cahaya mu adalah cinta ku

Bismillah….

walaupun mentari dikota ini begitu cerah, cemerlang tapi tetap ku tak merasa hangatnya kilau mentari, karena ku tahu cahaya mentari menyinari tidak sehangat cahaya mu menemani ku saat menelusuri jalan-jalan protocol semari menikmati makanan kecil dijual para pedang kaki lima, ditambah lagi genggaman tangan mu melingkari jari jemari yang dibumbui dengan canda dan senyum mu begitu unik semakin membuat hari ku berkilau.

Ku sangat merindukan mu dikala keadaan hati tak stabil, sinar mu bagaikan penghapus awan menyelimuti hati ku. Tapi sayang kepergian mu begitu mendadak ibarat petir hanya menampak gemurunya begitu sebentar dan entah kenapa pula tak mampu tersenyum menatap bumi. Cahaya mu menarangi ku, cahaya mu menunjuk ku kearah tempat diridhoi Allah dan cahaya mu bagaikan rembulan dalam menghiasi jiwa-jiwa para pecinta.

Wahai cahaya ku, sedang apa kau disana apakah cahaya mu masih seterang menyinari ku atau lebih terang atau mungkin cahaya mu makin redup. Bagaimanapun kilau cahaya mu entah apa pula masih ingin melihat, bertemu dan ingin engkau menyinari.

Haruskah ku mencari sinar mentari lain untuk membuat hati ku tersenyum seperti kau membuat ku tersenyum!!! walaupun suatu saat ku bertemu atau mendapat penganti sinar, kilauan dan cahaya diyakini sinar mu tetap terbaik bagi ku bahkan selalu terkenang dan tak tergantikan.

Seakan-akan hari ku lalui tanpa makna, tanpa nada, tanpa warna, tanpa rasa, dan tanpa musikal, tanpa oksigen semua yang ku lihat terlihat hampa. Terkadang ingin rasa berbagi cerita tentang kilau mu pada makhluk Allah tapi mulut tak mampu berkata. Haruskah dipendam cahaya cinta mu atau haruskah ku mengadu pada pemilik cahaya jikakalau ku selalu memikir cahaya cinta itu!!!

sejak cahaya mu hilang dalam jiwa ku begitu sering merasa perihnya jiwa, kehilangan rasa dan logika. Walaupun tak melihat cahaya mu ku harus tegar menulusuri perjalan hidup dan seharusnya melewati nuansa cinta dengan kilau berbeda karena semua sudah kehendak alam semesta.

Dan biarlah cahaya mu merupakan bagian cinta, bagian kenangan, bagian dari alur cerita, dan bagian dari skenario kehidupan ku. sehingga akan ku jadi sinar mu sebagai cerita lelucon dalam berbagi kisah antara sesama.

Best Regard

Inspirasi BeraniSukses “Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: