Percayalah ukhti sholeha Allah mencintai mu

By: Sholiat alhanin

Bismillah…

Percayalah ukhti sholeha Allah mencintai muUkhti, terbangun ditengah malam dan terdengar pula suara ayam tetangga berkokok begitu kencang itu pertanda bahwa Allah telah turun kebumi dan saatnya mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat malam “qiyamulai” untuk bercerita denganNya tentang kehidupan.

melalui bercakapan indah diatas sajadah dan ditemani zikir-zikir membuat ukhti mampu tegar, ikhlas menerima kehedak Mu dan itu pula pondasi ukhti sanggup sabar menjalani scenario Engkau. Andai bukan keimanan ana miliki mungkin akan melakukan hal yang tidak Engkau sukai. “Tampilkanlah dengan sesungguhnya sifat-sifat kekuranganmu, niscaya Allah menolongmu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan kehinaanmu, niscaya Ia menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dalam ketidakberdayaanmu, niscaya Ia menolongmu dengan daya dan kekuatan-Nya.” (Ibnu Athailah)

Saat berdoa padaNya bertubi-tubi bertanya pada Allah kenapa harus ia merasakan perih yang luar biasa, kenapa ia tak henti-hentinya dihina, dicaci, difitnah bahkan dizholimi, kenapa ia harus mengalah dengan kondisi tak menentu, kenapa ia harus terdampar dari tanah kelahirannya, kenapa meraka begitu tega menyakitkan hati ini, kenapa selalu diuji diatas kemampuan, kenapa ia harus mengalami sakit luar biasa, kenapa ia kembali merasa cobaan terberat yaitu masalah perasaan.

Kenapa tidak meraka yang jauh dari Engkau diuji cobaan seperti ku alami tapi kenapa Engkau berikan meraka kehidupan penuh kenikmatan bahkan tanpa ujian, cobaan dan kesedihan seperti ukhti rasakan. Kenapa Allah, kenapa harus ana yang merasakannya, kenapa harus ana mengalaminya, kenapa harus ana diperlakukan seperti ini….!!!!

Ya Allah semoga Engkau tidak marah pada ana atas pernyataan tidak elok ana dikeheningan malam ini, ana tahu bahwa cobaan Engkau berikan pada ana adalah bentuk kecintaan Mu pada ana, bentuk Engkau mengangkat derajat ana, cara Engkau memuliakan ana, cara Engkau membentuk karakter ana dan cara Enkgau melihat tingkat keimanan serta kesyukuran ana pada Mu…!!!

Seperti kau jelaskan dalam firman Mu “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang yang beriman bersamanya: ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah ?’. Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (al-Baqarah: 214).

Tapi Allah hamba ini hanya manusia mu sangat lemah, sangat sensitive, sangat tak sanggup mengembani, memikul cobaan ini walaupun dari luar begitu rileks menghadapi cobaan tapi dalam jiwa ku sangat rabuh bahkan lebih dari itu.

Terkadang cobaan Engkau layangkan teruntuk ku begitu cantik menjadi hamba Mu cepat bersedih, menangis dan cengeng dihadapan Mu. satu hal ana yakini bahwa cobaan itu pasti ada batasnya dan berharap pertolongan mu sepanjang hayat dibumi Mu.

Percayalah ukhti sholeha Allah mencintai mu

Ketika ana diperlakukan seperti ini satu hal harus lakukan jangan sampai ana menyakiti perasaan dan hati makhluk Mu di dunia karena ukhti tahu betapa sakit, perih dan dukanya. Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. (QS. An-Nahl: 90).

syukron Allah lewat cobaan diatas kemampuan ana, insyallah menjadi hamba yang takut melukai perasaan siapapun, menjadi lebih dekat lagi dengan Mu terutama dikeheningan malam, semakin mudah berempati dengan masalah orang lain, semakin gampang menyembunyi perasaan, dan semakin ingin bercerita dengan Mu.

Andailah ana tak diberi cobaan seperti ini mungkin ukhti tak tahu bagaimana mengelola perasaan, mengelola amarah, dan meningkat kesabaran bahkan keimanan ukhti pada Mu.

Teruntuk ukhti sholeha yang selalu diberi cobaan mari kita tetap tersenyum, ikuti kehendak Allah walaupun bersebarangan dengan keinginan kita karena yakinlah Allah selalu menetapkan sesuatu dengan keseimbangan, keindahan, dan kesantunan. Yuk ukhti sholeha selalu dihujani cobaan kita renung dan musahabah mutiara hikmah ini agar kita tetap tegar hadapi dunia dan isinya. Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu rasa sakit dengan duri atau apa saja, kecuali Allah menggugurkan dosa-dosanya seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya.”(HR Bukhari).

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: