembangan teknologi sebab generasi mileniel mereka lebih suka interaksi dan berkomunikasi berbasis teknologi.

Untuk itu diharapkan para ibu-ibu juara harus selalu upgrade atau loading berbagai displin ilmu jangan sampai anak lebih cerdas dari orang tua. Jika terjadi hal tersebut maka orang tua akan dibohongi apalagi kita tahu anak sekarang pintar kibuli atau pintar mencari strategi membodohi orang tua.

Namu terpenting hal harus ditanamkan pada anak-anak juara adalah AKHLAK jika anak sudah tertanam point dasar tersebut insyallah kecerdasaan lain akan mudah diraih, dipilah dan aplikasi. Seperti dijelaskan dalam al-quran sesungguh manusia dalam kerugian kecuali manusia selalu ingat denganNya.

BestRegard Inspirasi BeraniSukses

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: